Modul Al. Quran
| 9 | At Taubah | التوبة |
|---|---|---|
|
بَرَاءةٌ مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠وَرَسÙولÙه٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ الَّذÙينَ عَاهَدتّÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ
1. (Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan RasulNya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka). |
||
|
ÙَسÙÙŠØÙواْ ÙÙÙŠ الأَرْض٠أَرْبَعَةَ Ø£ÙŽØ´Ù’Ù‡ÙØ±Ù وَاعْلَمÙواْ أَنَّكÙمْ ØºÙŽÙŠÙ’Ø±Ù Ù…ÙØ¹Ù’Ø¬ÙØ²ÙÙŠ
اللّه٠وَأَنَّ اللّهَ Ù…ÙØ®Ù’زÙÙŠ الْكَاÙÙØ±Ùينَ
2. Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir [627]. [627] Sebelum turunnya ayat ini ada perjanjian damai antara Nabi Muhammad s.a.w. dengan orang-orang musyrikin. Di antara isi perjanjian itu adalah tidak ada peperangan antara Nabi Muhammad s.a.w. dengan orang-orang musyrikin, dan bahwa kaum muslimin dibolehkan berhaji ke Makkah dan tawaf di Ka'bah. Allah SWT membatalkan perjanjian itu dan mengizinkan kepada kaum muslimin memerangi kembali. Maka turunlah ayat ini dan kaum musyrikin diberikan kesempatan empat bulan lamanya di tanah Arab untuk memperkuat diri. |
||
|
وَأَذَانٌ مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠وَرَسÙولÙÙ‡Ù
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ النَّاس٠يَوْمَ الْØÙŽØ¬Ù‘٠الأَكْبَر٠أَنَّ اللّهَ بَرÙيءٌ مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ
وَرَسÙولÙÙ‡Ù ÙÙŽØ¥ÙÙ† ØªÙØ¨Ù’تÙمْ ÙÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ خَيْرٌ لَّكÙمْ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† تَوَلَّيْتÙمْ ÙَاعْلَمÙواْ
أَنَّكÙمْ ØºÙŽÙŠÙ’Ø±Ù Ù…ÙØ¹Ù’Ø¬ÙØ²ÙÙŠ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±Ù الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ø¨ÙØ¹ÙŽØ°ÙŽØ§Ø¨Ù Ø£ÙŽÙ„ÙيمÙ
3. Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar [628] bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertobat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. [628] Berbeda pendapat antara mufassirin (ahli tafsir) tentang yang dimaksud dengan haji akbar, ada yang mengatakan hari Nahar, ada yang mengatakan hari Arafah. Yang dimaksud dengan haji akbar di sini adalah haji yang terjadi pada tahun ke-9 hijrah. |
||
|
Ø¥Ùلاَّ الَّذÙينَ عَاهَدتّÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ Ø«Ùمَّ لَمْ ÙŠÙŽÙ†Ù‚ÙØµÙوكÙمْ
شَيْئاً وَلَمْ ÙŠÙØ¸ÙŽØ§Ù‡ÙرÙواْ عَلَيْكÙمْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹ ÙَأَتÙمّÙواْ Ø¥ÙلَيْهÙمْ عَهْدَهÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰
Ù…ÙØ¯Ù‘َتÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
4. kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi perjanjian)mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya [629]. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa. [629] Maksud yang diberi tangguh empat bulan itu ialah: mereka yang memungkiri janji mereka dengan Nabi Muhammad SAW. Adapun mereka yang tidak memungkiri janjinya maka perjanjian itu diteruskan sampai berakhir masa yang ditentukan dalam perjanjian itu. Sesudah berakhir masa itu, maka tiada lagi perdamaian dengan orang-orang musyrikin. |
||
|
ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ انسَلَخَ Ø§Ù„Ø£ÙŽØ´Ù’Ù‡ÙØ±Ù الْØÙرÙÙ…Ù
ÙَاقْتÙÙ„Ùواْ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ ØÙŽÙŠÙ’ث٠وَجَدتّÙÙ…ÙوهÙمْ ÙˆÙŽØ®ÙØ°ÙوهÙمْ وَاØÙ’ØµÙØ±ÙوهÙمْ
ÙˆÙŽØ§Ù‚Ù’Ø¹ÙØ¯Ùواْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙƒÙلَّ مَرْصَد٠ÙÙŽØ¥ÙÙ† تَابÙواْ وَأَقَامÙواْ الصَّلاَةَ
ÙˆÙŽØ¢ØªÙŽÙˆÙØ§Ù’ الزَّكَاةَ ÙَخَلّÙواْ سَبÙيلَهÙمْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
5. Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu [630], maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan [631]. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang. [630] Yang dimaksud dengan bulan Haram disini ialah: masa 4 bulan yang diberi tangguh kepada kamu musyrikin itu, yaitu mulai tanggal 10 Zulhijjah (hari turunnya ayat ini) sampai dengan 10 Rabi'ul akhir. [631] Maksudnya: terjamin keamanan mereka. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥Ùنْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙŒ مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ اسْتَجَارَكَ ÙÙŽØ£ÙŽØ¬ÙØ±Ù’Ù‡Ù ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ يَسْمَعَ
كَلاَمَ اللّه٠ثÙمَّ Ø£ÙŽØ¨Ù’Ù„ÙØºÙ’ه٠مَأْمَنَه٠ذَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ قَوْمٌ لاَّ يَعْلَمÙونَ
6. Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. |
||
|
كَيْÙÙŽ ÙŠÙŽÙƒÙون٠لÙÙ„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ عَهْدٌ عÙندَ اللّه٠وَعÙندَ
رَسÙولÙه٠إÙلاَّ الَّذÙينَ عَاهَدتّÙمْ عÙندَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…Ù Ùَمَا
اسْتَقَامÙواْ Ù„ÙŽÙƒÙمْ ÙَاسْتَقÙيمÙواْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
7. Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharaam [632]? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. [632] Yang dimaksud dengan â€dekat Masjidilharam†ialah: Al-Hudaibiyah, suatu tempat yang terletak dekat Makkah di jalan ke Madinah. Pada tempat itu Nabi Muhammad SAW mengadakan perjanjian gencatan senjata dengan kaum musyrikin dalam masa 10 tahun. |
||
|
كَيْÙÙŽ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَظْهَرÙوا عَلَيْكÙمْ لاَ ÙŠÙŽØ±Ù’Ù‚ÙØ¨Ùواْ ÙÙيكÙمْ Ø¥Ùلاًّ
وَلاَ ذÙمَّةً ÙŠÙØ±Ù’ضÙونَكÙÙ… Ø¨ÙØ£ÙŽÙْوَاهÙÙ‡Ùمْ وَتَأْبَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ وَأَكْثَرÙÙ‡Ùمْ
ÙَاسÙÙ‚Ùونَ
8. Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian). |
||
|
اشْتَرَوْاْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙ اللّه٠ثَمَناً Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً ÙَصَدّÙواْ
عَن سَبÙيلÙه٠إÙنَّهÙمْ سَاء مَا كَانÙواْ يَعْمَلÙونَ
9. Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu. |
||
|
لاَ ÙŠÙŽØ±Ù’Ù‚ÙØ¨Ùونَ
ÙÙÙŠ Ù…ÙØ¤Ù’Ù…Ùن٠إÙلاًّ وَلاَ ذÙمَّةً ÙˆÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¹Ù’تَدÙونَ
10. Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mu'min dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. |
||
|
ÙÙŽØ¥ÙÙ† تَابÙواْ وَأَقَامÙواْ الصَّلاَةَ ÙˆÙŽØ¢ØªÙŽÙˆÙØ§Ù’ الزَّكَاةَ ÙÙŽØ¥ÙØ®Ù’وَانÙÙƒÙمْ
ÙÙÙŠ الدّÙين٠وَنÙÙَصّÙل٠الآيَات٠لÙقَوْم٠يَعْلَمÙونَ
11. Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† نَّكَثÙواْ
أَيْمَانَهÙÙ… مّÙÙ† بَعْد٠عَهْدÙÙ‡Ùمْ وَطَعَنÙواْ ÙÙÙŠ دÙينÙÙƒÙمْ ÙَقَاتÙÙ„Ùواْ
أَئÙمَّةَ الْكÙÙْر٠إÙنَّهÙمْ لاَ أَيْمَانَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ لَعَلَّهÙمْ يَنتَهÙونَ
12. Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti. |
||
|
أَلاَ تÙقَاتÙÙ„Ùونَ قَوْماً نَّكَثÙواْ أَيْمَانَهÙمْ وَهَمّÙواْ
Ø¨ÙØ¥Ùخْرَاج٠الرَّسÙول٠وَهÙÙ… بَدَؤÙوكÙمْ أَوَّلَ مَرَّةÙ
أَتَخْشَوْنَهÙمْ Ùَاللّه٠أَØÙŽÙ‚ّ٠أَن تَخْشَوْه٠إÙÙ† ÙƒÙنتÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¤ÙÙ…ÙÙ†Ùينَ
13. Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu?. Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. |
||
|
قَاتÙÙ„ÙوهÙمْ ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù’Ù‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¨ÙØ£ÙŽÙŠÙ’دÙيكÙمْ ÙˆÙŽÙŠÙØ®Ù’زÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ†ØµÙØ±Ù’ÙƒÙمْ
عَلَيْهÙمْ وَيَشْÙÙ ØµÙØ¯Ùورَ Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ù…Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
14. Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. |
||
|
ÙˆÙŽÙŠÙØ°Ù’Ù‡ÙØ¨Ù’
غَيْظَ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ وَيَتÙوب٠اللّه٠عَلَى Ù…ÙŽÙ† يَشَاء٠وَاللّه٠عَلÙيمٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
15. dan menghilangkan panas hati orang-orang mu'min. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendakiNya. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. |
||
|
أَمْ ØÙŽØ³ÙبْتÙمْ Ø£ÙŽÙ† ØªÙØªÙ’رَكÙواْ وَلَمَّا يَعْلَم٠اللّه٠الَّذÙينَ جَاهَدÙواْ
Ù…ÙنكÙمْ وَلَمْ ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùواْ Ù…ÙÙ† دÙون٠اللّه٠وَلاَ رَسÙولÙه٠وَلاَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
ÙˆÙŽÙ„Ùيجَةً وَاللّه٠خَبÙيرٌ بÙمَا تَعْمَلÙونَ
16. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. |
||
|
مَا كَانَ Ù„ÙÙ„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ
Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽØ¹Ù’Ù…ÙØ±Ùواْ Ù…ÙŽØ³ÙŽØ§Ø¬ÙØ¯ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø´ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ùينَ عَلَى Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ Ø¨ÙØ§Ù„ْكÙÙْرÙ
Ø£ÙوْلَئÙÙƒÙŽ ØÙŽØ¨Ùطَتْ أَعْمَالÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙÙÙŠ النَّار٠هÙمْ Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùونَ
17. Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا ÙŠÙŽØ¹Ù’Ù…ÙØ±Ù Ù…ÙŽØ³ÙŽØ§Ø¬ÙØ¯ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ù…ÙŽÙ†Ù’ آمَنَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù
وَأَقَامَ الصَّلاَةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ Ø¥Ùلاَّ اللّهَ Ùَعَسَى
Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙƒÙونÙواْ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْمÙهْتَدÙينَ
18. Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, emnunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. |
||
|
أَجَعَلْتÙمْ سÙقَايَةَ
الْØÙŽØ§Ø¬Ù‘٠وَعÙمَارَةَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…٠كَمَنْ آمَنَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù
وَجَاهَدَ ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠لاَ يَسْتَوÙونَ عÙندَ اللّه٠وَاللّه٠لاَ يَهْدÙÙŠ الْقَوْمَ
الظَّالÙÙ…Ùينَ
19. Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta bejihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim [633] [633] Ayat ini diturunkan untuk membantah anggapan bahwa memberi minum para haji dan mengurus masjidil Haram lebih utama dari beriman kepada Allah serta berhijrah di jalan Allah. |
||
|
الَّذÙينَ آمَنÙواْ وَهَاجَرÙواْ وَجَاهَدÙواْ ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّهÙ
Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْوَالÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ أَعْظَم٠دَرَجَةً عÙندَ اللّه٠وَأÙوْلَئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْÙÙŽØ§Ø¦ÙØ²Ùونَ
20. orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. |
||
|
ÙŠÙØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±ÙÙ‡Ùمْ رَبّÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ±ÙŽØÙ’Ù…ÙŽØ©Ù Ù…Ù‘ÙÙ†Ù’Ù‡Ù ÙˆÙŽØ±ÙØ¶Ù’وَان٠وَجَنَّات٠لَّهÙمْ ÙÙيهَا
نَعÙيمٌ مّÙÙ‚Ùيمٌ
21. Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari padaNya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal, |
||
|
Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ ÙÙيهَا أَبَداً Ø¥Ùنَّ اللّهَ عÙندَه٠أَجْرٌ
عَظÙيمٌ
22. mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ لاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùواْ آبَاءكÙمْ
ÙˆÙŽØ¥ÙØ®Ù’وَانَكÙمْ أَوْلÙيَاء إَن٠اسْتَØÙŽØ¨Ù‘Ùواْ الْكÙÙْرَ عَلَى الإÙيمَانÙ
ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† يَتَوَلَّهÙÙ… مّÙنكÙمْ ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الظَّالÙÙ…Ùونَ
23. Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan saudara-saudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. |
||
|
Ù‚Ùلْ Ø¥ÙÙ†
كَانَ آبَاؤÙÙƒÙمْ وَأَبْنَآؤÙÙƒÙمْ ÙˆÙŽØ¥ÙØ®Ù’وَانÙÙƒÙمْ وَأَزْوَاجÙÙƒÙمْ وَعَشÙيرَتÙÙƒÙمْ
وَأَمْوَالٌ اقْتَرَÙْتÙÙ…Ùوهَا ÙˆÙŽØªÙØ¬ÙŽØ§Ø±ÙŽØ©ÙŒ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكÙÙ†Ù
تَرْضَوْنَهَا Ø£ÙŽØÙŽØ¨Ù‘ÙŽ Ø¥ÙلَيْكÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠وَرَسÙولÙه٠وَجÙهَادÙ
ÙÙÙŠ سَبÙيلÙÙ‡Ù ÙَتَرَبَّصÙواْ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ يَأْتÙÙŠÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْرÙه٠وَاللّه٠لاَ يَهْدÙÙŠ
الْقَوْمَ الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
24. Katakanlah: â€jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNYA dan dari berjihad di jalan NYA, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYAâ€. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. |
||
|
لَقَدْ نَصَرَكÙم٠اللّه٠ÙÙÙŠ مَوَاطÙÙ†ÙŽ
ÙƒÙŽØ«Ùيرَة٠وَيَوْمَ ØÙÙ†ÙŽÙŠÙ’Ù†Ù Ø¥ÙØ°Ù’ أَعْجَبَتْكÙمْ كَثْرَتÙÙƒÙمْ Ùَلَمْ
ØªÙØºÙ’ن٠عَنكÙمْ شَيْئاً وَضَاقَتْ عَلَيْكÙم٠الأَرْضÙ
بÙمَا رَØÙبَتْ Ø«Ùمَّ وَلَّيْتÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¯Ù’Ø¨ÙØ±Ùينَ
25. Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mu'minin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah (mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfa'at kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai. |
||
|
Ø«Ùمَّ أَنَزلَ اللّه٠سَكÙينَتَهÙ
عَلَى رَسÙولÙه٠وَعَلَى Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ وَأَنزَلَ جÙÙ†Ùوداً لَّمْ تَرَوْهَا
وَعذَّبَ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ وَذَلÙÙƒÙŽ جَزَاء الْكَاÙÙØ±Ùينَ
26. Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang- orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir. |
||
|
Ø«Ùمَّ يَتÙوب٠اللّه٠مÙÙ† بَعْد٠ذَلÙÙƒÙŽ عَلَى Ù…ÙŽÙ† يَشَاء٠وَاللّه٠غَÙÙورٌ
رَّØÙيمٌ
27. Sesudah itu Allah menerima taubat dari orang-orang yang dikehendakiNya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ Ø¥Ùنَّمَا Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙونَ
نَجَسٌ Ùَلاَ يَقْرَبÙواْ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯ÙŽ Ø§Ù„Ù’ØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…ÙŽ بَعْدَ عَامÙÙ‡Ùمْ هَـذَا
ÙˆÙŽØ¥Ùنْ Ø®ÙÙْتÙمْ عَيْلَةً ÙَسَوْÙÙŽ ÙŠÙØºÙ’Ù†ÙيكÙم٠اللّه٠مÙÙ† ÙَضْلÙه٠إÙÙ†
شَاء Ø¥Ùنَّ اللّهَ عَلÙيمٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
28. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis [634], maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam [635] sesudah tahun ini [636]. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin [637], maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. [634] Maksudnya: jiwa musyrikin itu dianggap kotor, karena menyekutukan Allah. [635] Maksudnya: tidak dibenarkan mengerjakan haji dan umrah. Menurut pendapat sebagian mufassirin yang lain, ialah kaum musyrikin itu tidak boleh masuk daerah haram baik untuk keperluan haji dan umrah atau untuk keperluan yang lain. [636] Maksudnya setelah tahun 9 hijrah. [637] Karena tidak membenarkan orang musyrikin mengerjakan haji dan umrah, karena pencaharian orang-orang muslim boleh jadi berkurang. |
||
|
قَاتÙÙ„Ùواْ الَّذÙينَ
لاَ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَلاَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù وَلاَ ÙŠÙØÙŽØ±Ù‘ÙÙ…Ùونَ مَا ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ
اللّه٠وَرَسÙولÙه٠وَلاَ يَدÙينÙونَ دÙينَ الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù…ÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ Ø£ÙوتÙواْ
Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ ÙŠÙØ¹Ù’Ø·Ùواْ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ²Ù’يَةَ عَن يَد٠وَهÙمْ ØµÙŽØ§ØºÙØ±Ùونَ
29. Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah [638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. [638] Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka. |
||
|
وَقَالَت٠الْيَهÙÙˆØ¯Ù Ø¹ÙØ²ÙŽÙŠÙ’رٌ ابْن٠اللّه٠وَقَالَتْ النَّصَارَى
الْمَسÙÙŠØÙ ابْن٠اللّه٠ذَلÙÙƒÙŽ قَوْلÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ£ÙŽÙْوَاهÙÙ‡Ùمْ
ÙŠÙØ¶ÙŽØ§Ù‡ÙؤÙونَ قَوْلَ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙÙ† قَبْل٠قَاتَلَهÙÙ…Ù
اللّه٠أَنَّى ÙŠÙØ¤Ù’ÙÙŽÙƒÙونَ
30. Orang-orang Yahudi berkata: â€Uzair itu putera Allah†dan orang-orang Nasrani berkata: â€Al Masih itu putera Allahâ€. Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? |
||
|
اتَّخَذÙواْ Ø£ÙŽØÙ’بَارَهÙمْ
وَرÙهْبَانَهÙمْ أَرْبَاباً مّÙÙ† دÙون٠اللّه٠وَالْمَسÙÙŠØÙŽ Ø§Ø¨Ù’Ù†ÙŽ
مَرْيَمَ وَمَا Ø£ÙÙ…ÙØ±Ùواْ Ø¥Ùلاَّ Ù„ÙÙŠÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ Ø¥Ùلَـهاً وَاØÙداً
لاَّ Ø¥Ùلَـهَ Ø¥Ùلاَّ Ù‡ÙÙˆÙŽ Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽÙ‡Ù عَمَّا ÙŠÙØ´Ù’رÙÙƒÙونَ
31. Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah [639] dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. [639] Maksudnya: mereka mematuhi ajaran-ajaran orang-orang alim dan rahib-rahib mereka dengan membabi buta, biarpun orang-orang alim dan rahib-rahib itu menyuruh membuat maksiat atau mengharamkan yang halal. |
||
|
ÙŠÙØ±ÙيدÙونَ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ·Ù’ÙÙØ¤Ùواْ Ù†Ùورَ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¨ÙØ£ÙŽÙْوَاهÙÙ‡Ùمْ وَيَأْبَى اللّه٠إÙلاَّ
Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØªÙمَّ Ù†Ùورَه٠وَلَوْ كَرÙÙ‡ÙŽ الْكَاÙÙØ±Ùونَ
32. Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. |
||
|
Ù‡ÙÙˆÙŽ الَّذÙÙŠ
أَرْسَلَ رَسÙÙˆÙ„ÙŽÙ‡Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ وَدÙين٠الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù„ÙÙŠÙØ¸Ù’Ù‡ÙØ±ÙŽÙ‡Ù عَلَى الدّÙينÙ
ÙƒÙلّÙه٠وَلَوْ كَرÙÙ‡ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙونَ
33. Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ
آمَنÙواْ Ø¥Ùنَّ ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙÙ†ÙŽ الأَØÙ’بَار٠وَالرّÙهْبَان٠لَيَأْكÙÙ„Ùونَ
أَمْوَالَ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø³Ù Ø¨ÙØ§Ù„ْبَاطÙÙ„Ù ÙˆÙŽÙŠÙŽØµÙØ¯Ù‘Ùونَ عَن سَبÙيل٠اللّهÙ
وَالَّذÙينَ ÙŠÙŽÙƒÙ’Ù†ÙØ²Ùونَ الذَّهَبَ وَالْÙÙØ¶Ù‘َةَ وَلاَ ÙŠÙÙ†ÙÙÙ‚Ùونَهَا
ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠ÙÙŽØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±Ù’Ù‡ÙÙ… Ø¨ÙØ¹ÙŽØ°ÙŽØ§Ø¨Ù Ø£ÙŽÙ„ÙيمÙ
34. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, |
||
|
يَوْمَ ÙŠÙØÙ’Ù…ÙŽÙ‰
عَلَيْهَا ÙÙÙŠ نَار٠جَهَنَّمَ ÙَتÙكْوَى بÙهَا Ø¬ÙØ¨ÙŽØ§Ù‡ÙÙ‡Ùمْ وَجÙنوبÙÙ‡Ùمْ
وَظÙÙ‡ÙورÙÙ‡Ùمْ هَـذَا مَا كَنَزْتÙمْ لأَنÙÙØ³ÙÙƒÙمْ ÙَذÙوقÙواْ مَا ÙƒÙنتÙمْ
ØªÙŽÙƒÙ’Ù†ÙØ²Ùونَ
35. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: â€Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.†|
||
|
Ø¥Ùنَّ Ø¹ÙØ¯Ù‘َةَ الشّÙÙ‡Ùور٠عÙندَ اللّه٠اثْنَا عَشَرَ
شَهْراً ÙÙÙŠ ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù اللّه٠يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَات وَالأَرْضَ
Ù…Ùنْهَا أَرْبَعَةٌ ØÙرÙÙ…ÙŒ ذَلÙÙƒÙŽ الدّÙين٠الْقَيّÙÙ…Ù Ùَلاَ تَظْلÙÙ…Ùواْ ÙÙيهÙنَّ
Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙƒÙمْ وَقَاتÙÙ„Ùواْ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ ÙƒÙŽØ¢Ùَّةً كَمَا
ÙŠÙقَاتÙÙ„ÙونَكÙمْ ÙƒÙŽØ¢Ùَّةً وَاعْلَمÙواْ أَنَّ اللّهَ مَعَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
36. Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram [640]. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri [641] kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. [640] lihat not [119]. [641] Maksudnya janganlah kamu menganiaya dirimu dengan mengerjakan perbuatan yang dilarang, seperti melanggar kehormatan bulan itu dengan mengadakan peperangan. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا النَّسÙيء٠زÙيَادَةٌ ÙÙÙŠ الْكÙÙÙ’Ø±Ù ÙŠÙØ¶ÙŽÙ„ّ٠بÙه٠الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ
ÙŠÙØÙلّÙونَه٠عَاماً ÙˆÙŽÙŠÙØÙŽØ±Ù‘ÙÙ…Ùونَه٠عَاماً لّÙÙŠÙÙˆÙŽØ§Ø·ÙØ¤Ùواْ Ø¹ÙØ¯Ù‘َةَ مَا ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ اللّهÙ
ÙÙŽÙŠÙØÙلّÙواْ مَا ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ اللّه٠زÙيّÙÙ†ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ سÙوء٠أَعْمَالÙÙ‡Ùمْ وَاللّهÙ
لاَ يَهْدÙÙŠ الْقَوْمَ الْكَاÙÙØ±Ùينَ
37. Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu [642] adalah menambah kekafiran. Disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur- undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mempersesuaikan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya, maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Syaitan) menjadikan mereka memandang perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. [642] Muharram, Rajab, Zulqaedah dan Zulhijjah adalah bulan-bulan yang dihormati dan dalam bulan-bulan tersebut tidak boleh diadakan peperangan. Tetapi peraturan ini dilanggar oleh mereka dengan mengadakan peperangan di bulan Muharram, dan menjadikan bulan Safar sebagai bulan yang dihormati untuk pengganti bulan Muharram itu. Sekalipun bulangan bulan-bulan yang disucikan yaitu, empat bulan juga. Tetapi dengan perbuatan itu, tata tertib di Jazirah Arab menjadi kacau dan lalu lintas perdagangan terganggu. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ
آمَنÙواْ مَا Ù„ÙŽÙƒÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‚Ùيلَ Ù„ÙŽÙƒÙم٠انÙÙØ±Ùواْ ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠اثَّاقَلْتÙمْ
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الأَرْض٠أَرَضÙيتÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù
Ùَمَا مَتَاع٠الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù Ø¥Ùلاَّ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلٌ
38. Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: â€Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah†kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal keni'matan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit. |
||
|
Ø¥Ùلاَّ تَنÙÙØ±Ùواْ ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù’ÙƒÙمْ عَذَاباً Ø£ÙŽÙ„Ùيماً وَيَسْتَبْدÙلْ قَوْماً
غَيْرَكÙمْ وَلاَ ØªÙŽØ¶ÙØ±Ù‘Ùوه٠شَيْئاً وَاللّه٠عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْءÙ
قَدÙيرٌ
39. Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||
|
Ø¥Ùلاَّ ØªÙŽÙ†ØµÙØ±Ùوه٠Ùَقَدْ Ù†ÙŽØµÙŽØ±ÙŽÙ‡Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¥ÙØ°Ù’ أَخْرَجَهÙ
الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ ثَانÙÙŠÙŽ Ø§Ø«Ù’Ù†ÙŽÙŠÙ’Ù†Ù Ø¥ÙØ°Ù’ Ù‡Ùمَا ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’ØºÙŽØ§Ø±Ù Ø¥ÙØ°Ù’
ÙŠÙŽÙ‚ÙÙˆÙ„Ù Ù„ÙØµÙŽØ§ØÙبÙه٠لاَ تَØÙ’زَنْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ مَعَنَا Ùَأَنزَلَ
اللّه٠سَكÙÙŠÙ†ÙŽØªÙŽÙ‡Ù Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù ÙˆÙŽØ£ÙŽÙŠÙ‘ÙŽØ¯ÙŽÙ‡Ù Ø¨ÙØ¬ÙÙ†Ùود٠لَّمْ تَرَوْهَا
وَجَعَلَ ÙƒÙŽÙ„Ùمَةَ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ السّÙÙْلَى
ÙˆÙŽÙƒÙŽÙ„Ùمَة٠اللّه٠هÙÙŠÙŽ الْعÙلْيَا وَاللّه٠عَزÙيزٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
40. Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: â€Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.†Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quraan menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [643] [643] Maksudnya: orang-orang kafir telah sepakat hendak membunuh Nabi SAW, maka Allah s.w.t. memberitahukan maksud jahat orang-orang kafir itu kepada Nabi SAW. Karena itu maka beliau keluar dengan ditemani oleh Abu Bakar dari Mekah dalam perjalanannya ke Madinah beliau bersembunyi di suatu gua di bukit Tsur. |
||
|
انْÙÙØ±Ùواْ Ø®ÙÙÙŽØ§ÙØ§Ù‹ ÙˆÙŽØ«Ùقَالاً ÙˆÙŽØ¬ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ùواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْوَالÙÙƒÙمْ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙƒÙمْ
ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠ذَلÙÙƒÙمْ خَيْرٌ لَّكÙمْ Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتÙمْ تَعْلَمÙونَ
41. Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. |
||
|
لَوْ كَانَ عَرَضاً قَرÙيباً وَسَÙَراً Ù‚ÙŽØ§ØµÙØ¯Ø§Ù‹ لاَّتَّبَعÙوكَ وَلَـكÙÙ† Ø¨ÙŽØ¹ÙØ¯ÙŽØªÙ’
عَلَيْهÙم٠الشّÙقَّة٠وَسَيَØÙ’Ù„ÙÙÙونَ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠لَو٠اسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا
مَعَكÙمْ ÙŠÙهْلÙÙƒÙونَ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ وَاللّه٠يَعْلَم٠إÙنَّهÙمْ Ù„ÙŽÙƒÙŽØ§Ø°ÙØ¨Ùونَ
42. Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah: â€Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu.†Mereka membinasakan diri mereka sendiri [644] dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. [644] Maksudnya mereka akan binasa disebabkan sumpah mereka yang palsu. |
||
|
عَÙَا اللّه٠عَنكَ Ù„ÙÙ…ÙŽ أَذÙنتَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ يَتَبَيَّنَ Ù„ÙŽÙƒÙŽ الَّذÙينَ
صَدَقÙواْ وَتَعْلَمَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙŽØ§Ø°ÙØ¨Ùينَ
43. Semoga Allah mema'afkanmu. Mengapa kamu memberi izin kepada mereka (untuk tidak pergi berperang), sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar (dalam keuzurannya) dan sebelum kamu ketahui orang-orang yang berdusta? |
||
|
لاَ يَسْتَأْذÙÙ†ÙÙƒÙŽ الَّذÙينَ
ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¬ÙŽØ§Ù‡ÙدÙواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْوَالÙÙ‡Ùمْ
ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ وَاللّه٠عَلÙيمٌ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
44. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk tidak ikut berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا يَسْتَأْذÙÙ†ÙÙƒÙŽ الَّذÙينَ
لاَ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù وَارْتَابَتْ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ ÙÙŽÙ‡Ùمْ
ÙÙÙŠ رَيْبÙÙ‡Ùمْ يَتَرَدَّدÙونَ
45. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya. |
||
|
وَلَوْ أَرَادÙواْ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙØ±Ùوجَ
لأَعَدّÙواْ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ø¹ÙØ¯Ù‘َةً وَلَـكÙÙ† كَرÙÙ‡ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø§Ù†Ø¨ÙØ¹ÙŽØ§Ø«ÙŽÙ‡Ùمْ ÙَثَبَّطَهÙمْ
ÙˆÙŽÙ‚Ùيلَ Ø§Ù‚Ù’Ø¹ÙØ¯Ùواْ مَعَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽØ§Ø¹ÙØ¯Ùينَ
46. Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan kepada mereka: â€Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.†|
||
|
لَوْ خَرَجÙواْ ÙÙيكÙÙ…
مَّا زَادÙوكÙمْ Ø¥Ùلاَّ خَبَالاً ولأَوْضَعÙواْ Ø®ÙلاَلَكÙمْ يَبْغÙونَكÙÙ…Ù
الْÙÙØªÙ’نَةَ ÙˆÙŽÙÙيكÙمْ سَمَّاعÙونَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ وَاللّه٠عَلÙيمٌ Ø¨ÙØ§Ù„ظَّالÙÙ…Ùينَ
47. Jika mereka berangkat bersama-sama kamu, niscaya mereka tidak menambah kamu selain dari kerusakan belaka, dan tentu mereka akan bergegas maju ke muka di celah-celah barisanmu, untuk mengadakan kekacauan di antara kamu; sedang di antara kamu ada orang-orang yang amat suka mendengarkan perkataan mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang zalim. |
||
|
Ù„ÙŽÙ‚ÙŽØ¯Ù Ø§Ø¨Ù’ØªÙŽØºÙŽÙˆÙØ§Ù’ الْÙÙØªÙ’نَةَ Ù…ÙÙ† قَبْل٠وَقَلَّبÙواْ Ù„ÙŽÙƒÙŽ الأÙÙ…Ùورَ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰
جَاء الْØÙŽÙ‚ّ٠وَظَهَرَ أَمْر٠اللّه٠وَهÙمْ كَارÙÙ‡Ùونَ
48. Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur pelbagai macam tipu daya untuk (merusakkan)mu, hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah) dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙÙ… مَّن ÙŠÙŽÙ‚Ùول٠ائْذَن لّÙÙŠ وَلاَ تَÙْتÙنّÙÙŠ أَلاَ ÙÙÙŠ الْÙÙØªÙ’Ù†ÙŽØ©Ù
سَقَطÙواْ ÙˆÙŽØ¥Ùنَّ جَهَنَّمَ Ù„ÙŽÙ…ÙØÙيطَةٌ Ø¨ÙØ§Ù„ْكَاÙÙØ±Ùينَ
49. Di antara mereka ada orang yang berkata: â€Berilah saya keizinan (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus dalam fitnah.†Ketahuilah bahwa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah [645]. Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar meliputi orang-orang yang kafir. [645] Ada beberapa orang munafik yang tidak mau pergi berperang ke Tabuk (daerah kekuasaan Rumawi) dengan berdalih khawatir akan tergoda oleh wanita-wanita Romawi, berhubung dengan itu turunlah ayat ini untuk membukakan rahasia mereka dan menjelaskan bahwa keengganan mereka pergi berperang itu adalah karena kelemahan iman mereka dan itu adalah suatu fitnah. |
||
|
Ø¥ÙÙ† ØªÙØµÙبْكَ ØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ©ÙŒ ØªÙŽØ³ÙØ¤Ù’Ù‡Ùمْ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† ØªÙØµÙبْكَ
Ù…ÙØµÙيبَةٌ ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙواْ قَدْ أَخَذْنَا أَمْرَنَا Ù…ÙÙ† قَبْل٠وَيَتَوَلَّواْ
وَّهÙمْ ÙÙŽØ±ÙØÙونَ
50. Jika kamu mendapat suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh sesuatu bencana, mereka berkata: â€Sesungguhnya kami sebelumnya telah memperhatikan urusan kami (tidak pergi perang)†dan mereka berpaling dengan rasa gembira. |
||
|
Ù‚ÙÙ„ لَّن ÙŠÙØµÙيبَنَا Ø¥Ùلاَّ مَا كَتَبَ
اللّه٠لَنَا Ù‡ÙÙˆÙŽ مَوْلاَنَا وَعَلَى اللّه٠ÙÙŽÙ„Ù’ÙŠÙŽØªÙŽÙˆÙŽÙƒÙ‘ÙŽÙ„Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
51. Katakanlah: â€Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.†|
||
|
Ù‚Ùلْ هَلْ تَرَبَّصÙونَ بÙنَا Ø¥Ùلاَّ Ø¥ÙØÙ’Ø¯ÙŽÙ‰ الْØÙسْنَيَيْن٠وَنَØÙ’Ù†Ù
نَتَرَبَّص٠بÙÙƒÙمْ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØµÙيبَكÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¨ÙØ¹ÙŽØ°ÙŽØ§Ø¨Ù مّÙنْ عÙندÙÙ‡Ù
أَوْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙŠÙ’دÙينَا ÙَتَرَبَّصÙواْ Ø¥Ùنَّا مَعَكÙÙ… Ù…Ù‘ÙØªÙŽØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙØµÙونَ
52. Katakanlah: â€tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan [646]. Dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu.†[646] Yaitu mendapat kemenangan atau mati syahid. |
||
|
Ù‚Ùلْ
Ø£ÙŽÙ†ÙÙÙ‚Ùواْ طَوْعاً أَوْ كَرْهاً لَّن ÙŠÙØªÙŽÙ‚َبَّلَ Ù…ÙنكÙمْ Ø¥ÙنَّكÙمْ ÙƒÙنتÙمْ
قَوْماً ÙَاسÙÙ‚Ùينَ
53. Katakanlah: â€Nafkahkanlah hartamu, baik dengan sukarela ataupun dengan terpaksa, namun nafkah itu sekali-kali tidak akan diterima dari kamu. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang fasik. |
||
|
وَمَا مَنَعَهÙمْ Ø£ÙŽÙ† تÙقْبَلَ Ù…ÙنْهÙمْ Ù†ÙŽÙَقَاتÙÙ‡Ùمْ
Ø¥Ùلاَّ أَنَّهÙمْ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ¨ÙØ±ÙŽØ³ÙولÙه٠وَلاَ يَأْتÙونَ الصَّلاَةَ
Ø¥Ùلاَّ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ ÙƒÙØ³ÙŽØ§Ù„ÙŽÙ‰ وَلاَ ÙŠÙÙ†ÙÙÙ‚Ùونَ Ø¥Ùلاَّ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ كَارÙÙ‡Ùونَ
54. Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan RasulNya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan. |
||
|
Ùَلاَ ØªÙØ¹Ù’Ø¬ÙØ¨Ù’ÙƒÙŽ أَمْوَالÙÙ‡Ùمْ وَلاَ أَوْلاَدÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùنَّمَا ÙŠÙØ±Ùيد٠اللّه٠لÙÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙŽÙ‡ÙÙ…
بÙهَا ÙÙÙŠ الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا وَتَزْهَقَ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ كَاÙÙØ±Ùونَ
55. Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. |
||
|
ÙˆÙŽÙŠÙŽØÙ’Ù„ÙÙÙونَ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠إÙنَّهÙمْ Ù„ÙŽÙ…ÙنكÙمْ وَمَا Ù‡ÙÙ… مّÙنكÙمْ وَلَـكÙنَّهÙمْ
قَوْمٌ ÙŠÙŽÙْرَقÙونَ
56. Dan mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya mereka termasuk golonganmu; padahal mereka bukanlah dari golonganmu, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang sangat takut (kepadamu). |
||
|
لَوْ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùونَ مَلْجَأً أَوْ مَغَارَاتÙ
أَوْ Ù…ÙØ¯Ù‘َخَلاً لَّوَلَّوْاْ Ø¥Ùلَيْه٠وَهÙمْ يَجْمَØÙونَ
57. Jikalau mereka memperoleh tempat perlindunganmu atau gua-gua atau lobang-lobang (dalam tanah) niscaya mereka pergi kepadanya dengan secepat-cepatnya. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙÙ… مَّن ÙŠÙŽÙ„Ù’Ù…ÙØ²ÙÙƒÙŽ
ÙÙÙŠ الصَّدَقَات٠ÙÙŽØ¥Ùنْ Ø£ÙØ¹Ù’Ø·Ùواْ Ù…Ùنْهَا رَضÙواْ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† لَّمْ ÙŠÙØ¹Ù’طَوْاْ Ù…Ùنهَا Ø¥ÙØ°ÙŽØ§
Ù‡Ùمْ يَسْخَطÙونَ
58. Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (distribusi) zakat; jika mereka diberi sebahagian dari padanya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebahagian dari padanya, dengan serta merta mereka menjadi marah. |
||
|
وَلَوْ أَنَّهÙمْ رَضÙوْاْ مَا آتَاهÙم٠اللّهÙ
وَرَسÙولÙه٠وَقَالÙواْ ØÙŽØ³Ù’بÙنَا Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø³ÙŽÙŠÙØ¤Ù’تÙينَا اللّه٠مÙÙ† ÙَضْلÙÙ‡Ù
وَرَسÙولÙه٠إÙنَّا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø±ÙŽØ§ØºÙØ¨Ùونَ
59. Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka, dan berkata: â€Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah,†(tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka). |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا الصَّدَقَاتÙ
Ù„ÙلْÙÙقَرَاء وَالْمَسَاكÙين٠وَالْعَامÙÙ„Ùينَ عَلَيْهَا ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤ÙŽÙ„Ù‘ÙŽÙَة٠قÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ
ÙˆÙŽÙÙÙŠ الرّÙقَاب٠وَالْغَارÙÙ…Ùينَ ÙˆÙŽÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠وَابْن٠السَّبÙيلÙ
ÙَرÙيضَةً مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠وَاللّه٠عَلÙيمٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
60. Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana [647]. [647] Yang berhak menerima zakat ialah: 1. Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya. 2. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan. 3. Pengurus zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat. 4. Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah. 5. Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir. 6. Orang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan ma'siat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya. 7. Pada jalan Allah (sabilillah): yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. Di antara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain. 8. Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan ma'siat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙÙ…Ù
الَّذÙينَ ÙŠÙØ¤Ù’ذÙونَ النَّبÙيَّ ÙˆÙŽÙŠÙÙ‚ÙولÙونَ Ù‡ÙÙˆÙŽ Ø£ÙØ°ÙÙ†ÙŒ Ù‚Ùلْ Ø£ÙØ°Ùن٠خَيْرÙ
لَّكÙمْ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ù Ù„ÙÙ„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ وَرَØÙ’مَةٌ لّÙلَّذÙينَ
آمَنÙواْ Ù…ÙنكÙمْ وَالَّذÙينَ ÙŠÙØ¤Ù’ذÙونَ رَسÙولَ اللّه٠لَهÙمْ عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
61. Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan: â€Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya.†Katakanlah: â€Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mu'min, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.†Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab yang pedih. |
||
|
ÙŠÙŽØÙ’Ù„ÙÙÙونَ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠لَكÙمْ Ù„ÙÙŠÙØ±Ù’ضÙوكÙمْ وَاللّه٠وَرَسÙولÙه٠أَØÙŽÙ‚Ù‘Ù
Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ±Ù’ضÙوه٠إÙÙ† كَانÙواْ Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
62. Mereka bersumpah kepada kamu dengan (nama) Allah untuk mencari keridhaanmu, padahal Allah dan Rasul-Nya itulah yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika mereka adalah orang-orang yang mu'min. |
||
|
أَلَمْ يَعْلَمÙواْ أَنَّهÙ
Ù…ÙŽÙ† ÙŠÙØÙŽØ§Ø¯ÙØ¯Ù اللّهَ وَرَسÙولَه٠Ùَأَنَّ لَه٠نَارَ جَهَنَّمَ Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ø§Ù‹ ÙÙيهَا
ذَلÙÙƒÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙØ²Ù’ي٠الْعَظÙيمÙ
63. Tidaklah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya nerakan jahannamlah baginya, kekal mereka di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar. |
||
|
ÙŠÙŽØÙ’ذَر٠الْمÙنَاÙÙÙ‚Ùونَ
Ø£ÙŽÙ† تÙنَزَّلَ عَلَيْهÙمْ سÙورَةٌ تÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙ‡Ùمْ بÙمَا ÙÙÙŠ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡ÙÙ… Ù‚ÙÙ„Ù Ø§Ø³Ù’ØªÙŽÙ‡Ù’Ø²ÙØ¦Ùواْ
Ø¥Ùنَّ اللّهَ Ù…ÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙŒ مَّا تَØÙ’ذَرÙونَ
64. Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: â€Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya).†Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. |
||
|
وَلَئÙÙ† سَأَلْتَهÙمْ
Ù„ÙŽÙŠÙŽÙ‚ÙولÙنَّ Ø¥Ùنَّمَا ÙƒÙنَّا Ù†ÙŽØ®Ùوض٠وَنَلْعَب٠قÙلْ Ø£ÙŽØ¨ÙØ§Ù„لّه٠وَآيَاتÙÙ‡Ù
وَرَسÙولÙÙ‡Ù ÙƒÙنتÙمْ ØªÙŽØ³Ù’ØªÙŽÙ‡Ù’Ø²ÙØ¦Ùونَ
65. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, â€Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.†Katakanlah: â€Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?†|
||
|
لاَ ØªÙŽØ¹Ù’ØªÙŽØ°ÙØ±Ùواْ قَدْ ÙƒÙŽÙَرْتÙÙ…
بَعْدَ Ø¥ÙيمَانÙÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ† نَّعْÙ٠عَن طَآئÙÙَة٠مّÙنكÙمْ Ù†ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù’ طَآئÙÙَةً
Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ كَانÙواْ Ù…ÙØ¬Ù’رÙÙ…Ùينَ
66. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. |
||
|
الْمÙنَاÙÙÙ‚Ùونَ وَالْمÙنَاÙÙقَاتÙ
بَعْضÙÙ‡ÙÙ… مّÙÙ† Ø¨ÙŽØ¹Ù’Ø¶Ù ÙŠÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„ْمÙنكَر٠وَيَنْهَوْنَ
عَن٠الْمَعْرÙÙˆÙÙ ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚Ù’Ø¨ÙØ¶Ùونَ أَيْدÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ نَسÙواْ اللّهَ ÙَنَسÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ
Ø¥Ùنَّ الْمÙنَاÙÙÙ‚Ùينَ Ù‡Ùم٠الْÙَاسÙÙ‚Ùونَ
67. Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya [648]. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik. [648] Maksudnya: berlaku kikir |
||
|
وَعَدَ الله
الْمÙنَاÙÙÙ‚Ùينَ وَالْمÙنَاÙÙقَات٠وَالْكÙÙَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ
ÙÙيهَا Ù‡ÙÙŠÙŽ ØÙŽØ³Ù’بÙÙ‡Ùمْ وَلَعَنَهÙم٠اللّه٠وَلَهÙمْ عَذَابٌ مّÙÙ‚Ùيمٌ
68. Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela'nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal. |
||
|
كَالَّذÙينَ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙƒÙمْ كَانÙواْ أَشَدَّ Ù…ÙنكÙمْ Ù‚Ùوَّةً وَأَكْثَرَ
أَمْوَالاً وَأَوْلاَداً ÙَاسْتَمْتَعÙواْ Ø¨ÙØ®ÙŽÙ„اقÙÙ‡Ùمْ ÙَاسْتَمْتَعْتÙÙ… Ø¨ÙØ®ÙŽÙ„اَقÙÙƒÙمْ
كَمَا اسْتَمْتَعَ الَّذÙينَ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙƒÙمْ Ø¨ÙØ®ÙŽÙ„اَقÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ®ÙØ¶Ù’تÙمْ
كَالَّذÙÙŠ خَاضÙواْ Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ ØÙŽØ¨Ùطَتْ أَعْمَالÙÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù‘ÙØ¯Ù†Ù’يَا
ÙˆÙŽØ§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù ÙˆÙŽØ£ÙوْلَئÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùونَ
69. (keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin) adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah meni'mati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu meni'mati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi. |
||
|
أَلَمْ يَأْتÙÙ‡Ùمْ
نَبَأ٠الَّذÙينَ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙ‡Ùمْ قَوْم٠نÙÙˆØÙ وَعَاد٠وَثَمÙودَ وَقَوْمÙ
Ø¥ÙØ¨Ù’رَاهÙيمَ ÙˆÙØ£ÙŽØµÙ’ØÙŽØ§Ø¨Ù مَدْيَنَ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’تَÙÙكَات٠أَتَتْهÙمْ
Ø±ÙØ³ÙÙ„ÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„ْبَيّÙنَات٠Ùَمَا كَانَ اللّه٠لÙيَظْلÙÙ…ÙŽÙ‡Ùمْ وَلَـكÙÙ†
كَانÙواْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ يَظْلÙÙ…Ùونَ
70. Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, 'Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dan negeri-negeri yang telah musnah? [649]. Telah datang kepada mereka rasul-rasul dengan membawa keterangan yang nyata, maka Allah tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. [649] 'Aad adalah kaum Nabi Hud, Tsamud ialah kaum Nabi Shaleh; penduduk Madyan ialah kaum Nabi Syu'aib, dan penduduk negeri yang telah musnah adalah kaum Nabi Luth a.s. |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…Ùنَات٠بَعْضÙÙ‡Ùمْ
أَوْلÙيَاء Ø¨ÙŽØ¹Ù’Ø¶Ù ÙŠÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„ْمَعْرÙÙˆÙ٠وَيَنْهَوْنَ عَن٠الْمÙنكَرÙ
ÙˆÙŽÙŠÙÙ‚ÙيمÙونَ الصَّلاَةَ ÙˆÙŽÙŠÙØ¤Ù’تÙونَ الزَّكَاةَ ÙˆÙŽÙŠÙØ·ÙيعÙونَ اللّهَ
وَرَسÙولَه٠أÙوْلَـئÙÙƒÙŽ سَيَرْØÙŽÙ…ÙÙ‡Ùم٠اللّه٠إÙنَّ اللّهَ عَزÙيزٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
71. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
||
|
وَعَدَ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…Ùنَات٠جَنَّات٠تَجْرÙÙŠ Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙهَا
Ø§Ù„Ø£ÙŽÙ†Ù’Ù‡ÙŽØ§Ø±Ù Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ ÙÙيهَا وَمَسَاكÙÙ†ÙŽ Ø·ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ©Ù‹ ÙÙÙŠ جَنَّات٠عَدْنÙ
ÙˆÙŽØ±ÙØ¶Ù’وَانٌ مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠أَكْبَر٠ذَلÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙˆÙŽ الْÙَوْز٠الْعَظÙيمÙ
72. Allah menjanjikan kepada orang-orang mu'min, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar. |
||
|
يَا أَيّÙهَا النَّبÙÙŠÙ‘Ù Ø¬ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ù الْكÙÙَّارَ وَالْمÙنَاÙÙÙ‚Ùينَ ÙˆÙŽØ§ØºÙ’Ù„ÙØ¸Ù’ عَلَيْهÙمْ
وَمَأْوَاهÙمْ Ø¬ÙŽÙ‡ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ…Ù ÙˆÙŽØ¨ÙØ¦Ù’سَ الْمَصÙيرÙ
73. Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. |
||
|
ÙŠÙŽØÙ’Ù„ÙÙÙونَ Ø¨ÙØ§Ù„لّهÙ
مَا قَالÙواْ وَلَقَدْ قَالÙواْ ÙƒÙŽÙ„Ùمَةَ الْكÙÙْر٠وَكَÙَرÙواْ بَعْدَ Ø¥ÙØ³Ù’لاَمÙÙ‡Ùمْ
وَهَمّÙواْ بÙمَا لَمْ يَنَالÙواْ وَمَا Ù†ÙŽÙ‚ÙŽÙ…Ùواْ Ø¥Ùلاَّ أَنْ أَغْنَاهÙم٠اللّه٠وَرَسÙولÙÙ‡Ù
Ù…ÙÙ† ÙَضْلÙÙ‡Ù ÙÙŽØ¥ÙÙ† يَتÙوبÙواْ يَك٠خَيْراً لَّهÙمْ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَتَوَلَّوْا ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù’Ù‡ÙÙ…Ù
اللّه٠عَذَاباً Ø£ÙŽÙ„Ùيماً ÙÙÙŠ الدّÙنْيَا ÙˆÙŽØ§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù وَمَا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ الأَرْضÙ
Ù…ÙÙ† ÙˆÙŽÙ„Ùيّ٠وَلاَ نَصÙيرÙ
74. Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya mereka telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam dan mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya [650], dan mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan akhirat; dan mereka sekali-kali tidaklah mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi. [650] Maksudnya: mereka ingin membunuh Nabi Muhammad s.a.w. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙÙ… مَّنْ عَاهَدَ اللّهَ لَئÙنْ
آتَانَا Ù…ÙÙ† ÙَضْلÙه٠لَنَصَّدَّقَنَّ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ†ÙŽÙƒÙونَنَّ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙينَ
75. Dan diantara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah: â€Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh. |
||
|
Ùَلَمَّا آتَاهÙÙ… مّÙÙ† ÙَضْلÙه٠بَخÙÙ„Ùواْ بÙه٠وَتَوَلَّواْ وَّهÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¹Ù’Ø±ÙØ¶Ùونَ
76. Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran). |
||
|
ÙَأَعْقَبَهÙمْ Ù†ÙÙَاقاً ÙÙÙŠ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ يَوْم٠يَلْقَوْنَه٠بÙمَا أَخْلَÙÙواْ
اللّهَ مَا وَعَدÙوه٠وَبÙمَا كَانÙواْ ÙŠÙŽÙƒÙ’Ø°ÙØ¨Ùونَ
77. Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan juga karena mereka selalu berdusta. |
||
|
أَلَمْ يَعْلَمÙواْ
أَنَّ اللّهَ ÙŠÙŽØ¹Ù’Ù„ÙŽÙ…Ù Ø³ÙØ±Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ وَنَجْوَاهÙمْ وَأَنَّ اللّهَ عَلاَّمÙ
الْغÙÙŠÙوبÙ
78. Tidaklah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang ghaib. Kemunafikan adalah dosa yang tidak diampuni Allah. |
||
|
الَّذÙينَ ÙŠÙŽÙ„Ù’Ù…ÙØ²Ùونَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ·Ù‘ÙŽÙˆÙ‘ÙØ¹Ùينَ Ù…ÙÙ†ÙŽ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ ÙÙÙŠ الصَّدَقَات٠وَالَّذÙينَ لاَ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùونَ Ø¥Ùلاَّ
جÙهْدَهÙمْ ÙَيَسْخَرÙونَ Ù…ÙنْهÙمْ Ø³ÙŽØ®ÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ù…ÙنْهÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
79. (Orang-orang munafik itu) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan untuk mereka azab yang pedih. |
||
|
اسْتَغْÙÙØ±Ù’ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَوْ لاَ تَسْتَغْÙÙØ±Ù’ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ† تَسْتَغْÙÙØ±Ù’ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ سَبْعÙينَ مَرَّةً
ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† يَغْÙÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ذَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَرَسÙولÙÙ‡Ù
وَاللّه٠لاَ يَهْدÙÙŠ الْقَوْمَ الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
80. Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). Kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik. |
||
|
ÙÙŽØ±ÙØÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ®ÙŽÙ„Ù‘ÙŽÙÙونَ
بÙمَقْعَدÙÙ‡Ùمْ Ø®ÙلاَÙÙŽ رَسÙول٠اللّه٠وَكَرÙÙ‡Ùواْ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¬ÙŽØ§Ù‡ÙدÙواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْوَالÙÙ‡Ùمْ
ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠وَقَالÙواْ لاَ تَنÙÙØ±Ùواْ ÙÙÙŠ الْØÙŽØ±Ù‘Ù Ù‚Ùلْ نَار٠جَهَنَّمَ
أَشَدّ٠ØÙŽØ±Ù‘اً لَّوْ كَانÙوا ÙŠÙŽÙْقَهÙونَ
81. Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut perang) itu, merasa gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah, dan mereka tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka berkata: â€Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik iniâ€. Katakanlah: â€Api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya)†jika mereka mengetahui. |
||
|
ÙَلْيَضْØÙŽÙƒÙواْ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً وَلْيَبْكÙواْ ÙƒÙŽØ«Ùيراً
جَزَاء بÙمَا كَانÙواْ ÙŠÙŽÙƒÙ’Ø³ÙØ¨Ùونَ
82. Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan. |
||
|
ÙÙŽØ¥ÙÙ† رَّجَعَكَ اللّه٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ طَآئÙÙÙŽØ©Ù
مّÙنْهÙمْ ÙَاسْتَأْذَنÙوكَ Ù„ÙÙ„Ù’Ø®ÙØ±Ùوج٠ÙÙŽÙ‚ÙÙ„ لَّن ØªÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ùواْ مَعÙÙŠÙŽ أَبَداً ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ†
تÙقَاتÙÙ„Ùواْ مَعÙÙŠÙŽ عَدÙوّاً Ø¥ÙنَّكÙمْ رَضÙيتÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù‚ÙØ¹Ùود٠أَوَّلَ مَرَّة٠ÙÙŽØ§Ù‚Ù’Ø¹ÙØ¯Ùواْ
مَعَ الْخَالÙÙÙينَ
83. Maka jika Allah mengembalikanmu kepada suatu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), maka Katakanlah: â€Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang.†[651]. [651] Setelah Nabi Muhammad SAW selesai dari peperangan Tabuk dan kembali ke Madinah dan bertemu segolongan orang-orang munafik yang tidak ikut perang, lalu mereka minta izin kepadanya untuk ikut berperang, maka Nabi Muhammad s.a.w. dilarang oleh Allah untuk mengabulkan permintaan mereka, karena mereka dari semula tidak mau ikut berperang. |
||
|
وَلاَ ØªÙØµÙŽÙ„ّ٠عَلَى Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ù مّÙنْهÙÙ… مَّاتَ أَبَداً وَلاَ تَقÙمْ
عَلَىَ قَبْرÙه٠إÙنَّهÙمْ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَرَسÙولÙه٠وَمَاتÙواْ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ ÙَاسÙÙ‚Ùونَ
84. Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendo'akan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. |
||
|
وَلاَ ØªÙØ¹Ù’Ø¬ÙØ¨Ù’ÙƒÙŽ أَمْوَالÙÙ‡Ùمْ وَأَوْلاَدÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùنَّمَا ÙŠÙØ±Ùيد٠اللّه٠أَن ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙŽÙ‡ÙÙ…
بÙهَا ÙÙÙŠ الدّÙنْيَا وَتَزْهَقَ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ كَاÙÙØ±Ùونَ
85. Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka, dalam keadaan kafir. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§
Ø£ÙنزÙلَتْ سÙورَةٌ أَنْ آمÙÙ†Ùواْ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ¬ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ùواْ مَعَ رَسÙولÙه٠اسْتَأْذَنَكَ
Ø£ÙوْلÙواْ الطَّوْل٠مÙنْهÙمْ وَقَالÙواْ ذَرْنَا Ù†ÙŽÙƒÙÙ† مَّعَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽØ§Ø¹ÙØ¯Ùينَ
86. Dan apabila diturunkan suatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu): â€Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah beserta Rasul-Nyaâ€, niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata: â€Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk†[652]. [652] Maksudnya: orang-orang yang tidak ikut berperang. |
||
|
رَضÙواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙƒÙونÙواْ مَعَ الْخَوَالÙÙÙ ÙˆÙŽØ·ÙØ¨Ùعَ عَلَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ ÙÙŽÙ‡Ùمْ
لاَ ÙŠÙŽÙْقَهÙونَ
87. Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak berperang [653], dan hati mereka telah dikunci mati maka mereka tidak mengetahui (kebahagiaan beriman dan berjihad). [653] Maksudnya: wanita-wanita, anak-anak, orang-orang lemah, orang-orang yang sakit dan orang-orang yang sudah tua. |
||
|
لَـكÙن٠الرَّسÙول٠وَالَّذÙينَ آمَنÙواْ مَعَهÙ
جَاهَدÙواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْوَالÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùم٠الْخَيْرَاتÙ
ÙˆÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْمÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
88. Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. |
||
|
أَعَدَّ اللّه٠لَهÙمْ جَنَّات٠تَجْرÙÙŠ
Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙهَا Ø§Ù„Ø£ÙŽÙ†Ù’Ù‡ÙŽØ§Ø±Ù Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ ÙÙيهَا ذَلÙÙƒÙŽ الْÙَوْز٠الْعَظÙيمÙ
89. Allah telah menyediakan bagi mereka syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. |
||
|
وَجَاء
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ±Ùونَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الأَعْرَاب٠لÙÙŠÙØ¤Ù’ذَنَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ وَقَعَدَ الَّذÙينَ كَذَبÙواْ
اللّهَ وَرَسÙÙˆÙ„ÙŽÙ‡Ù Ø³ÙŽÙŠÙØµÙيب٠الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙنْهÙمْ عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
90. Dan datang (kepada Nabi) orang-orang yang mengemukakan 'uzur, yaitu orang-orang Arab Baswi agar diberi izin bagi mereka (untuk tidak berjihad), sedang orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, duduk berdiam diri saja. Kelak orang-orang yang kafir di antara mereka itu akan ditimpa azab yang pedih. |
||
|
لَّيْسَ عَلَى Ø§Ù„Ø¶Ù‘ÙØ¹ÙŽÙَاء وَلاَ عَلَى الْمَرْضَى وَلاَ عَلَى الَّذÙينَ
لاَ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùونَ مَا ÙŠÙÙ†ÙÙÙ‚Ùونَ ØÙŽØ±ÙŽØ¬ÙŒ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ نَصَØÙواْ Ù„Ùلّه٠وَرَسÙولÙÙ‡Ù
مَا عَلَى Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ Ù…ÙÙ† سَبÙيل٠وَاللّه٠غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
91. Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, |
||
|
وَلاَ عَلَى الَّذÙينَ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ مَا أَتَوْكَ Ù„ÙØªÙŽØÙ’Ù…ÙÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ Ù‚Ùلْتَ لاَ Ø£ÙŽØ¬ÙØ¯Ù
مَا Ø£ÙŽØÙ’Ù…ÙÙ„ÙÙƒÙمْ عَلَيْه٠تَوَلَّواْ وَّأَعْيÙÙ†ÙÙ‡Ùمْ تَÙÙيض٠مÙÙ†ÙŽ الدَّمْعÙ
ØÙŽØ²ÙŽÙ†Ø§Ù‹ أَلاَّ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùواْ مَا ÙŠÙÙ†ÙÙÙ‚Ùونَ
92. dan tiada (pula) berdosa atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata: â€Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu.†lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan [654]. [654] Maksudnya: mereka bersedih hati karena tidak mempunyai harta yang akan dibelanjakan dan kendaraan untuk membawa mereka pergi berperang. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا السَّبÙيل٠عَلَى
الَّذÙينَ يَسْتَأْذÙÙ†Ùونَكَ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ أَغْنÙيَاء رَضÙواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙƒÙونÙواْ
مَعَ الْخَوَالÙÙ٠وَطَبَعَ اللّه٠عَلَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ ÙÙŽÙ‡Ùمْ لاَ يَعْلَمÙونَ
93. Sesungguhnya jalan (untuk menyalahkan) hanyalah terhadap orang-orang yang meminta izin kepadamu, padahal mereka itu orang-orang kaya. Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak ikut berperang dan Allah telah mengunci mati hati mereka, maka mereka tidak mengetahui (akibat perbuatan mereka). |
||
|
ÙŠÙŽØ¹Ù’ØªÙŽØ°ÙØ±Ùونَ Ø¥ÙلَيْكÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ رَجَعْتÙمْ Ø¥ÙلَيْهÙمْ Ù‚ÙÙ„ لاَّ ØªÙŽØ¹Ù’ØªÙŽØ°ÙØ±Ùواْ Ù„ÙŽÙ†
Ù†Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†ÙŽ Ù„ÙŽÙƒÙمْ قَدْ نَبَّأَنَا اللّه٠مÙنْ أَخْبَارÙÙƒÙمْ وَسَيَرَى
اللّه٠عَمَلَكÙمْ وَرَسÙولÙÙ‡Ù Ø«Ùمَّ ØªÙØ±ÙŽØ¯Ù‘Ùونَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ عَالÙم٠الْغَيْبÙ
وَالشَّهَادَة٠ÙÙŽÙŠÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙÙ… بÙمَا ÙƒÙنتÙمْ تَعْمَلÙونَ
94. Mereka (orang-orang munafik) mengemukakan 'uzurnya kepadamu, apabila kamu telah kembali kepada mereka (dari medan perang). Katakanlah: â€Janganlah kamu mengemukakan 'uzur; kami tidak percaya lagi kepadamu, (karena) sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami beritamu yang sebenarnya. Dan Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaanmu, kemudian kamu dikembalikan kepada Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. |
||
|
سَيَØÙ’Ù„ÙÙÙونَ
Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠لَكÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ انقَلَبْتÙمْ Ø¥ÙلَيْهÙمْ Ù„ÙØªÙØ¹Ù’Ø±ÙØ¶Ùواْ عَنْهÙمْ ÙÙŽØ£ÙŽØ¹Ù’Ø±ÙØ¶Ùواْ
عَنْهÙمْ Ø¥ÙنَّهÙمْ Ø±ÙØ¬Ù’سٌ وَمَأْوَاهÙمْ جَهَنَّم٠جَزَاء بÙمَا كَانÙواْ
ÙŠÙŽÙƒÙ’Ø³ÙØ¨Ùونَ
95. Kelak mereka akan bersumpah kepadamu dengan nama Allah, apabila kamu kembali kepada mereka, supaya kamu berpaling dari mereka [655]. Maka berpalinglah dari mereka; karena sesungguhnya mereka itu adalah najis dan tempat mereka jahannam; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. [655] Maksudnya: tidak mencela mereka. |
||
|
ÙŠÙŽØÙ’Ù„ÙÙÙونَ Ù„ÙŽÙƒÙمْ Ù„ÙØªÙŽØ±Ù’ضَوْاْ عَنْهÙمْ ÙÙŽØ¥ÙÙ†
تَرْضَوْاْ عَنْهÙمْ ÙÙŽØ¥Ùنَّ اللّهَ لاَ يَرْضَى عَن٠الْقَوْم٠الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
96. Mereka akan bersumpah kepadamu, agar kamu ridha kepada mereka. Tetapi jika sekiranya kamu ridha kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak ridha kepada orang-orang yang fasik itu. |
||
|
الأَعْرَاب٠أَشَدّ٠كÙÙْراً ÙˆÙŽÙ†ÙÙَاقاً وَأَجْدَر٠أَلاَّ يَعْلَمÙواْ
ØÙدÙودَ مَا أَنزَلَ اللّه٠عَلَى رَسÙولÙه٠وَاللّه٠عَلÙيمٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
97. Orang-orang Arab Badwi itu [656], lebih sangat kekafiran dan kemunafikannya, dan lebih wajar tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya. Dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. [656] orang-orang Badwi ialah orang-orang Arab yang berdiam di padang pasir yang hidupnya selalu berpindah-pindah. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ
الأَعْرَاب٠مَن ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ù مَا ÙŠÙÙ†ÙÙق٠مَغْرَماً وَيَتَرَبَّص٠بÙÙƒÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø¯Ù‘ÙŽÙˆÙŽØ§Ø¦ÙØ±ÙŽ
عَلَيْهÙمْ Ø¯ÙŽØ¢Ø¦ÙØ±ÙŽØ©Ù السَّوْء٠وَاللّه٠سَمÙيعٌ عَلÙيمٌ
98. Di antara orang-orang Arab Badwi itu ada orang yang memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah), sebagi suatu kerugian, dan dia menanti-nanti marabahaya menimpamu, merekalah yang akan ditimpa marabahaya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ
الأَعْرَاب٠مَن ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù ÙˆÙŽÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ù
مَا ÙŠÙÙ†ÙÙÙ‚Ù Ù‚ÙØ±Ùبَات٠عÙندَ اللّه٠وَصَلَوَات٠الرَّسÙول٠أَلا Ø¥Ùنَّهَا Ù‚ÙØ±Ù’بَةٌ
لَّهÙمْ Ø³ÙŽÙŠÙØ¯Ù’Ø®ÙÙ„ÙÙ‡Ùم٠اللّه٠ÙÙÙŠ رَØÙ’مَتÙه٠إÙنَّ اللّهَ غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
99. Di antara orang-orang Arab Badwi itu ada orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) itu, sebagai jalan untuk mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh do'a Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukan mereka kedalam rahmat (surga)Nya; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
وَالسَّابÙÙ‚Ùونَ الأَوَّلÙونَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْمÙÙ‡ÙŽØ§Ø¬ÙØ±Ùينَ وَالأَنصَار٠وَالَّذÙينَ
اتَّبَعÙوهÙÙ… Ø¨ÙØ¥ÙØÙ’سَان٠رَّضÙÙŠÙŽ اللّه٠عَنْهÙمْ وَرَضÙواْ عَنْه٠وَأَعَدَّ
Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ جَنَّات٠تَجْرÙÙŠ تَØÙ’تَهَا Ø§Ù„Ø£ÙŽÙ†Ù’Ù‡ÙŽØ§Ø±Ù Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ ÙÙيهَا أَبَداً
ذَلÙÙƒÙŽ الْÙَوْز٠الْعَظÙيمÙ
100. Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama- lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…Ùمَّنْ ØÙŽÙˆÙ’Ù„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ الأَعْرَابÙ
Ù…ÙنَاÙÙÙ‚Ùونَ ÙˆÙŽÙ…Ùنْ أَهْل٠الْمَدÙينَة٠مَرَدÙواْ عَلَى النّÙÙَاق٠لاَ تَعْلَمÙÙ‡Ùمْ
Ù†ÙŽØÙ’ن٠نَعْلَمÙÙ‡Ùمْ Ø³ÙŽÙ†ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙÙ‡ÙÙ… مَّرَّتَيْن٠ثÙمَّ ÙŠÙØ±ÙŽØ¯Ù‘Ùونَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ عَذَابÙ
عَظÙيمÙ
101. Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu [657] itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar. [657] Maksudnya: orang-orang Badwi yang berdiam di sekitar Madinah. |
||
|
وَآخَرÙونَ اعْتَرَÙÙواْ Ø¨ÙØ°ÙÙ†ÙوبÙÙ‡Ùمْ خَلَطÙواْ عَمَلاً ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹
وَآخَرَ Ø³ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦Ø§Ù‹ عَسَى اللّه٠أَن يَتÙوبَ عَلَيْهÙمْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
102. Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang. |
||
|
Ø®ÙØ°Ù’ Ù…Ùنْ أَمْوَالÙÙ‡Ùمْ صَدَقَةً ØªÙØ·ÙŽÙ‡Ù‘ÙØ±ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØªÙØ²ÙŽÙƒÙ‘ÙيهÙÙ… بÙهَا وَصَلّ٠عَلَيْهÙمْ
Ø¥Ùنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَّهÙمْ وَاللّه٠سَمÙيعٌ عَلÙيمٌ
103. Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan [658] dan mensucikan [659] mereka dan mendo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [658] Maksudnya: zakat itu membersihkan mereka dari kekikiran dan cinta yang berlebih-lebihan kepada harta benda [659] Maksudnya: zakat itu menyuburkan sifat-sifat kebaikan dalam hati mereka dan memperkembangkan harta benda mereka. |
||
|
أَلَمْ يَعْلَمÙواْ
أَنَّ اللّهَ Ù‡ÙÙˆÙŽ يَقْبَل٠التَّوْبَةَ عَنْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙŠÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°Ù الصَّدَقَات٠وَأَنَّ
اللّهَ Ù‡ÙÙˆÙŽ التَّوَّاب٠الرَّØÙيمÙ
104. Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang? |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚Ùل٠اعْمَلÙواْ Ùَسَيَرَى اللّه٠عَمَلَكÙمْ
وَرَسÙولÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ ÙˆÙŽØ³ÙŽØªÙØ±ÙŽØ¯Ù‘Ùونَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ عَالÙم٠الْغَيْب٠وَالشَّهَادَةÙ
ÙÙŽÙŠÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙÙ… بÙمَا ÙƒÙنتÙمْ تَعْمَلÙونَ
105. Dan Katakanlah: â€Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. |
||
|
وَآخَرÙونَ Ù…ÙØ±Ù’جَوْنَ Ù„ÙØ£ÙŽÙ…ْرÙ
اللّه٠إÙمَّا ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ¥Ùمَّا يَتÙوب٠عَلَيْهÙمْ وَاللّه٠عَلÙيمٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
106. Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan sampai ada keputusan Allah; adakalanya Allah akan mengazab mereka dan adakalanya Allah akan menerima taubat mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. |
||
|
وَالَّذÙينَ اتَّخَذÙواْ Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ø§Ù‹ Ø¶ÙØ±ÙŽØ§Ø±Ø§Ù‹ ÙˆÙŽÙƒÙÙْراً وَتَÙْرÙيقاً بَيْنَ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ ÙˆÙŽØ¥ÙØ±Ù’صَاداً لّÙمَنْ ØÙŽØ§Ø±ÙŽØ¨ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡ÙŽ وَرَسÙولَه٠مÙÙ† قَبْلÙ
ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙŠÙŽØÙ’Ù„ÙÙَنَّ Ø¥Ùنْ أَرَدْنَا Ø¥Ùلاَّ الْØÙسْنَى وَاللّه٠يَشْهَد٠إÙنَّهÙمْ Ù„ÙŽÙƒÙŽØ§Ø°ÙØ¨Ùونَ
107. Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mu'min), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mu'min serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu [660]. Mereka Sesungguhnya bersumpah: â€Kami tidak menghendaki selain kebaikan.†Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya). [660] Yang dimaksudkan dengan orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu ialah seorang pendeta Nasrani bernama Abu 'Amir, yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya dari Syiria untuk bersembahyang di masjid yang mereka dirikan itu, serta membawa tentara Romawi yang akan memerangi kaum muslimin. Akan tetapi kedatangan Abu 'Amir ini tidak jadi karena ia mati di Syiria. Dan masjid yang didirikan kaum munafik itu diruntuhkan atas perintah Rasulullah s.a.w. berkenaan dengan wahyu yang diterimanya sesudah kembali dari perang Tabuk. |
||
|
لاَ تَقÙمْ ÙÙيه٠أَبَداً Ù„Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯ÙŒ Ø£ÙØ³Ù‘ÙØ³ÙŽ Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙ‰ التَّقْوَى Ù…Ùنْ أَوَّلÙ
يَوْم٠أَØÙŽÙ‚ّ٠أَن تَقÙومَ ÙÙيه٠ÙÙÙŠÙ‡Ù Ø±ÙØ¬ÙŽØ§Ù„ÙŒ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ùونَ Ø£ÙŽÙ† يَتَطَهَّرÙواْ
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ·Ù‘ÙŽÙ‡Ù‘ÙØ±Ùينَ
108. Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguh- nya mesjid yang didirikan atas dasar taqwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih. |
||
|
Ø£ÙŽÙَمَنْ أَسَّسَ بÙنْيَانَهÙ
عَلَى تَقْوَى Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ±ÙØ¶Ù’وَان٠خَيْرٌ Ø£ÙŽÙ… مَّنْ أَسَّسَ بÙنْيَانَهÙ
عَلَىَ Ø´ÙŽÙَا Ø¬ÙØ±ÙÙ٠هَار٠Ùَانْهَارَ بÙÙ‡Ù ÙÙÙŠ نَار٠جَهَنَّمَ وَاللّه٠لاَ يَهْدÙÙŠ
الْقَوْمَ الظَّالÙÙ…Ùينَ
109. Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang- orang yang zalim. |
||
|
لاَ يَزَال٠بÙنْيَانÙÙ‡Ùم٠الَّذÙÙŠ بَنَوْاْ رÙيبَةً
ÙÙÙŠ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùلاَّ Ø£ÙŽÙ† تَقَطَّعَ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ وَاللّه٠عَلÙيمٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
110. Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali bila hati mereka itu telah hancur [661]. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. [661] Maksudnya: Bila perasaan mereka telah lenyap. Ada pula yang menafsirkan bila mereka tidak dapat taubat lagi. |
||
|
Ø¥Ùنَّ اللّهَ اشْتَرَى Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ وَأَمْوَالَهÙÙ…
Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùم٠الجَنَّةَ ÙŠÙقَاتÙÙ„Ùونَ ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠ÙَيَقْتÙÙ„Ùونَ
ÙˆÙŽÙŠÙقْتَلÙونَ وَعْداً عَلَيْه٠ØÙŽÙ‚ّاً ÙÙÙŠ التَّوْرَاة٠وَالإÙنجÙيلÙ
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آن٠وَمَنْ أَوْÙÙŽÙ‰ Ø¨ÙØ¹ÙŽÙ‡Ù’دÙÙ‡Ù Ù…ÙÙ†ÙŽ اللّه٠ÙÙŽØ§Ø³Ù’ØªÙŽØ¨Ù’Ø´ÙØ±Ùواْ
Ø¨ÙØ¨ÙŽÙŠÙ’عÙÙƒÙم٠الَّذÙÙŠ بَايَعْتÙÙ… بÙه٠وَذَلÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙˆÙŽ الْÙَوْز٠الْعَظÙيمÙ
111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. |
||
|
Ø§Ù„ØªÙ‘ÙŽØ§Ø¦ÙØ¨Ùونَ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙŽØ§Ø¨ÙØ¯Ùونَ الْØÙŽØ§Ù…ÙØ¯Ùونَ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽØ§Ø¦ÙØÙونَ
Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙŽØ§ÙƒÙØ¹Ùونَ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽØ§Ø¬ÙØ¯ÙˆÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø¢Ù…ÙØ±Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„ْمَعْرÙÙˆÙÙ
وَالنَّاهÙونَ عَن٠الْمÙنكَر٠وَالْØÙŽØ§ÙÙØ¸Ùونَ Ù„ÙØÙØ¯Ùود٠اللّهÙ
ÙˆÙŽØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
112. Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat [662], yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mu'min itu. [662] Maksudnya: melawat untuk mencari ilmu pengetahuan atau berjihad. Ada pula yang menafsirkan dengan orang yang berpuasa. |
||
|
مَا كَانَ Ù„ÙلنَّبÙيّ٠وَالَّذÙينَ آمَنÙواْ Ø£ÙŽÙ†
يَسْتَغْÙÙØ±Ùواْ Ù„ÙÙ„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ وَلَوْ كَانÙواْ Ø£ÙوْلÙÙŠ Ù‚ÙØ±Ù’بَى Ù…ÙÙ† بَعْدÙ
مَا تَبَيَّنَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَنَّهÙمْ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù الْجَØÙيمÙ
113. Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam. |
||
|
وَمَا كَانَ
Ø§Ø³Ù’ØªÙØºÙ’ÙÙŽØ§Ø±Ù Ø¥ÙØ¨Ù’رَاهÙيمَ Ù„ÙØ£ÙŽØ¨Ùيه٠إÙلاَّ عَن Ù…Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ø¹ÙØ¯ÙŽØ©Ù وَعَدَهَا Ø¥ÙيَّاهÙ
Ùَلَمَّا تَبَيَّنَ لَه٠أَنَّه٠عَدÙوٌّ Ù„Ùلّه٠تَبَرَّأَ Ù…Ùنْه٠إÙنَّ Ø¥ÙØ¨Ù’رَاهÙيمَ لأوَّاهٌ ØÙŽÙ„Ùيمٌ
114. Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka, tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri dari padanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun. |
||
|
وَمَا كَانَ اللّه٠لÙÙŠÙØ¶Ùلَّ قَوْماً بَعْدَ Ø¥ÙØ°Ù’ هَدَاهÙمْ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰
ÙŠÙØ¨ÙŽÙŠÙ‘ÙÙ†ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مَّا يَتَّقÙونَ Ø¥Ùنَّ اللّهَ بÙÙƒÙلّ٠شَيْء٠عَلÙيمٌ
115. Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan [663] suatu kaum, sesudah Allah memberi petunjuk kepada mereka sehingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi [664]. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [663] Lihat not 34. [664] Maksudnya: seseorang hamba tidak akan diazab oleh Allah semata-mata karena kesesatannya, kecuali jika hamba itu melanggar perintah-perintah yang sudah dijelaskan. |
||
|
Ø¥Ùنَّ اللّهَ
Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙÙ„Ù’ÙƒÙ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ§ÙˆÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù ÙŠÙØÙ’ÙŠÙـي ÙˆÙŽÙŠÙÙ…Ùيت٠وَمَا Ù„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙÙ†
دÙون٠اللّه٠مÙÙ† ÙˆÙŽÙ„Ùيّ٠وَلاَ نَصÙيرÙ
116. Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah. |
||
|
لَقَد تَّابَ الله عَلَى
النَّبÙيّ٠وَالْمÙÙ‡ÙŽØ§Ø¬ÙØ±Ùينَ وَالأَنصَار٠الَّذÙينَ اتَّبَعÙوه٠ÙÙÙŠ
Ø³ÙŽØ§Ø¹ÙŽØ©Ù Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ³Ù’رَة٠مÙÙ† بَعْد٠مَا كَادَ يَزÙيغ٠قÙÙ„Ùوب٠ÙَرÙيقÙ
مّÙنْهÙمْ Ø«Ùمَّ تَابَ عَلَيْهÙمْ Ø¥Ùنَّه٠بÙÙ‡Ùمْ رَؤÙÙˆÙÙŒ رَّØÙيمٌ
117. Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka, |
||
|
وَعَلَى الثَّلاَثَة٠الَّذÙينَ Ø®ÙلّÙÙÙواْ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ ضَاقَتْ عَلَيْهÙم٠الأَرْضÙ
بÙمَا رَØÙبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهÙمْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ وَظَنّÙواْ Ø£ÙŽÙ† لاَّ مَلْجَأَ
Ù…ÙÙ†ÙŽ اللّه٠إÙلاَّ Ø¥Ùلَيْه٠ثÙمَّ تَابَ عَلَيْهÙمْ Ù„ÙيَتÙوبÙواْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ Ù‡ÙÙˆÙŽ التَّوَّابÙ
الرَّØÙيمÙ
118. dan terhadap tiga orang [665] yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. [665] Yaitu Ka'ab bin Malik, Hilal bin Umayyah dan Mararah bin Rabi'. Mereka disalahkan karena tidak ikut berperang. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ اتَّقÙواْ اللّهَ ÙˆÙŽÙƒÙونÙواْ مَعَ
الصَّادÙÙ‚Ùينَ
119. Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. |
||
|
مَا كَانَ Ù„ÙØ£ÙŽÙ‡Ù’ل٠الْمَدÙينَة٠وَمَنْ ØÙŽÙˆÙ’Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ…
مّÙÙ†ÙŽ الأَعْرَاب٠أَن يَتَخَلَّÙÙواْ عَن رَّسÙول٠اللّه٠وَلاَ يَرْغَبÙواْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ
عَن نَّÙْسÙه٠ذَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ لاَ ÙŠÙØµÙيبÙÙ‡Ùمْ ظَمَأٌ وَلاَ نَصَبٌ
وَلاَ مَخْمَصَةٌ ÙÙÙŠ سَبÙيل٠اللّه٠وَلاَ يَطَؤÙونَ Ù…ÙŽÙˆÙ’Ø·ÙØ¦Ø§Ù‹ يَغÙيظÙ
الْكÙÙَّارَ وَلاَ يَنَالÙونَ Ù…Ùنْ عَدÙوّ٠نَّيْلاً Ø¥Ùلاَّ ÙƒÙØªÙبَ Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ…
بÙه٠عَمَلٌ ØµÙŽØ§Ù„ÙØÙŒ Ø¥Ùنَّ اللّهَ لاَ ÙŠÙØ¶Ùيع٠أَجْرَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ
120. Tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badwi yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada mencintai diri Rasul. Yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik, |
||
|
وَلاَ ÙŠÙÙ†ÙÙÙ‚Ùونَ Ù†ÙŽÙَقَةً صَغÙيرَةً وَلاَ كَبÙيرَةً وَلاَ يَقْطَعÙونَ
وَادÙياً Ø¥Ùلاَّ ÙƒÙØªÙبَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ù„ÙيَجْزÙÙŠÙŽÙ‡Ùم٠اللّه٠أَØÙ’سَنَ مَا كَانÙواْ
يَعْمَلÙونَ
121. dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. |
||
|
وَمَا كَانَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ù„ÙÙŠÙŽÙ†ÙÙØ±Ùواْ ÙƒÙŽØ¢Ùَّةً
Ùَلَوْلاَ Ù†ÙŽÙَرَ Ù…ÙÙ† ÙƒÙلّ٠ÙÙØ±Ù’قَة٠مّÙنْهÙمْ طَآئÙÙَةٌ لّÙيَتَÙَقَّهÙواْ ÙÙÙŠ الدّÙينÙ
ÙˆÙŽÙ„ÙÙŠÙÙ†Ø°ÙØ±Ùواْ قَوْمَهÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ رَجَعÙواْ Ø¥ÙلَيْهÙمْ لَعَلَّهÙمْ ÙŠÙŽØÙ’ذَرÙونَ
122. Tidak sepatutnya bagi mu'minin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ قَاتÙÙ„Ùواْ الَّذÙينَ ÙŠÙŽÙ„ÙونَكÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ الْكÙÙَّارÙ
ÙˆÙŽÙ„Ù’ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùواْ ÙÙيكÙمْ غÙلْظَةً وَاعْلَمÙواْ أَنَّ اللّهَ مَعَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
123. Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ مَا Ø£ÙنزÙلَتْ سÙورَةٌ ÙÙŽÙ…ÙنْهÙÙ… مَّن ÙŠÙŽÙ‚Ùول٠أَيّÙÙƒÙمْ زَادَتْه٠هَـذÙÙ‡Ù
Ø¥Ùيمَاناً Ùَأَمَّا الَّذÙينَ آمَنÙواْ ÙَزَادَتْهÙمْ Ø¥Ùيمَاناً ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ ÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽØ¨Ù’Ø´ÙØ±Ùونَ
124. Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata: â€Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turannya) surat ini?†Adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya, dan mereka merasa gembira. |
||
|
وَأَمَّا الَّذÙينَ ÙÙÙŠ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡ÙÙ… مَّرَضٌ ÙَزَادَتْهÙمْ Ø±ÙØ¬Ù’ساً
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø±ÙØ¬Ù’سÙÙ‡Ùمْ وَمَاتÙواْ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ كَاÙÙØ±Ùونَ
125. Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit [666], maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir. [666] Maksudnya penyakin bathiniyah seperti kekafiran, kemunafikan, keragua-raguan dan sebagainya. |
||
|
أَوَلاَ يَرَوْنَ
أَنَّهÙمْ ÙŠÙÙْتَنÙونَ ÙÙÙŠ ÙƒÙلّ٠عَام٠مَّرَّةً أَوْ مَرَّتَيْن٠ثÙمَّ
لاَ يَتÙوبÙونَ وَلاَ Ù‡Ùمْ يَذَّكَّرÙونَ
126. Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji [667] sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran? [667] Yang dimaksud dengan ujian disini ialah: musibah-musibah yang menimpa mereka seperti terbukanya rahasia tipu daya mereka, pengkhianatan mereka dan sifat mereka menyalahi janji. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ مَا Ø£ÙنزÙلَتْ
سÙورَةٌ نَّظَرَ بَعْضÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ بَعْض٠هَلْ يَرَاكÙÙ… مّÙنْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ù
Ø«Ùمَّ انصَرَÙÙواْ صَرَÙÙŽ اللّه٠قÙÙ„ÙوبَهÙÙ… Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ قَوْمٌ لاَّ ÙŠÙŽÙْقَهÙون
127. Dan apabila diturunkan satu surat, sebagian mereka memandang kepada yang lain (sambil berkata): â€Adakah seorang dari (orang-orang muslimin) yang melihat kamu?†Sesudah itu merekapun pergi. Allah telah memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak mengerti. |
||
|
لَقَدْ جَاءكÙمْ رَسÙولٌ مّÙنْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙƒÙمْ عَزÙيزٌ
عَلَيْه٠مَا Ø¹ÙŽÙ†ÙØªÙ‘Ùمْ ØÙŽØ±Ùيصٌ عَلَيْكÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
رَؤÙÙˆÙÙŒ رَّØÙيمٌ
128. Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. |
||
|
ÙÙŽØ¥ÙÙ† تَوَلَّوْاْ ÙÙŽÙ‚Ùلْ ØÙŽØ³Ù’بÙÙŠÙŽ اللّه٠لا Ø¥Ùلَـهَ
Ø¥Ùلاَّ Ù‡ÙÙˆÙŽ عَلَيْه٠تَوَكَّلْت٠وَهÙÙˆÙŽ رَبّ٠الْعَرْش٠الْعَظÙيمÙ
129. Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: â€Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agungâ€. |
||







