Modul Al. Quran
| 7 | Al Araf | الأعرا٠|
|---|---|---|
|
المص
1. Alif laam mim shaad [527]. [527] Lihat not 10. |
||
|
ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŒ Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥Ùلَيْكَ Ùَلاَ ÙŠÙŽÙƒÙÙ† ÙÙÙŠ صَدْرÙÙƒÙŽ ØÙŽØ±ÙŽØ¬ÙŒ مّÙنْهÙ
Ù„ÙØªÙÙ†Ø°ÙØ±ÙŽ Ø¨Ùه٠وَذÙكْرَى Ù„ÙÙ„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
2. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. |
||
|
Ø§ØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùواْ مَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥ÙلَيْكÙÙ…
مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ وَلاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùواْ Ù…ÙÙ† دÙونÙه٠أَوْلÙيَاء Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً مَّا تَذَكَّرÙونَ
3. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya [528]. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). [528] Maksudnya: pemimpin-pemimpin yang membawamu kepada kesesatan. |
||
|
ÙˆÙŽÙƒÙŽÙ… مّÙÙ† قَرْيَة٠أَهْلَكْنَاهَا Ùَجَاءهَا بَأْسÙنَا بَيَاتاً أَوْ Ù‡Ùمْ قَآئÙÙ„Ùونَ
4. Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari. |
||
|
Ùَمَا كَانَ دَعْوَاهÙمْ Ø¥ÙØ°Ù’ جَاءهÙمْ بَأْسÙنَا Ø¥Ùلاَّ Ø£ÙŽÙ† قَالÙواْ Ø¥Ùنَّا ÙƒÙنَّا
ظَالÙÙ…Ùينَ
5. Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan: â€Sesungguhnya kami adalah orang- orang yang zalimâ€. |
||
|
Ùَلَنَسْأَلَنَّ الَّذÙينَ Ø£ÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ Ø¥ÙلَيْهÙمْ وَلَنَسْأَلَنَّ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ±Ù’سَلÙينَ
6. Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami), |
||
|
ÙÙŽÙ„ÙŽÙ†ÙŽÙ‚ÙØµÙ‘َنَّ عَلَيْهÙÙ… Ø¨ÙØ¹Ùلْم٠وَمَا ÙƒÙنَّا ØºÙŽØ¢Ø¦ÙØ¨Ùينَ
7. maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka). |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙˆÙŽØ²Ù’Ù†Ù ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽØ¦ÙØ°Ù الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† ثَقÙلَتْ مَوَازÙينÙÙ‡Ù ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙ…Ù
الْمÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
8. Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang- orang yang beruntung. |
||
|
وَمَنْ خَÙَّتْ مَوَازÙينÙÙ‡Ù ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ الَّذÙينَ Ø®ÙŽØ³ÙØ±Ùواْ
Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡ÙÙ… بÙمَا كَانÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا ÙŠÙØ¸Ù’Ù„ÙÙ…Ùونَ
9. Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang- orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. |
||
|
وَلَقَدْ مَكَّنَّاكÙمْ
ÙÙÙŠ الأَرْض٠وَجَعَلْنَا Ù„ÙŽÙƒÙمْ ÙÙيهَا Ù…ÙŽØ¹ÙŽØ§ÙŠÙØ´ÙŽ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً مَّا ØªÙŽØ´Ù’ÙƒÙØ±Ùونَ
10. Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. |
||
|
وَلَقَدْ خَلَقْنَاكÙمْ Ø«Ùمَّ صَوَّرْنَاكÙمْ Ø«Ùمَّ Ù‚Ùلْنَا Ù„ÙلْمَلآئÙÙƒÙŽØ©Ù Ø§Ø³Ù’Ø¬ÙØ¯Ùواْ
لآدَمَ ÙَسَجَدÙواْ Ø¥Ùلاَّ Ø¥ÙØ¨Ù’Ù„Ùيسَ لَمْ ÙŠÙŽÙƒÙÙ† مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽØ§Ø¬ÙØ¯Ùينَ
11. Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: â€Bersujudlah kamu kepada Adamâ€, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. |
||
|
قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلاَّ ØªÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯ÙŽ Ø¥ÙØ°Ù’ أَمَرْتÙÙƒÙŽ قَالَ أَنَاْ خَيْرٌ مّÙنْه٠خَلَقْتَنÙÙŠ Ù…ÙÙ† نَّارÙ
وَخَلَقْتَه٠مÙÙ† Ø·ÙينÙ
12. Allah berfirman: â€Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?†Menjawab iblis â€Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanahâ€. |
||
|
قَالَ ÙÙŽØ§Ù‡Ù’Ø¨ÙØ·Ù’ Ù…Ùنْهَا Ùَمَا ÙŠÙŽÙƒÙون٠لَكَ Ø£ÙŽÙ† تَتَكَبَّرَ
ÙÙيهَا ÙÙŽØ§Ø®Ù’Ø±ÙØ¬Ù’ Ø¥Ùنَّكَ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§ØºÙØ±Ùينَ
13. Allah berfirman: â€Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hinaâ€. |
||
|
قَالَ Ø£ÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ù’Ù†ÙÙŠ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙØ¨Ù’عَثÙونَ
14. Iblis menjawab: â€Beri tangguhlah saya [529] sampai waktu mereka dibangkitkanâ€. [529] Maksudnya: janganlah saya dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya. |
||
|
قَالَ Ø¥Ùنَّكَ Ù…ÙÙ†ÙŽ المÙنظَرÙينَ
15. Allah berfirman: â€Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.†|
||
|
قَالَ ÙَبÙمَا أَغْوَيْتَنÙÙŠ Ù„Ø£ÙŽÙ‚Ù’Ø¹ÙØ¯ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ
ØµÙØ±ÙŽØ§Ø·ÙŽÙƒÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ³Ù’تَقÙيمَ
16. Iblis menjawab: â€Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, |
||
|
Ø«Ùمَّ لآتÙيَنَّهÙÙ… مّÙÙ† بَيْن٠أَيْدÙيهÙمْ ÙˆÙŽÙ…Ùنْ خَلْÙÙÙ‡Ùمْ
وَعَنْ أَيْمَانÙÙ‡Ùمْ وَعَن شَمَآئÙÙ„ÙÙ‡Ùمْ وَلاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ù أَكْثَرَهÙمْ Ø´ÙŽØ§ÙƒÙØ±Ùينَ
17. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men- dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta'at). |
||
|
قَالَ
Ø§Ø®Ù’Ø±ÙØ¬Ù’ Ù…Ùنْهَا مَذْؤÙوماً مَّدْØÙوراً لَّمَن ØªÙŽØ¨ÙØ¹ÙŽÙƒÙŽ Ù…ÙنْهÙمْ لأَمْلأنَّ جَهَنَّمَ Ù…ÙنكÙمْ
أَجْمَعÙينَ
18. Allah berfirman: â€Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanyaâ€. |
||
|
وَيَا آدَم٠اسْكÙنْ أَنتَ وَزَوْجÙÙƒÙŽ الْجَنَّةَ ÙÙŽÙƒÙلاَ Ù…Ùنْ ØÙŽÙŠÙ’Ø«Ù
Ø´ÙØ¦Ù’تÙمَا وَلاَ تَقْرَبَا هَـذÙه٠الشَّجَرَةَ ÙَتَكÙونَا Ù…ÙÙ†ÙŽ الظَّالÙÙ…Ùينَ
19. (Dan Allah berfirman): â€Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.†|
||
|
Ùَوَسْوَسَ
Ù„ÙŽÙ‡Ùمَا الشَّيْطَان٠لÙÙŠÙØ¨Ù’دÙÙŠÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمَا مَا ÙˆÙورÙÙŠÙŽ عَنْهÙمَا Ù…ÙÙ† سَوْءَاتÙÙ‡Ùمَا وَقَالَ
مَا نَهَاكÙمَا رَبّÙÙƒÙمَا عَنْ هَـذÙه٠الشَّجَرَة٠إÙلاَّ Ø£ÙŽÙ† تَكÙونَا مَلَكَيْن٠أَوْ تَكÙونَا
Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ
20. Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: â€Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)â€. |
||
|
وَقَاسَمَهÙمَا Ø¥ÙنّÙÙŠ Ù„ÙŽÙƒÙمَا Ù„ÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§ØµÙØÙينَ
21. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. â€Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berduaâ€, |
||
|
ÙَدَلاَّهÙمَا Ø¨ÙØºÙرÙور٠Ùَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمَا سَوْءَاتÙÙ‡Ùمَا ÙˆÙŽØ·ÙŽÙÙقَا
يَخْصÙÙَان٠عَلَيْهÙمَا Ù…ÙÙ† وَرَق٠الْجَنَّة٠وَنَادَاهÙمَا رَبّÙÙ‡Ùمَا أَلَمْ أَنْهَكÙمَا
عَن تÙلْكÙمَا الشَّجَرَة٠وَأَقÙÙ„ لَّكÙمَا Ø¥Ùنَّ الشَّيْطَآنَ Ù„ÙŽÙƒÙمَا عَدÙوٌّ Ù…Ù‘ÙØ¨Ùينٌ
22. maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: â€Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: â€Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?†|
||
|
قَالاَ رَبَّنَا ظَلَمْنَا Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ†ÙŽØ§ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† لَّمْ تَغْÙÙØ±Ù’ لَنَا وَتَرْØÙŽÙ…ْنَا Ù„ÙŽÙ†ÙŽÙƒÙونَنَّ Ù…ÙÙ†ÙŽ
Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
23. Keduanya berkata: â€Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. |
||
|
قَالَ Ø§Ù‡Ù’Ø¨ÙØ·Ùواْ بَعْضÙÙƒÙمْ Ù„ÙØ¨ÙŽØ¹Ù’ض٠عَدÙوٌّ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙƒÙمْ ÙÙÙŠ
Ø§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù Ù…ÙØ³Ù’تَقَرٌّ وَمَتَاعٌ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ØÙينÙ
24. Allah berfirman: â€Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukanâ€. |
||
|
قَالَ ÙÙيهَا تَØÙ’يَوْنَ ÙˆÙŽÙÙيهَا
تَمÙوتÙونَ ÙˆÙŽÙ…Ùنْهَا ØªÙØ®Ù’رَجÙونَ
25. Allah berfirman: â€Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. |
||
|
يَا بَنÙÙŠ آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكÙمْ Ù„ÙØ¨ÙŽØ§Ø³Ø§Ù‹
ÙŠÙوَارÙÙŠ سَوْءَاتÙÙƒÙمْ وَرÙيشاً ÙˆÙŽÙ„ÙØ¨ÙŽØ§Ø³Ù التَّقْوَىَ ذَلÙÙƒÙŽ خَيْرٌ ذَلÙÙƒÙŽ Ù…Ùنْ
آيَات٠اللّه٠لَعَلَّهÙمْ يَذَّكَّرÙونَ
26. Hai anak Adam [530], sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup 'auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa [531] itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. [530] Maksudnya ialah: umat manusia [531] Maksudnya ialah: selalu bertakwa kepada Allah. |
||
|
يَا بَنÙÙŠ آدَمَ لاَ ÙŠÙŽÙْتÙنَنَّكÙÙ…Ù
الشَّيْطَان٠كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙŽÙ†Ù‘ÙŽØ©Ù ÙŠÙŽÙ†Ø²ÙØ¹Ù عَنْهÙمَا Ù„ÙØ¨ÙŽØ§Ø³ÙŽÙ‡Ùمَا
Ù„ÙÙŠÙØ±ÙÙŠÙŽÙ‡Ùمَا سَوْءَاتÙÙ‡Ùمَا Ø¥Ùنَّه٠يَرَاكÙمْ Ù‡ÙÙˆÙŽ وَقَبÙيلÙÙ‡Ù Ù…Ùنْ ØÙŽÙŠÙ’ث٠لاَ تَرَوْنَهÙمْ
Ø¥Ùنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطÙينَ أَوْلÙيَاء Ù„ÙلَّذÙينَ لاَ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin- pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ ÙَعَلÙواْ
ÙَاØÙشَةً قَالÙواْ وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءنَا وَاللّه٠أَمَرَنَا بÙهَا Ù‚Ùلْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ
لاَ ÙŠÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ÙÙŽØÙ’شَاء أَتَقÙولÙونَ عَلَى اللّه٠مَا لاَ تَعْلَمÙونَ
28. Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji [532], mereka berkata: â€Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.†Katakanlah: â€Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji.†Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui? [532] Seperti: syirik, thawaf telanjang di sekeliling Ka'bah dan sebagainya. |
||
|
Ù‚Ùلْ
أَمَرَ رَبّÙÙŠ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù‚ÙØ³Ù’Ø·Ù ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ‚ÙيمÙواْ ÙˆÙØ¬ÙوهَكÙمْ عÙندَ ÙƒÙÙ„Ù‘Ù Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù
وَادْعÙÙˆÙ‡Ù Ù…ÙØ®Ù’Ù„ÙØµÙينَ لَه٠الدّÙينَ كَمَا بَدَأَكÙمْ تَعÙودÙونَ
29. Katakanlah: â€Tuhanku menyuruh menjalankan keadilanâ€. Dan (kata- kanlah): â€Luruskanlah muka (diri)mu [533] di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan keta'atanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepadaNya)â€. [533] Maksudnya: tumpahkanlah perhatianmu kepada sembahyang itu dan pusatkanlah perhatianmu semata-mata kepada Allah. |
||
|
ÙَرÙيقاً
هَدَى ÙˆÙŽÙَرÙيقاً ØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽ عَلَيْهÙم٠الضَّلاَلَة٠إÙنَّهÙم٠اتَّخَذÙوا الشَّيَاطÙينَ
أَوْلÙيَاء Ù…ÙÙ† دÙون٠اللّه٠وَيَØÙ’سَبÙونَ أَنَّهÙÙ… مّÙهْتَدÙونَ
30. Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk. |
||
|
يَا بَنÙÙŠ آدَمَ Ø®ÙØ°Ùواْ زÙينَتَكÙمْ عÙندَ ÙƒÙÙ„Ù‘Ù Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù وكÙÙ„Ùواْ وَاشْرَبÙواْ
وَلاَ ØªÙØ³Ù’رÙÙÙواْ Ø¥Ùنَّه٠لاَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ³Ù’رÙÙÙينَ
31. Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid [534], makan dan minumlah, dan janganlah berlebih- lebihan [535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. [534] Maksudnya: tiap-tiap akan mengerjakan sembahyang atau thawaf keliling Ka'bah atau ibadat-ibadat yang lain. [535] Maksudnya: janganlah melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh dan jangan pula melampaui batas-batas makanan yang dihalalkan. |
||
|
Ù‚Ùلْ مَنْ ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ زÙينَةَ اللّهÙ
الَّتÙÙŠÙŽ أَخْرَجَ Ù„ÙØ¹ÙبَادÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ²Ù’Ù‚Ù Ù‚Ùلْ Ù‡ÙÙŠ Ù„ÙلَّذÙينَ آمَنÙواْ
ÙÙÙŠ الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØµÙŽØ©Ù‹ يَوْمَ الْقÙيَامَة٠كَذَلÙÙƒÙŽ Ù†ÙÙَصّÙل٠الآيَاتÙ
Ù„Ùقَوْم٠يَعْلَمÙونَ
32. Katakanlah: â€Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?†Katakanlah: â€Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat [536].†Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. [536] Maksudnya: perhiasan-perhiasan dari Allah dan makanan yang baik itu dapat dinikmati di dunia ini oleh orang-orang yang beriman dan orang-orang yang tidak beriman, sedang di akhirat nanti adalah semata-mata untuk orang-orang yang beriman saja. |
||
|
Ù‚Ùلْ Ø¥Ùنَّمَا ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ رَبّÙÙŠÙŽ الْÙَوَاØÙØ´ÙŽ مَا ظَهَرَ Ù…Ùنْهَا وَمَا
بَطَنَ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø¥ÙØ«Ù’Ù…ÙŽ وَالْبَغْيَ Ø¨ÙØºÙŽÙŠÙ’ر٠الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ† ØªÙØ´Ù’رÙÙƒÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠مَا لَمْ ÙŠÙنَزّÙلْ بÙÙ‡Ù
سÙلْطَاناً ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ† تَقÙولÙواْ عَلَى اللّه٠مَا لاَ تَعْلَمÙونَ
33. Katakanlah: â€Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.†|
||
|
ÙˆÙŽÙ„ÙÙƒÙلّ٠أÙمَّة٠أَجَلٌ
ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاء أَجَلÙÙ‡Ùمْ لاَ ÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ±Ùونَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدÙÙ…Ùونَ
34. Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu [537]; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. [537] Maksudnya: tiap-tiap bangsa mempunyai batas waktu kejayaan atau keruntuhan. |
||
|
يَا بَنÙÙŠ آدَمَ Ø¥Ùمَّا يَأْتÙيَنَّكÙمْ Ø±ÙØ³ÙÙ„ÙŒ مّÙنكÙمْ ÙŠÙŽÙ‚ÙØµÙ‘Ùونَ عَلَيْكÙمْ آيَاتÙÙŠ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ†Ù
اتَّقَى وَأَصْلَØÙŽ Ùَلاَ خَوْÙÙŒ عَلَيْهÙمْ وَلاَ Ù‡Ùمْ ÙŠÙŽØÙ’زَنÙونَ
35. Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran ter- hadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. |
||
|
وَالَّذÙينَ
كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا وَاسْتَكْبَرÙواْ عَنْهَا Ø£ÙوْلَـَئÙÙƒÙŽ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù النَّار٠هÙمْ
ÙÙيهَا Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùونَ
36. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. |
||
|
Ùَمَنْ أَظْلَم٠مÙمَّن٠اÙْتَرَى عَلَى Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ø§Ù‹ أَوْ كَذَّبَ
Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙه٠أÙوْلَـئÙÙƒÙŽ يَنَالÙÙ‡Ùمْ نَصÙيبÙÙ‡ÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاءتْهÙمْ
Ø±ÙØ³ÙÙ„Ùنَا يَتَوَÙَّوْنَهÙمْ قَالÙواْ أَيْنَ مَا ÙƒÙنتÙمْ تَدْعÙونَ Ù…ÙÙ† دÙون٠اللّهÙ
قَالÙواْ ضَلّÙواْ عَنَّا ÙˆÙŽØ´ÙŽÙ‡ÙØ¯Ùواْ عَلَى Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ أَنَّهÙمْ كَانÙواْ كَاÙÙØ±Ùينَ
37. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya: â€Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?†Orang-orang musyrik itu menjawab: â€Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami,†dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. |
||
|
قَالَ ادْخÙÙ„Ùواْ ÙÙÙŠ Ø£Ùمَم٠قَدْ خَلَتْ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙƒÙÙ… مّÙÙ† الْجÙنّ٠وَالإÙنسÙ
ÙÙÙŠ النَّار٠كÙلَّمَا دَخَلَتْ Ø£Ùمَّةٌ لَّعَنَتْ Ø£ÙØ®Ù’تَهَا ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ ادَّارَكÙواْ ÙÙيهَا
جَمÙيعاً قَالَتْ Ø£ÙØ®Ù’رَاهÙمْ لأÙولاَهÙمْ رَبَّنَا هَـؤÙلاء أَضَلّÙونَا ÙَآتÙÙ‡Ùمْ
عَذَاباً Ø¶ÙØ¹Ù’ÙØ§Ù‹ مّÙÙ†ÙŽ النَّار٠قَالَ Ù„ÙÙƒÙÙ„Ù‘Ù Ø¶ÙØ¹Ù’ÙÙŒ وَلَـكÙÙ† لاَّ تَعْلَمÙونَ
38. Allah berfirman: â€Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian [538] di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu [539]: â€Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari nerakaâ€. Allah berfirman: â€Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahuiâ€. [538] Maksudnya: pengikut-pengikut [539] Maksudnya: pemimpin-pemimpin |
||
|
وَقَالَتْ Ø£ÙولاَهÙمْ Ù„Ø£ÙØ®Ù’رَاهÙمْ Ùَمَا كَانَ Ù„ÙŽÙƒÙمْ عَلَيْنَا Ù…ÙÙ† ÙَضْلÙ
ÙَذÙوقÙواْ الْعَذَابَ بÙمَا ÙƒÙنتÙمْ ØªÙŽÙƒÙ’Ø³ÙØ¨Ùونَ
39. Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian: â€Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikitpun atas kami, maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukanâ€. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ كَذَّبÙواْ
Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا وَاسْتَكْبَرÙواْ عَنْهَا لاَ تÙÙَتَّØÙ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَبْوَاب٠السَّمَاء وَلاَ يَدْخÙÙ„Ùونَ
الْجَنَّةَ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ ÙŠÙŽÙ„ÙØ¬ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙŽÙ…ÙŽÙ„Ù ÙÙÙŠ سَمّ٠الْخÙيَاط٠وَكَذَلÙÙƒÙŽ نَجْزÙÙŠ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¬Ù’رÙÙ…Ùينَ
40. Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit [540] dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum [541]. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. [540] Artinya: do'a dan amal mereka tidak diterima oleh Allah. [541] Artinya: mereka tidak mungkin masuk surga sebagaimana tidak mungkin masuknya unta ke lubang jarum. |
||
|
Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مّÙÙ† جَهَنَّمَ Ù…Ùهَادٌ ÙˆÙŽÙ…ÙÙ† ÙَوْقÙÙ‡Ùمْ غَوَاشÙ
وَكَذَلÙÙƒÙŽ نَجْزÙÙŠ الظَّالÙÙ…Ùينَ
41. Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka) [542]. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim, [542] Maksudnya: mereka terkepung dalam api neraka. |
||
|
وَالَّذÙينَ آمَنÙواْ وَعَمÙÙ„Ùواْ
Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ù„Ø§ÙŽ Ù†ÙكَلّÙÙÙ Ù†ÙŽÙْساً Ø¥Ùلاَّ ÙˆÙØ³Ù’عَهَا Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù
الْجَنَّة٠هÙمْ ÙÙيهَا Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùونَ
42. dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. |
||
|
وَنَزَعْنَا مَا ÙÙÙŠ ØµÙØ¯ÙورÙÙ‡ÙÙ… مّÙنْ غÙلّÙ
تَجْرÙÙŠ Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙÙ‡Ùم٠الأَنْهَار٠وَقَالÙواْ الْØÙŽÙ…ْد٠لÙلّه٠الَّذÙÙŠ هَدَانَا Ù„Ùهَـذَا
وَمَا ÙƒÙنَّا Ù„ÙنَهْتَدÙÙŠÙŽ لَوْلا أَنْ هَدَانَا اللّه٠لَقَدْ جَاءتْ Ø±ÙØ³Ùل٠رَبّÙنَا Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚Ù‘Ù
ÙˆÙŽÙ†ÙودÙواْ Ø£ÙŽÙ† تÙلْكÙم٠الْجَنَّة٠أÙÙˆØ±ÙØ«Ù’تÙÙ…Ùوهَا بÙمَا ÙƒÙنتÙمْ تَعْمَلÙونَ
43. Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: â€Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran.†Dan diserukan kepada mereka: â€ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.†|
||
|
وَنَادَى أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù الْجَنَّة٠أَصْØÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø±Ù Ø£ÙŽÙ† قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبّÙنَا ØÙŽÙ‚ّاً
Ùَهَلْ وَجَدتّÙÙ… مَّا وَعَدَ رَبّÙÙƒÙمْ ØÙŽÙ‚ّاً قَالÙواْ نَعَمْ Ùَأَذَّنَ Ù…ÙØ¤ÙŽØ°Ù‘ÙÙ†ÙŒ بَيْنَهÙمْ Ø£ÙŽÙ†
لَّعْنَة٠اللّه٠عَلَى الظَّالÙÙ…Ùينَ
44. Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada Penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): â€Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?†Mereka (penduduk neraka) menjawab: â€Betulâ€. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: â€Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim, |
||
|
الَّذÙينَ ÙŠÙŽØµÙØ¯Ù‘Ùونَ عَن سَبÙيل٠اللّه٠وَيَبْغÙونَهَا
عÙوَجاً ÙˆÙŽÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù كَاÙÙØ±Ùونَ
45. (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat.†|
||
|
وَبَيْنَهÙمَا ØÙجَابٌ وَعَلَى الأَعْرَاÙÙ
Ø±ÙØ¬ÙŽØ§Ù„ÙŒ يَعْرÙÙÙونَ ÙƒÙلاًّ Ø¨ÙØ³ÙيمَاهÙمْ وَنَادَوْاْ أَصْØÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙŽÙ†Ù‘ÙŽØ©Ù Ø£ÙŽÙ† سَلاَمٌ عَلَيْكÙمْ
لَمْ يَدْخÙÙ„Ùوهَا ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ يَطْمَعÙونَ
46. Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A'raaf [543] itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: â€Salaamun 'alaikum [544]â€. Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya). [543] Al A'raaf artinya: tempat yang tertinggi di antar surga dan neraka. [544] Artinya: mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ ØµÙØ±ÙÙَتْ أَبْصَارÙÙ‡Ùمْ تÙلْقَاء
أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù النَّار٠قَالÙواْ رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْم٠الظَّالÙÙ…Ùينَ
47. Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: â€Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim ituâ€. |
||
|
وَنَادَى أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù
الأَعْرَاÙÙ Ø±ÙØ¬ÙŽØ§Ù„اً يَعْرÙÙÙونَهÙمْ Ø¨ÙØ³ÙيمَاهÙمْ قَالÙواْ مَا أَغْنَى عَنكÙمْ جَمْعÙÙƒÙمْ
وَمَا ÙƒÙنتÙمْ ØªÙŽØ³Ù’ØªÙŽÙƒÙ’Ø¨ÙØ±Ùونَ
48. Dan orang-orang yang di atas A'raaf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda- tandanya dengan mengatakan: â€Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfa'at kepadamu.†|
||
|
أَهَـؤÙلاء الَّذÙينَ أَقْسَمْتÙمْ لاَ يَنَالÙÙ‡ÙÙ…Ù
Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¨ÙØ±ÙŽØÙ’Ù…ÙŽØ©Ù Ø§Ø¯Ù’Ø®ÙÙ„Ùواْ الْجَنَّةَ لاَ خَوْÙÙŒ عَلَيْكÙمْ وَلاَ أَنتÙمْ تَØÙ’زَنÙونَ
49. (Orang-orang di atas A'raaf bertanya kepada penghuni neraka): â€Itukah orang-orang [545] yang kamu telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?â€. (Kepada orang mu'min itu dikatakan): â€Masuklah ke dalam syurga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati.†[545] Maksudnya: penghuni syurga. |
||
|
وَنَادَى أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù النَّار٠أَصْØÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙŽÙ†Ù‘ÙŽØ©Ù Ø£ÙŽÙ†Ù’ Ø£ÙŽÙÙيضÙواْ عَلَيْنَا
Ù…ÙÙ†ÙŽ الْمَاء أَوْ Ù…Ùمَّا رَزَقَكÙم٠اللّه٠قَالÙواْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽÙ‡Ùمَا عَلَى
الْكَاÙÙØ±Ùينَ
50. Dan penghuni neraka menyeru penghuni syurga: †Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamuâ€. Mereka (penghuni surga) menjawab: â€Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, |
||
|
الَّذÙينَ اتَّخَذÙواْ دÙينَهÙمْ لَهْواً ÙˆÙŽÙ„ÙŽØ¹ÙØ¨Ø§Ù‹
وَغَرَّتْهÙم٠الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا Ùَالْيَوْمَ نَنسَاهÙمْ كَمَا نَسÙواْ
Ù„Ùقَاء يَوْمÙÙ‡Ùمْ هَـذَا وَمَا كَانÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا يَجْØÙŽØ¯Ùونَ
51. (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka.†Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. |
||
|
وَلَقَدْ Ø¬ÙØ¦Ù’نَاهÙÙ… بÙÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù Ùَصَّلْنَاه٠عَلَى عÙÙ„Ù’Ù…Ù Ù‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ وَرَØÙ’مَةً لّÙقَوْمÙ
ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
52. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Qur'an) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami [546]; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. [546] Maksudnya: atas dasar pengetahuan Kami tentang apa yang menjadi kemashlahatan bagi hamba-hamba Kami di dunia dan akhirat. |
||
|
هَلْ ÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ùونَ Ø¥Ùلاَّ تَأْوÙيلَه٠يَوْمَ يَأْتÙÙŠ تَأْوÙيلÙÙ‡Ù ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙ
الَّذÙينَ نَسÙوه٠مÙÙ† قَبْل٠قَدْ جَاءتْ Ø±ÙØ³Ùل٠رَبّÙنَا Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚Ù‘Ù ÙÙŽÙ‡ÙŽÙ„ لَّنَا
Ù…ÙÙ† Ø´ÙÙَعَاء ÙَيَشْÙَعÙواْ لَنَا أَوْ Ù†ÙØ±ÙŽØ¯Ù‘Ù Ùَنَعْمَلَ غَيْرَ الَّذÙÙŠ ÙƒÙنَّا نَعْمَلÙ
قَدْ Ø®ÙŽØ³ÙØ±Ùواْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ وَضَلَّ عَنْهÙÙ… مَّا كَانÙواْ ÙŠÙŽÙْتَرÙونَ
53. Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) Al Qur'an itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Qur'an itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya [547] sebelum itu: â€Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa'at yang akan memberi syafa'at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?â€. Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan. [547] Maksudnya: orang-orang yang tidak beramal sebagaimana yang digariskan oleh Al Qur'an. |
||
|
Ø¥Ùنَّ رَبَّكÙم٠اللّه٠الَّذÙÙŠ خَلَقَ السَّمَاوَات٠وَالأَرْضَ ÙÙÙŠ Ø³ÙØªÙ‘ÙŽØ©Ù
أَيَّام٠ثÙمَّ اسْتَوَى عَلَى Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙŽØ±Ù’Ø´Ù ÙŠÙØºÙ’Ø´ÙÙŠ اللَّيْلَ النَّهَارَ ÙŠÙŽØ·Ù’Ù„ÙØ¨ÙÙ‡Ù ØÙŽØ«Ùيثاً
وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù†Ù‘ÙØ¬Ùومَ Ù…ÙØ³ÙŽØ®Ù‘ÙŽØ±ÙŽØ§ØªÙ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْرÙه٠أَلاَ لَه٠الْخَلْقÙ
وَالأَمْر٠تَبَارَكَ اللّه٠رَبّ٠الْعَالَمÙينَ
54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy [548]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang- bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. [548] Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya. |
||
|
ادْعÙواْ رَبَّكÙمْ ØªÙŽØ¶ÙŽØ±Ù‘ÙØ¹Ø§Ù‹
ÙˆÙŽØ®ÙÙْيَةً Ø¥Ùنَّه٠لاَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¹Ù’تَدÙينَ
55. Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas [549]. [549] Maksudnya: melampaui batas tentang yang diminta dan cara meminta. |
||
|
وَلاَ تÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùواْ ÙÙÙŠ
الأَرْض٠بَعْدَ Ø¥ÙØµÙ’لاَØÙهَا وَادْعÙÙˆÙ‡Ù Ø®ÙŽÙˆÙ’ÙØ§Ù‹ وَطَمَعاً Ø¥Ùنَّ رَØÙ’مَتَ
اللّه٠قَرÙيبٌ مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ
56. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo'alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ الَّذÙÙŠ ÙŠÙØ±Ù’سÙÙ„Ù
الرّÙيَاØÙŽ Ø¨ÙØ´Ù’راً بَيْنَ يَدَيْ رَØÙ’مَتÙÙ‡Ù ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ أَقَلَّتْ سَØÙŽØ§Ø¨Ø§Ù‹
Ø«Ùقَالاً سÙÙ‚Ù’Ù†ÙŽØ§Ù‡Ù Ù„ÙØ¨ÙŽÙ„ÙŽØ¯Ù Ù…Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØªÙ Ùَأَنزَلْنَا بÙه٠الْمَاء Ùَأَخْرَجْنَا بÙÙ‡Ù Ù…ÙÙ† ÙƒÙلّÙ
الثَّمَرَات٠كَذَلÙÙƒÙŽ Ù†ÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù الْموْتَى لَعَلَّكÙمْ تَذَكَّرÙونَ
57. Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¨ÙŽÙ„ÙŽØ¯Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨Ù ÙŠÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù نَبَاتÙÙ‡Ù Ø¨ÙØ¥Ùذْن٠رَبّÙه٠وَالَّذÙÙŠ Ø®ÙŽØ¨ÙØ«ÙŽ Ù„Ø§ÙŽ ÙŠÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù
Ø¥Ùلاَّ Ù†ÙŽÙƒÙØ¯Ø§Ù‹ كَذَلÙÙƒÙŽ Ù†ÙØµÙŽØ±Ù‘ÙÙ٠الآيَات٠لÙÙ‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙŽØ´Ù’ÙƒÙØ±Ùونَ
58. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur. |
||
|
لَقَدْ أَرْسَلْنَا Ù†ÙÙˆØØ§Ù‹ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ قَوْمÙÙ‡Ù Ùَقَالَ يَا Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ø¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ اللَّهَ مَا Ù„ÙŽÙƒÙÙ…
مّÙنْ Ø¥Ùلَـه٠غَيْرÙه٠إÙنّÙÙŠÙŽ أَخَاÙ٠عَلَيْكÙمْ عَذَابَ يَوْم٠عَظÙيمÙ
59. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: â€Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya.†Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Al- lah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat). |
||
|
قَالَ الْمَلأ٠مÙÙ† قَوْمÙه٠إÙنَّا لَنَرَاكَ ÙÙÙŠ Ø¶ÙŽÙ„Ø§ÙŽÙ„Ù Ù…Ù‘ÙØ¨ÙينÙ
60. Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: â€Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyataâ€. |
||
|
قَالَ
يَا قَوْم٠لَيْسَ بÙÙŠ ضَلاَلَةٌ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙƒÙنّÙÙŠ رَسÙولٌ مّÙÙ† رَّبّ٠الْعَالَمÙينَ
61. Nuh menjawab: â€Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alamâ€. |
||
|
Ø£ÙØ¨ÙŽÙ„Ù‘ÙØºÙÙƒÙمْ Ø±ÙØ³ÙŽØ§Ù„اَت٠رَبّÙÙŠ وَأَنصَØÙ Ù„ÙŽÙƒÙمْ وَأَعْلَم٠مÙÙ†ÙŽ اللّهÙ
مَا لاَ تَعْلَمÙونَ
62. â€Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahuiâ€[550]. [550] Maksudnya: aku mengetahui hal-hal yang ghaib, yang tidak dapat diketahui hanyalah dengan jalan wahyu dari Allah. |
||
|
Ø£ÙŽÙˆÙŽØ¹ÙŽØ¬ÙØ¨Ù’تÙمْ Ø£ÙŽÙ† جَاءكÙمْ ذÙكْرٌ مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ عَلَى
رَجÙل٠مّÙنكÙمْ Ù„ÙÙŠÙÙ†Ø°ÙØ±ÙŽÙƒÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙØªÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùواْ وَلَعَلَّكÙمْ ØªÙØ±Ù’ØÙŽÙ…Ùونَ
63. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat? |
||
|
ÙَكَذَّبÙوهÙ
Ùَأَنجَيْنَاه٠وَالَّذÙينَ مَعَه٠ÙÙÙŠ الْÙÙلْك٠وَأَغْرَقْنَا الَّذÙينَ كَذَّبÙواْ
Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا Ø¥ÙنَّهÙمْ كَانÙواْ قَوْماً عَمÙينَ
64. Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya). |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ عَاد٠أَخَاهÙمْ
Ù‡Ùوداً قَالَ يَا Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ø¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ اللّهَ مَا Ù„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙنْ Ø¥Ùلَـه٠غَيْرÙه٠أَÙَلاَ تَتَّقÙونَ
65. Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Hud. Ia berkata: â€Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?†|
||
|
قَالَ الْمَلأ٠الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙÙ† قَوْمÙه٠إÙنَّا لَنَرَاكَ ÙÙÙŠ
سَÙÙŽØ§Ù‡ÙŽØ©Ù ÙˆÙØ¥Ùنَّا لَنَظÙنّÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙŽØ§Ø°ÙØ¨Ùينَ
66. Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: â€Sesungguhnya kami benar benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang orang yang berdusta.†|
||
|
قَالَ يَا قَوْمÙ
لَيْسَ بÙÙŠ سَÙَاهَةٌ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙƒÙنّÙÙŠ رَسÙولٌ مّÙÙ† رَّبّ٠الْعَالَمÙينَ
67. Hud herkata â€Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikitpun, tetapi aku ini adalah utusan dari Tuhan semesta alam. |
||
|
Ø£ÙØ¨ÙŽÙ„Ù‘ÙØºÙÙƒÙمْ Ø±ÙØ³ÙŽØ§Ù„ات٠رَبّÙÙŠ وَأَنَاْ Ù„ÙŽÙƒÙمْ Ù†ÙŽØ§ØµÙØÙŒ Ø£ÙŽÙ…Ùينٌ
68. Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimuâ€. |
||
|
Ø£ÙŽÙˆÙŽØ¹ÙŽØ¬ÙØ¨Ù’تÙمْ
Ø£ÙŽÙ† جَاءكÙمْ ذÙكْرٌ مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ عَلَى رَجÙل٠مّÙنكÙمْ Ù„ÙÙŠÙÙ†Ø°ÙØ±ÙŽÙƒÙمْ
ÙˆÙŽØ§Ø°ÙƒÙØ±Ùواْ Ø¥ÙØ°Ù’ جَعَلَكÙمْ Ø®ÙÙ„ÙŽÙَاء Ù…ÙÙ† بَعْد٠قَوْم٠نÙÙˆØÙ وَزَادَكÙمْ
ÙÙÙŠ الْخَلْق٠بَسْطَةً ÙÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ آلاء اللّه٠لَعَلَّكÙمْ تÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
69. Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. |
||
|
قَالÙواْ Ø£ÙŽØ¬ÙØ¦Ù’تَنَا Ù„ÙÙ†ÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙØ¯ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡ÙŽ ÙˆÙŽØÙ’دَه٠وَنَذَرَ مَا كَانَ
ÙŠÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ù آبَاؤÙنَا ÙَأْتÙنَا بÙمَا ØªÙŽØ¹ÙØ¯Ùنَا Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الصَّادÙÙ‚Ùينَ
70. Mereka berkata: â€Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? maka datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar.†|
||
|
قَالَ قَدْ وَقَعَ عَلَيْكÙÙ… مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ Ø±ÙØ¬Ù’سٌ وَغَضَبٌ
Ø£ÙŽØªÙØ¬ÙŽØ§Ø¯ÙÙ„ÙونَنÙÙŠ ÙÙÙŠ أَسْمَاء سَمَّيْتÙÙ…Ùوهَا أَنتÙمْ وَآبَآؤكÙÙ…
مَّا نَزَّلَ اللّه٠بÙهَا Ù…ÙÙ† سÙلْطَان٠ÙÙŽØ§Ù†ØªÙŽØ¸ÙØ±Ùواْ Ø¥ÙنّÙÙŠ مَعَكÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ
الْمÙÙ†ØªÙŽØ¸ÙØ±Ùينَ
71. Ia berkata: â€Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhanmuâ€. Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu beserta nenek moyangmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujjah untuk itu? Maka tunggulah (azab itu), sesungguhnya aku juga termasuk orang yamg menunggu bersama kamuâ€. |
||
|
Ùَأَنجَيْنَاه٠وَالَّذÙينَ Ù…ÙŽØ¹ÙŽÙ‡Ù Ø¨ÙØ±ÙŽØÙ’Ù…ÙŽØ©Ù Ù…Ù‘Ùنَّا
وَقَطَعْنَا Ø¯ÙŽØ§Ø¨ÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù‘ÙŽØ°Ùينَ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا وَمَا كَانÙواْ Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
72. Maka kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ثَمÙودَ أَخَاهÙمْ ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ قَالَ يَا Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ø¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ اللّهَ
مَا Ù„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙنْ Ø¥Ùلَـه٠غَيْرÙه٠قَدْ جَاءتْكÙÙ… بَيّÙنَةٌ مّÙÙ†
رَّبّÙÙƒÙمْ هَـذÙه٠نَاقَة٠اللّه٠لَكÙمْ آيَةً ÙَذَرÙوهَا تَأْكÙلْ
ÙÙÙŠ أَرْض٠اللّه٠وَلاَ تَمَسّÙوهَا Ø¨ÙØ³Ùوَء٠ÙÙŽÙŠÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°ÙŽÙƒÙمْ عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
73. Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Ia berkata: â€Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhammu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.†|
||
|
ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ Ø¥ÙØ°Ù’ جَعَلَكÙمْ Ø®ÙÙ„ÙŽÙَاء Ù…ÙÙ† بَعْد٠عَاد٠وَبَوَّأَكÙمْ
ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùونَ Ù…ÙÙ† سÙÙ‡ÙولÙهَا Ù‚ÙØµÙوراً وَتَنْØÙتÙونَ
Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¨ÙŽØ§Ù„ÙŽ بÙÙŠÙوتاً ÙÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ آلاء اللّه٠وَلاَ تَعْثَوْا ÙÙÙŠ الأَرْضÙ
Ù…ÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùينَ
74. Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti- pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum 'Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan. |
||
|
قَالَ الْمَلأ٠الَّذÙينَ اسْتَكْبَرÙواْ Ù…ÙÙ†
قَوْمÙÙ‡Ù Ù„ÙلَّذÙينَ Ø§Ø³Ù’ØªÙØ¶Ù’عÙÙÙواْ Ù„Ùمَنْ آمَنَ Ù…ÙنْهÙمْ أَتَعْلَمÙونَ
أَنَّ ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ Ù…Ù‘ÙØ±Ù’سَلٌ مّÙÙ† رَّبّÙه٠قَالÙواْ Ø¥Ùنَّا بÙمَا Ø£ÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ بÙÙ‡Ù
Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
75. Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka: â€Tahukah kamu bahwa Shaleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?â€. Mereka menjawab: â€Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Shaleh diutus untuk menyampaikannyaâ€. |
||
|
قَالَ الَّذÙينَ اسْتَكْبَرÙواْ Ø¥Ùنَّا Ø¨ÙØ§Ù„َّذÙÙŠÙŽ
آمَنتÙمْ بÙه٠كَاÙÙØ±Ùونَ
76. Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: â€Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani ituâ€. |
||
|
ÙَعَقَرÙواْ النَّاقَةَ وَعَتَوْاْ عَنْ
أَمْر٠رَبّÙÙ‡Ùمْ وَقَالÙواْ يَا ØµÙŽØ§Ù„ÙØÙ Ø§Ø¦Ù’ØªÙنَا بÙمَا ØªÙŽØ¹ÙØ¯Ùنَا Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتَ Ù…ÙÙ†ÙŽ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ±Ù’سَلÙينَ
77. Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata: â€Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)â€. |
||
|
ÙَأَخَذَتْهÙم٠الرَّجْÙَة٠ÙَأَصْبَØÙواْ ÙÙÙŠ دَارÙÙ‡Ùمْ
جَاثÙÙ…Ùينَ
78. Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka. |
||
|
Ùَتَوَلَّى عَنْهÙمْ وَقَالَ يَا قَوْم٠لَقَدْ أَبْلَغْتÙÙƒÙمْ
Ø±ÙØ³ÙŽØ§Ù„َةَ رَبّÙÙŠ وَنَصَØÙ’ت٠لَكÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙƒÙÙ† لاَّ ØªÙØÙØ¨Ù‘Ùونَ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§ØµÙØÙينَ
79. Maka Shaleh meninggalkan mereka seraya berkata: â€Hai kaumku sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku, dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang- orang yang memberi nasehatâ€. |
||
|
ÙˆÙŽÙ„Ùوطاً Ø¥ÙØ°Ù’ قَالَ Ù„ÙقَوْمÙه٠أَتَأْتÙونَ الْÙَاØÙشَةَ مَا سَبَقَكÙÙ…
بÙهَا Ù…Ùنْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ù مّÙÙ† الْعَالَمÙينَ
80. Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: â€Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu [551], yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?†[551] Perbuatan faahisyah di sini ialah: homosexuil sebagaimana diterangkan dalam ayat 81 berikut. |
||
|
Ø¥ÙنَّكÙمْ لَتَأْتÙونَ Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ¬ÙŽØ§Ù„ÙŽ
شَهْوَةً مّÙÙ† دÙÙˆÙ†Ù Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙØ³ÙŽØ§Ø¡ بَلْ أَنتÙمْ قَوْمٌ Ù…Ù‘ÙØ³Ù’رÙÙÙونَ
81. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. |
||
|
وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمÙه٠إÙلاَّ Ø£ÙŽÙ† قَالÙواْ Ø£ÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙوهÙÙ… مّÙÙ†
قَرْيَتÙÙƒÙمْ Ø¥ÙنَّهÙمْ Ø£Ùنَاسٌ يَتَطَهَّرÙونَ
82. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: â€Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri.†|
||
|
Ùَأَنجَيْنَاه٠وَأَهْلَهÙ
Ø¥Ùلاَّ امْرَأَتَه٠كَانَتْ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ØºÙŽØ§Ø¨ÙØ±Ùينَ
83. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). |
||
|
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهÙÙ…
مَّطَراً ÙÙŽØ§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’ كَيْÙÙŽ كَانَ Ø¹ÙŽØ§Ù‚ÙØ¨ÙŽØ©Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¬Ù’رÙÙ…Ùينَ
84. Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ مَدْيَنَ أَخَاهÙمْ Ø´ÙØ¹ÙŽÙŠÙ’باً قَالَ يَا Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ø¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ اللّهَ
مَا Ù„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙنْ Ø¥Ùلَـه٠غَيْرÙه٠قَدْ جَاءتْكÙÙ… بَيّÙنَةٌ مّÙÙ†
رَّبّÙÙƒÙمْ ÙَأَوْÙÙواْ الْكَيْلَ وَالْمÙيزَانَ وَلاَ تَبْخَسÙواْ
النَّاسَ أَشْيَاءهÙمْ وَلاَ تÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùواْ ÙÙÙŠ الأَرْض٠بَعْدَ
Ø¥ÙØµÙ’لاَØÙهَا ذَلÙÙƒÙمْ خَيْرٌ لَّكÙمْ Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
85. Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan [552] saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: â€Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali- kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang berimanâ€. |
||
|
وَلاَ ØªÙŽÙ‚Ù’Ø¹ÙØ¯Ùواْ بÙÙƒÙÙ„Ù‘Ù ØµÙØ±ÙŽØ§Ø·Ù تÙÙˆØ¹ÙØ¯Ùونَ ÙˆÙŽØªÙŽØµÙØ¯Ù‘Ùونَ
عَن سَبÙيل٠اللّه٠مَنْ آمَنَ بÙه٠وَتَبْغÙونَهَا عÙوَجاً
ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ Ø¥ÙØ°Ù’ ÙƒÙنتÙمْ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً ÙَكَثَّرَكÙمْ ÙˆÙŽØ§Ù†Ø¸ÙØ±Ùواْ
كَيْÙÙŽ كَانَ Ø¹ÙŽØ§Ù‚ÙØ¨ÙŽØ©Ù الْمÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùينَ
86. Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut- nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok. Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† كَانَ طَآئÙÙَةٌ
مّÙنكÙمْ آمَنÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„َّذÙÙŠ Ø£ÙØ±Ù’سÙلْت٠بÙه٠وَطَآئÙÙَةٌ لَّمْ يْؤْمÙÙ†Ùواْ
ÙÙŽØ§ØµÙ’Ø¨ÙØ±Ùواْ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙÙ…ÙŽ اللّه٠بَيْنَنَا ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ خَيْر٠الْØÙŽØ§ÙƒÙÙ…Ùينَ
87. Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyampaikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya. |
||
|
قَالَ الْمَلأ٠الَّذÙينَ اسْتَكْبَرÙواْ Ù…ÙÙ† قَوْمÙÙ‡Ù Ù„ÙŽÙ†ÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙƒÙŽ يَا Ø´ÙØ¹ÙŽÙŠÙ’بÙ
وَالَّذÙينَ آمَنÙواْ مَعَكَ Ù…ÙÙ† قَرْيَتÙنَا أَوْ لَتَعÙودÙنَّ ÙÙÙŠ Ù…ÙلَّتÙنَا قَالَ أَوَلَوْ
ÙƒÙنَّا كَارÙÙ‡Ùينَ
88. Pemuka-pemuka dan kaum Syu'aib yang menyombongkan dan berkata: â€Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, atau kamu kembali kepada agama kamiâ€. Berkata Syu'aib: â€Dan apakah (kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya?†|
||
|
قَد٠اÙْتَرَيْنَا عَلَى Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ø§Ù‹ Ø¥Ùنْ Ø¹ÙØ¯Ù’نَا ÙÙÙŠ Ù…ÙلَّتÙÙƒÙÙ…
بَعْدَ Ø¥ÙØ°Ù’ نَجَّانَا اللّه٠مÙنْهَا وَمَا ÙŠÙŽÙƒÙون٠لَنَا Ø£ÙŽÙ† نَّعÙودَ ÙÙيهَا Ø¥Ùلاَّ Ø£ÙŽÙ† يَشَاءَ
اللّه٠رَبّÙنَا ÙˆÙŽØ³ÙØ¹ÙŽ Ø±ÙŽØ¨Ù‘Ùنَا ÙƒÙلَّ شَيْء٠عÙلْماً عَلَى اللّه٠تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا اÙْتَØÙ’
بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمÙنَا Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚ّ٠وَأَنتَ خَيْر٠الْÙÙŽØ§ØªÙØÙينَ
89. Sungguh kami mengada-adakan kebohongan yang benar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, sesudah Allah melepaskan kami dari padanya. Dan tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki(nya). Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. |
||
|
وَقَالَ الْمَلأÙ
الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙÙ† قَوْمÙه٠لَئÙن٠اتَّبَعْتÙمْ Ø´ÙØ¹ÙŽÙŠÙ’باً Ø¥ÙنَّكÙمْ Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ Ù„Ù‘ÙŽØ®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùونَ
90. Pemuka-pemuka kaum Syu'aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): â€Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugiâ€. |
||
|
ÙَأَخَذَتْهÙم٠الرَّجْÙَة٠ÙَأَصْبَØÙواْ ÙÙÙŠ دَارÙÙ‡Ùمْ جَاثÙÙ…Ùينَ
91. Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka, |
||
|
الَّذÙينَ كَذَّبÙواْ Ø´ÙØ¹ÙŽÙŠÙ’باً ÙƒÙŽØ£ÙŽÙ† لَّمْ يَغْنَوْاْ ÙÙيهَا الَّذÙينَ كَذَّبÙواْ Ø´ÙØ¹ÙŽÙŠÙ’باً
كَانÙواْ Ù‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
92. (yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syu'aib mereka itulah orang-orang yang merugi. |
||
|
Ùَتَوَلَّى عَنْهÙمْ وَقَالَ يَا قَوْم٠لَقَدْ
أَبْلَغْتÙÙƒÙمْ Ø±ÙØ³ÙŽØ§Ù„اَت٠رَبّÙÙŠ وَنَصَØÙ’ت٠لَكÙمْ ÙَكَيْÙÙŽ آسَى
عَلَى قَوْم٠كَاÙÙØ±Ùينَ
93. Maka Syu'aib meninggalkan mereka seraya berkata: â€Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir?†|
||
|
وَمَا أَرْسَلْنَا ÙÙÙŠ قَرْيَة٠مّÙÙ† نَّبÙيّ٠إÙلاَّ
أَخَذْنَا أَهْلَهَا Ø¨ÙØ§Ù„ْبَأْسَاء وَالضَّرَّاء لَعَلَّهÙمْ يَضَّرَّعÙونَ
94. Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri. |
||
|
Ø«Ùمَّ بَدَّلْنَا مَكَانَ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ©Ù الْØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ©ÙŽ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ عَÙَواْ وَّقَالÙواْ قَدْ مَسَّ
آبَاءنَا الضَّرَّاء وَالسَّرَّاء ÙَأَخَذْنَاهÙÙ… بَغْتَةً ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ لاَ ÙŠÙŽØ´Ù’Ø¹ÙØ±Ùونَ
95. Kemudian Kami ganti kesusahan itu dengan kesenangan hingga keturunan dan harta mereka bertambah banyak, dan mereka berkata: â€Sesungguhnya nenek moyang kamipun telah merasai penderitaan dan kesenanganâ€, maka Kami timpakan siksaan atas mereka dengan sekonyong-konyong sedang mereka tidak menyadarinya. |
||
|
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±ÙŽÙ‰ آمَنÙواْ وَاتَّقَواْ Ù„ÙŽÙَتَØÙ’نَا عَلَيْهÙÙ… بَرَكَاتÙ
مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠وَالأَرْض٠وَلَـكÙÙ† كَذَّبÙواْ ÙَأَخَذْنَاهÙÙ… بÙمَا كَانÙواْ
ÙŠÙŽÙƒÙ’Ø³ÙØ¨Ùونَ
96. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. |
||
|
Ø£ÙŽÙÙŽØ£ÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ Ø£ÙŽÙ‡Ù’Ù„Ù Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±ÙŽÙ‰ Ø£ÙŽÙ† يَأْتÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ بَأْسÙنَا بَيَاتاً
ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ نَآئÙÙ…Ùونَ
97. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? |
||
|
Ø£ÙŽÙˆÙŽ Ø£ÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ Ø£ÙŽÙ‡Ù’Ù„Ù Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±ÙŽÙ‰ Ø£ÙŽÙ† يَأْتÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ بَأْسÙنَا
Ø¶ÙØÙ‹Ù‰ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ يَلْعَبÙونَ
98. Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? |
||
|
Ø£ÙŽÙÙŽØ£ÙŽÙ…ÙÙ†Ùواْ مَكْرَ اللّه٠Ùَلاَ يَأْمَنÙ
مَكْرَ اللّه٠إÙلاَّ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùونَ
99. Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. |
||
|
أَوَلَمْ يَهْد٠لÙلَّذÙينَ
ÙŠÙŽØ±ÙØ«Ùونَ الأَرْضَ Ù…ÙÙ† بَعْد٠أَهْلÙهَا Ø£ÙŽÙ† لَّوْ نَشَاء أَصَبْنَاهÙÙ…
Ø¨ÙØ°ÙÙ†ÙوبÙÙ‡Ùمْ وَنَطْبَع٠عَلَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ ÙÙŽÙ‡Ùمْ لاَ يَسْمَعÙونَ
100. Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah (lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran lagi)? |
||
|
تÙلْكَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±ÙŽÙ‰ Ù†ÙŽÙ‚ÙØµÙ‘٠عَلَيْكَ Ù…Ùنْ أَنبَآئÙهَا وَلَقَدْ جَاءتْهÙمْ Ø±ÙØ³ÙÙ„ÙÙ‡ÙÙ…
Ø¨ÙØ§Ù„ْبَيّÙنَات٠Ùَمَا كَانÙواْ Ù„ÙÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùواْ بÙمَا كَذَّبÙواْ Ù…ÙÙ† قَبْلÙ
كَذَلÙÙƒÙŽ يَطْبَع٠اللّه٠عَلَىَ Ù‚ÙÙ„Ùوب٠الْكَاÙÙØ±Ùينَ
101. Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya. Demikianlah Allah mengunci mata hati orang-orang kafir. |
||
|
وَمَا وَجَدْنَا
لأَكْثَرÙÙ‡ÙÙ… مّÙنْ عَهْد٠وَإÙÙ† وَجَدْنَا أَكْثَرَهÙمْ Ù„ÙŽÙَاسÙÙ‚Ùينَ
102. Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik. |
||
|
Ø«Ùمَّ بَعَثْنَا Ù…ÙÙ† بَعْدÙÙ‡ÙÙ… مّÙوسَى Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ÙÙØ±Ù’عَوْنَ وَمَلَئÙÙ‡Ù
ÙَظَلَمÙواْ بÙهَا ÙÙŽØ§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’ كَيْÙÙŽ كَانَ Ø¹ÙŽØ§Ù‚ÙØ¨ÙŽØ©Ù الْمÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùينَ
103. Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu dengan membawa ayat-ayat Kami kepada Fir'aun [553] dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari ayat-ayat itu. Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang membuat kerusakan. [553] Fir'aun adalah gelar bagi raja-raja Mesir purbakala. Menurut sejarah, Fir'aun di masa Nabi Musa a.s. ialah Menephthah (1232-1224 S.M.) anak dari Ramses. |
||
|
وَقَالَ Ù…Ùوسَى يَا ÙÙØ±Ù’عَوْن٠إÙنّÙÙŠ رَسÙولٌ مّÙÙ† رَّبّ٠الْعَالَمÙينَ
104. Dan Musa berkata: â€Hai Fir'aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam, |
||
|
ØÙŽÙ‚Ùيقٌ عَلَى Ø£ÙŽÙ† لاَّ Ø£ÙŽÙ‚Ùولَ عَلَى اللّه٠إÙلاَّ الْØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽ قَدْ Ø¬ÙØ¦Ù’تÙÙƒÙÙ…
Ø¨ÙØ¨ÙŽÙŠÙ‘Ùنَة٠مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ ÙَأَرْسÙلْ مَعÙÙŠÙŽ بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ
105. wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama akuâ€. |
||
|
قَالَ Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتَ
Ø¬ÙØ¦Ù’تَ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ©Ù Ùَأْت٠بÙهَا Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الصَّادÙÙ‚Ùينَ
106. Fir'aun menjawab: â€Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benarâ€. |
||
|
Ùَأَلْقَى
عَصَاه٠ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‡ÙÙŠÙŽ Ø«ÙØ¹Ù’بَانٌ Ù…Ù‘ÙØ¨Ùينٌ
107. Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya. |
||
|
وَنَزَعَ يَدَه٠ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‡ÙÙŠÙŽ بَيْضَاء
Ù„ÙÙ„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø¸ÙØ±Ùينَ
108. Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya (kelihatan) oleh orang-orang yang melihatnya. |
||
|
قَالَ الْمَلأ٠مÙÙ† قَوْم٠ÙÙØ±Ù’عَوْنَ Ø¥Ùنَّ هَـذَا لَسَاØÙرٌ
عَلÙيمٌ
109. Pemuka-pemuka kaum Fir'aun berkata: â€Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai, |
||
|
ÙŠÙØ±Ùيد٠أَن ÙŠÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙŽÙƒÙÙ… مّÙنْ أَرْضÙÙƒÙمْ Ùَمَاذَا ØªÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±Ùونَ
110. yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimuâ€. (Fir'aun berkata): â€Maka apakah yang kamu anjurkan?†|
||
|
قَالÙواْ أَرْجÙهْ وَأَخَاه٠وَأَرْسÙلْ ÙÙÙŠ الْمَدَآئÙÙ†Ù ØÙŽØ§Ø´ÙرÙينَ
111. Pemuka-pemuka itu menjawab: â€Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir), |
||
|
يَأْتÙوكَ
بÙÙƒÙلّ٠سَاØÙر٠عَلÙيمÙ
112. supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandaiâ€. |
||
|
وَجَاء السَّØÙŽØ±ÙŽØ©Ù ÙÙØ±Ù’عَوْنَ قَالْواْ Ø¥Ùنَّ
لَنَا لأَجْراً Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنَّا Ù†ÙŽØÙ’Ù†Ù Ø§Ù„Ù’ØºÙŽØ§Ù„ÙØ¨Ùينَ
113. Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir'aun mengatakan: â€(Apakah) sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?†|
||
|
قَالَ نَعَمْ وَإَنَّكÙمْ
Ù„ÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ الْمÙقَرَّبÙينَ
114. Fir'aun menjawab: â€Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)â€. |
||
|
قَالÙواْ يَا Ù…Ùوسَى Ø¥Ùمَّا Ø£ÙŽÙ† تÙلْقÙÙŠÙŽ ÙˆÙŽØ¥Ùمَّا Ø£ÙŽÙ†
نَّكÙونَ Ù†ÙŽØÙ’ن٠الْمÙلْقÙينَ
115. Ahli-ahli sihir berkata: â€Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?†|
||
|
قَالَ أَلْقÙوْاْ Ùَلَمَّا أَلْقَوْاْ سَØÙŽØ±Ùواْ
أَعْيÙÙ†ÙŽ النَّاس٠وَاسْتَرْهَبÙوهÙمْ وَجَاءوا Ø¨ÙØ³ÙØÙ’ر٠عَظÙيمÙ
116. Musa menjawab: â€Lemparkanlah (lebih dahulu)!†Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (mena'jubkan). |
||
|
وَأَوْØÙŽÙŠÙ’نَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ù…Ùوسَى أَنْ أَلْق٠عَصَاكَ ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‡ÙÙŠÙŽ تَلْقَÙ٠مَا
يَأْÙÙÙƒÙونَ
117. Dan Kami wahyukan kepada Musa: â€Lemparkanlah tongkatmu!â€. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. |
||
|
Ùَوَقَعَ الْØÙŽÙ‚ّ٠وَبَطَلَ مَا كَانÙواْ يَعْمَلÙونَ
118. Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. |
||
|
ÙَغÙÙ„ÙØ¨Ùواْ
Ù‡ÙنَالÙÙƒÙŽ وَانقَلَبÙواْ ØµÙŽØ§ØºÙØ±Ùينَ
119. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina. |
||
|
ÙˆÙŽØ£ÙلْقÙÙŠÙŽ السَّØÙŽØ±ÙŽØ©Ù Ø³ÙŽØ§Ø¬ÙØ¯Ùينَ
120. Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud [554]. [554] Mereka terus bersujud kepada Allah karena meyakini kebenaran seruan Nabi Musa a.s. dan bukan ia ahli sihir sebagai yang mereka duga semula. |
||
|
قَالÙواْ آمَنَّا Ø¨ÙØ±Ùبّ٠الْعَالَمÙينَ
121. Mereka berkata: â€Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, |
||
|
رَبّ٠مÙوسَى وَهَارÙونَ
122. â€(yaitu) Tuhan Musa dan Harunâ€. |
||
|
قَالَ ÙÙØ±Ù’عَوْن٠آمَنتÙÙ… بÙه٠قَبْلَ Ø£ÙŽÙ† آذَنَ Ù„ÙŽÙƒÙمْ Ø¥Ùنَّ هَـذَا لَمَكْرٌ مَّكَرْتÙÙ…ÙوهÙ
ÙÙÙŠ الْمَدÙÙŠÙ†ÙŽØ©Ù Ù„ÙØªÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ùواْ Ù…Ùنْهَا أَهْلَهَا ÙَسَوْÙÙŽ تَعْلَمÙونَ
123. Fir'aun berkata: â€Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); |
||
|
لأÙÙ‚ÙŽØ·Ù‘ÙØ¹ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ
أَيْدÙÙŠÙŽÙƒÙمْ وَأَرْجÙÙ„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙنْ Ø®ÙلاَÙÙ Ø«Ùمَّ Ù„Ø£ÙØµÙŽÙ„Ù‘ÙØ¨ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙƒÙمْ أَجْمَعÙينَ
124. demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik [555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.†[555] Maksudnya: tangan kanan dan kaki kiri dan sebaliknya. |
||
|
قَالÙواْ Ø¥Ùنَّا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ رَبّÙنَا Ù…ÙÙ†Ù‚ÙŽÙ„ÙØ¨Ùونَ
125. Ahli-ahli sihir itu menjawab: â€Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali. |
||
|
وَمَا تَنقÙÙ…Ù Ù…Ùنَّا Ø¥Ùلاَّ أَنْ آمَنَّا
Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙ رَبّÙنَا لَمَّا جَاءتْنَا رَبَّنَا Ø£ÙŽÙÙ’Ø±ÙØºÙ’ عَلَيْنَا صَبْراً وَتَوَÙَّنَا Ù…ÙØ³Ù’Ù„ÙÙ…Ùينَ
126. Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat- ayat itu datang kepada kamiâ€. (Mereka berdo'a): â€Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)â€. |
||
|
وَقَالَ الْمَلأ٠مÙÙ† قَوْم٠ÙÙØ±Ù’عَونَ أَتَذَر٠مÙوسَى وَقَوْمَه٠لÙÙŠÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùواْ
ÙÙÙŠ الأَرْض٠وَيَذَرَكَ وَآلÙهَتَكَ قَالَ سَنÙقَتّÙل٠أَبْنَاءهÙمْ وَنَسْتَØÙ’ÙŠÙـي
Ù†ÙØ³ÙŽØ§Ø¡Ù‡Ùمْ ÙˆÙŽØ¥Ùنَّا ÙَوْقَهÙمْ Ù‚ÙŽØ§Ù‡ÙØ±Ùونَ
127. Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir'aun (kepada Fir'aun): â€Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkan kamu serta tuhan- tuhanmu?â€. Fir'aun menjawab: â€Akan kita bunuh anak-anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka; dan sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas merekaâ€. |
||
|
قَالَ Ù…Ùوسَى Ù„ÙقَوْمÙÙ‡Ù
اسْتَعÙينÙوا Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§ØµÙ’Ø¨ÙØ±Ùواْ Ø¥Ùنَّ الأَرْضَ Ù„Ùلّه٠يÙÙˆØ±ÙØ«Ùهَا Ù…ÙŽÙ†
يَشَاء٠مÙنْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¹ÙŽØ§Ù‚ÙØ¨ÙŽØ©Ù Ù„ÙÙ„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
128. Musa berkata kepada kaumnya: â€Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.†|
||
|
قَالÙواْ Ø£ÙوذÙينَا
Ù…ÙÙ† قَبْل٠أَن تَأْتÙينَا ÙˆÙŽÙ…ÙÙ† بَعْد٠مَا Ø¬ÙØ¦Ù’تَنَا قَالَ عَسَى رَبّÙÙƒÙمْ
Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙهْلÙÙƒÙŽ عَدÙوَّكÙمْ وَيَسْتَخْلÙÙÙŽÙƒÙمْ ÙÙÙŠ الأَرْضÙ
ÙÙŽÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±ÙŽ ÙƒÙŽÙŠÙ’ÙÙŽ تَعْمَلÙونَ
129. Kaum Musa berkata: â€Kami telah ditindas (oleh Fir'aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang [556]. Musa menjawab: â€Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi(Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu [557]. [556] Mereka mengeluh kepada Musa a.s. bahwa nasib mereka sama saja; baik sebelum kedatangan Musa a.s. untuk menyeru mereka kepada agama Allah dan melepaskan mereka dari perbudakan Fir'aun, maupun sesudahnya. Ini menunjukkan kekerdilan jiwa dan kelemahan daya juang pada mereka. [557] Maksudnya: Allah akan membalas perbuatanmu, yang baik dibalas dengan yang baik, dan yang buruk dibalas dengan yang buruk. |
||
|
وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ ÙÙØ±Ù’عَونَ
Ø¨ÙØ§Ù„سّÙÙ†Ùينَ وَنَقْص٠مّÙÙ† الثَّمَرَات٠لَعَلَّهÙمْ يَذَّكَّرÙونَ
130. Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir'aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran. |
||
|
ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاءتْهÙم٠الْØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ©Ù قَالÙواْ لَنَا هَـذÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† ØªÙØµÙبْهÙمْ Ø³ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ©ÙŒ
يَطَّيَّرÙواْ بÙÙ…Ùوسَى ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† مَّعَه٠أَلا Ø¥Ùنَّمَا Ø·ÙŽØ§Ø¦ÙØ±ÙÙ‡Ùمْ عÙندَ اللّه٠وَلَـكÙنَّ
أَكْثَرَهÙمْ لاَ يَعْلَمÙونَ
131. Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: â€Itu adalah karena (usaha) kamiâ€. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang- orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. |
||
|
وَقَالÙواْ مَهْمَا تَأْتÙنَا بÙÙ‡Ù Ù…ÙÙ† آيَةÙ
Ù„Ù‘ÙØªÙŽØ³Ù’ØÙŽØ±ÙŽÙ†ÙŽØ§ بÙهَا Ùَمَا Ù†ÙŽØÙ’Ù†Ù Ù„ÙŽÙƒÙŽ بÙÙ…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
132. Mereka berkata: â€Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamuâ€. |
||
|
Ùَأَرْسَلْنَا عَلَيْهÙÙ…Ù
الطّÙÙˆÙَانَ وَالْجَرَادَ وَالْقÙمَّلَ وَالضَّÙÙŽØ§Ø¯ÙØ¹ÙŽ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø¯Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ آيَات٠مّÙÙَصَّلاَتÙ
ÙَاسْتَكْبَرÙواْ وَكَانÙواْ قَوْماً Ù…Ù‘ÙØ¬Ù’رÙÙ…Ùينَ
133. Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah [558] sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa. [558] Maksudnya: air minum mereka berubah menjadi darah. |
||
|
وَلَمَّا وَقَعَ عَلَيْهÙÙ…Ù
Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ¬Ù’ز٠قَالÙواْ يَا Ù…Ùوسَى ادْع٠لَنَا رَبَّكَ بÙمَا Ø¹ÙŽÙ‡ÙØ¯ÙŽ Ø¹Ùندَكَ لَئÙÙ†
ÙƒÙŽØ´ÙŽÙْتَ عَنَّا Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ¬Ù’زَ Ù„ÙŽÙ†ÙØ¤Ù’Ù…Ùنَنَّ Ù„ÙŽÙƒÙŽ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ†ÙØ±Ù’سÙلَنَّ مَعَكَ بَنÙÙŠ
Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ
134. Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) merekapun berkata: â€Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhamnu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu [559]. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dan pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamuâ€. [559] Maksudnya: karena Musa a.s. telah dianugerahi kenabian oleh Allah, sebab itu mereka meminta dengan perantaraan kenabian itu agar Musa a.s.memohon kepada Allah. |
||
|
Ùَلَمَّا ÙƒÙŽØ´ÙŽÙْنَا عَنْهÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ¬Ù’زَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ أَجَلÙ
Ù‡ÙÙ… Ø¨ÙŽØ§Ù„ÙØºÙÙˆÙ‡Ù Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‡Ùمْ ÙŠÙŽÙ†ÙƒÙØ«Ùونَ
135. Maka setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya. |
||
|
Ùَانتَقَمْنَا Ù…ÙنْهÙمْ ÙَأَغْرَقْنَاهÙمْ
ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙ…Ù‘Ù Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا وَكَانÙواْ عَنْهَا غَاÙÙÙ„Ùينَ
136. Kemudian Kami menghukum mereka, maka Kami tenggelamkan mereka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu. |
||
|
وَأَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذÙينَ كَانÙواْ ÙŠÙØ³Ù’تَضْعَÙÙونَ مَشَارÙÙ‚ÙŽ
Ø§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù ÙˆÙŽÙ…ÙŽØºÙŽØ§Ø±ÙØ¨ÙŽÙ‡ÙŽØ§ الَّتÙÙŠ بَارَكْنَا ÙÙيهَا وَتَمَّتْ ÙƒÙŽÙ„Ùمَت٠رَبّÙÙƒÙŽ
الْØÙسْنَى عَلَى بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ بÙمَا صَبَرÙواْ وَدَمَّرْنَا مَا كَانَ
يَصْنَع٠ÙÙØ±Ù’عَوْن٠وَقَوْمÙه٠وَمَا كَانÙواْ ÙŠÙŽØ¹Ù’Ø±ÙØ´Ùونَ
137. Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya [560] yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka [561]. [560] Maksudnya: negeri Syam dan Mesir dan negeri-negeri sekitar keduanya yang pernah dikuasai Fir'aun dahulu. Sesudah kerjaan Fir'aun runtuh, negeri-negeri ini diwarisi oleh Bani Israil. [561] Yang dimaksud dengan bangunan-bangunan Fir'aun yang dihancurkan oleh Allah ialah bangunan-bangunan yang didirikan mereka dengan menindas Bani Israil, seperti kota Ramses; menara yang diperintahkan Hamaan mendirikannya dan sebagainya. |
||
|
وَجَاوَزْنَا Ø¨ÙØ¨ÙŽÙ†ÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ الْبَØÙ’رَ Ùَأَتَوْاْ عَلَى قَوْم٠يَعْكÙÙÙونَ عَلَى
أَصْنَام٠لَّهÙمْ قَالÙواْ يَا Ù…Ùوسَى اجْعَل لَّنَا Ø¥Ùلَـهاً كَمَا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ آلÙهَةٌ
قَالَ Ø¥ÙنَّكÙمْ قَوْمٌ تَجْهَلÙونَ
138. Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu [562], maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: â€Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)â€. Musa menjawab: â€Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)â€. [562] Maksudnya: bagian utara dari laut Merah. |
||
|
Ø¥Ùنَّ هَـؤÙلاء Ù…ÙØªÙŽØ¨Ù‘َرٌ مَّا Ù‡Ùمْ ÙÙيه٠وَبَاطÙÙ„ÙŒ
مَّا كَانÙواْ يَعْمَلÙونَ
139. Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan. |
||
|
قَالَ أَغَيْرَ اللّه٠أَبْغÙيكÙمْ Ø¥Ùلَـهاً
ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ ÙَضَّلَكÙمْ عَلَى الْعَالَمÙينَ
140. Musa menjawab: â€Patutkah aku mencari Tuhan untuk kamu yang selain dari pada Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat [563]. [563] Lihat not 45. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ أَنجَيْنَاكÙÙ…
مّÙنْ آل٠ÙÙØ±Ù’عَونَ يَسÙومÙونَكÙمْ سÙوَءَ الْعَذَاب٠يÙقَتّÙÙ„Ùونَ
أَبْنَاءكÙمْ وَيَسْتَØÙ’ÙŠÙونَ Ù†ÙØ³ÙŽØ§Ø¡ÙƒÙمْ ÙˆÙŽÙÙÙŠ ذَلÙÙƒÙÙ… بَلاء مّÙÙ†
رَّبّÙÙƒÙمْ عَظÙيمٌ
141. Dan (ingatlah hai Bani Israil), ketika Kami menyelamatkan kamu dari (Fir'aun) dan kaumnya, yang mengazab kamu dengan azab yang sangat jahat, yaitu mereka membunuh anak-anak lelakimu dan membiarkan hidup wanita-wanitamu. Dan pada yang demikian itu cobaan yang besar dari Tuhanmuâ€. |
||
|
وَوَاعَدْنَا Ù…Ùوسَى ثَلاَثÙينَ لَيْلَةً
وَأَتْمَمْنَاهَا Ø¨ÙØ¹ÙŽØ´Ù’ر٠Ùَتَمَّ Ù…Ùيقَات٠رَبّÙه٠أَرْبَعÙينَ لَيْلَةً وَقَالَ
Ù…Ùوسَى لأَخÙيه٠هَارÙونَ اخْلÙÙْنÙÙŠ ÙÙÙŠ قَوْمÙÙŠ ÙˆÙŽØ£ÙŽØµÙ’Ù„ÙØÙ’ وَلاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ù’
سَبÙيلَ الْمÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùينَ
142. Dan telah Kami janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. Dan berkata Musa kepada saudaranya yaitu Harun: â€Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah [564], dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakanâ€. [564] Maksudnya: perbaikilah dirimu dan kaummu serta hal ihwal mereka. |
||
|
وَلَمَّا جَاء Ù…Ùوسَى Ù„ÙÙ…ÙيقَاتÙنَا وَكَلَّمَهÙ
رَبّÙه٠قَالَ رَبّ٠أَرÙÙ†ÙÙŠ Ø£ÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ù’ Ø¥Ùلَيْكَ قَالَ Ù„ÙŽÙ† تَرَانÙÙŠ وَلَـكÙÙ†Ù Ø§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الْجَبَل٠ÙÙŽØ¥Ùن٠اسْتَقَرَّ مَكَانَه٠ÙَسَوْÙÙŽ تَرَانÙÙŠ Ùَلَمَّا تَجَلَّى
رَبّÙÙ‡Ù Ù„Ùلْجَبَل٠جَعَلَه٠دَكّاً وَخَرَّ موسَى صَعÙقاً Ùَلَمَّا Ø£ÙŽÙَاقَ
قَالَ Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽÙƒÙŽ ØªÙØ¨Ù’ت٠إÙلَيْكَ وَأَنَاْ Ø£ÙŽÙˆÙ‘ÙŽÙ„Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
143. Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: â€Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkauâ€. Tuhan berfirman: â€Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Kuâ€. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu [565], dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: â€Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama berimanâ€. [565] Para mufassirin ada yang mengartikan yang nampak oleh gunung itu ialah kebesaran dan kekuasaan Allah, dan ada pula yang menafsirkan bahwa yang nampak itu hanyalah cahaya Allah. Bagaimanapun juga nampaknya Tuhan itu bukanlah nampak makhluk, hanyalah nampak yang sesuai sifat-sifat Tuhan yang tidak dapat diukur dengan ukuran manusia. |
||
|
قَالَ يَا Ù…Ùوسَى Ø¥ÙنّÙÙŠ اصْطَÙَيْتÙÙƒÙŽ عَلَى Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø³Ù Ø¨ÙØ±ÙسَالاَتÙÙŠ وَبÙكَلاَمÙÙŠ
ÙÙŽØ®ÙØ°Ù’ مَا آتَيْتÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽÙƒÙÙ† مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽØ§ÙƒÙØ±Ùينَ
144. Allah berfirman: â€Hai Musa, sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dan manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.†|
||
|
وَكَتَبْنَا
Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙÙÙŠ الأَلْوَاØÙ Ù…ÙÙ† ÙƒÙÙ„Ù‘Ù Ø´ÙŽÙŠÙ’Ø¡Ù Ù…Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ø¹ÙØ¸ÙŽØ©Ù‹ وَتَÙْصÙيلاً لّÙÙƒÙلّÙ
شَيْء٠ÙÙŽØ®ÙØ°Ù’هَا بÙÙ‚ÙÙˆÙ‘ÙŽØ©Ù ÙˆÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±Ù’ قَوْمَكَ ÙŠÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°Ùواْ Ø¨ÙØ£ÙŽØÙ’Ø³ÙŽÙ†Ùهَا Ø³ÙŽØ£ÙØ±ÙيكÙمْ
دَارَ الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
145. Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh [566] (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): â€Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya [567], nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik [568]. [566] Luh ialah: kepingan dari batu atau kayu yang tertulis padanya isi Taurat yang diterima Nabi Musa a.s. sesudah munajat di gunung Thursina. [567] Maksudnya: utamakanlah yang wajib-wajib dahulu dari yang sunat dan mubah. [568] Maksudnya: Allah mmeperlihatkan kampung orang-orang fasik seperti Fir'aun, 'Aad, Tsamud dan sebagainya yang kampung-kampung itu hancur bersama mereka akibat kejahatan dan kefasikan mereka. |
||
|
سَأَصْرÙÙ٠عَنْ آيَاتÙÙŠÙŽ الَّذÙينَ يَتَكَبَّرÙونَ
ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù Ø¨ÙØºÙŽÙŠÙ’ر٠الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَرَوْاْ ÙƒÙلَّ آيَة٠لاَّ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùواْ
بÙهَا ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَرَوْاْ سَبÙيلَ Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ´Ù’د٠لاَ ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùوه٠سَبÙيلاً ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَرَوْاْ
سَبÙيلَ Ø§Ù„Ù’ØºÙŽÙŠÙ‘Ù ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùوه٠سَبÙيلاً ذَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا
وَكَانÙواْ عَنْهَا غَاÙÙÙ„Ùينَ
146. Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku) [569], mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. [569] Yang dimaksud dengan ayat-ayat di sini ialah: ayat-ayat Taurat, tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah. |
||
|
وَالَّذÙينَ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا ÙˆÙŽÙ„Ùقَاء
Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù ØÙŽØ¨Ùطَتْ أَعْمَالÙÙ‡Ùمْ هَلْ ÙŠÙØ¬Ù’زَوْنَ Ø¥Ùلاَّ مَا كَانÙواْ
يَعْمَلÙونَ
147. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan. |
||
|
وَاتَّخَذَ قَوْم٠مÙوسَى Ù…ÙÙ† بَعْدÙÙ‡Ù Ù…Ùنْ ØÙÙ„ÙيّÙÙ‡Ùمْ
Ø¹ÙØ¬Ù’لاً جَسَداً لَّه٠خÙوَارٌ أَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّه٠لاَ ÙŠÙكَلّÙÙ…ÙÙ‡Ùمْ وَلاَ يَهْدÙيهÙمْ
سَبÙيلاً اتَّخَذÙوه٠وَكَانÙواْ ظَالÙÙ…Ùينَ
148. Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan (emas) mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara [570]. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka menjadikannya (sebagai sembahan) dan mereka adalah orang-orang yang zalim. [570] Mereka membuat patung anak lembu dari emas. Para Mufassirin berpendapat bahwa patung itu tetap patung tidak bernyawa dan suara yang seperti lembu itu hanyalah disebabkan oleh angin yang masuk ke dalam rongga patung itu dengan tekhnik yang dikenal oleh Samiri waktu itu dan sebagian mufassirin ada yang menafsirkan bahwa patung yang dibuat dari emas itu kemudian menjadi tubuh yang bernyawa dan mempunyai suara lembu. |
||
|
وَلَمَّا سÙÙ‚ÙØ·ÙŽ
ÙÙŽÙŠ أَيْدÙيهÙمْ وَرَأَوْاْ أَنَّهÙمْ قَدْ ضَلّÙواْ قَالÙواْ لَئÙÙ† لَّمْ يَرْØÙŽÙ…ْنَا
رَبّÙنَا وَيَغْÙÙØ±Ù’ لَنَا Ù„ÙŽÙ†ÙŽÙƒÙونَنَّ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
149. Dan setelah mereka sangat menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka telah sesat, merekapun berkata: â€Sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi.†|
||
|
وَلَمَّا رَجَعَ Ù…Ùوسَى Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ قَوْمÙه٠غَضْبَانَ أَسÙÙØ§Ù‹ قَالَ Ø¨ÙØ¦Ù’سَمَا خَلَÙْتÙÙ…ÙونÙÙŠ
Ù…ÙÙ† بَعْدÙÙŠÙŽ أَعَجÙلْتÙمْ أَمْرَ رَبّÙÙƒÙمْ وَأَلْقَى الألْوَاØÙŽ ÙˆÙŽØ£ÙŽØ®ÙŽØ°ÙŽ Ø¨ÙØ±ÙŽØ£Ù’سÙ
Ø£ÙŽØ®ÙÙŠÙ‡Ù ÙŠÙŽØ¬ÙØ±Ù‘Ùه٠إÙلَيْه٠قَالَ ابْنَ Ø£Ùمَّ Ø¥Ùنَّ الْقَوْمَ اسْتَضْعَÙÙونÙÙŠ وَكَادÙواْ
يَقْتÙÙ„ÙونَنÙÙŠ Ùَلاَ ØªÙØ´Ù’Ù…ÙØªÙ’ بÙÙŠÙŽ الأعْدَاء وَلاَ تَجْعَلْنÙÙŠ مَعَ الْقَوْمÙ
الظَّالÙÙ…Ùينَ
150. Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: â€Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu [571]? Dan Musapun melemparkan luh-luh [572] (Taurat) itu dan memegang (rambut) kepala saudaranya (Harun) sambil menariknya ke arahnya, Harun berkata: â€Hai anak ibuku, sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir-hampir mereka membunuhku, sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku, dan janganlah kamu masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang zalim†[571] Maksudnya: apakah kamu tidak sabar menanti kedatanganku kembali sesudah munajat dengan Tuhan sehingga kamu membuat patung untuk disembah sebagai menyembah Allah? [572] Lihat not 566. |
||
|
قَالَ رَبّ٠اغْÙÙØ±Ù’ Ù„ÙÙŠ وَلأَخÙÙŠ وَأَدْخÙلْنَا ÙÙÙŠ
رَØÙ’مَتÙÙƒÙŽ وَأَنتَ أَرْØÙŽÙ…٠الرَّاØÙÙ…Ùينَ
151. Musa berdo'a: â€Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayangâ€. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ اتَّخَذÙواْ
Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ¬Ù’Ù„ÙŽ سَيَنَالÙÙ‡Ùمْ غَضَبٌ مّÙÙ† رَّبّÙÙ‡Ùمْ وَذÙلَّةٌ ÙÙÙŠ الْØÙŽÙŠØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا
وَكَذَلÙÙƒÙŽ نَجْزÙÙŠ الْمÙÙْتَرÙينَ
152. Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya), kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan. |
||
|
وَالَّذÙينَ عَمÙÙ„Ùواْ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ§ØªÙ Ø«Ùمَّ
تَابÙواْ Ù…ÙÙ† بَعْدÙهَا وَآمَنÙواْ Ø¥Ùنَّ رَبَّكَ Ù…ÙÙ† بَعْدÙهَا لَغَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
153. Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
وَلَمَّا سَكَتَ عَن مّÙوسَى الْغَضَب٠أَخَذَ الأَلْوَاØÙŽ ÙˆÙŽÙÙÙŠ
Ù†ÙØ³Ù’خَتÙهَا Ù‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ وَرَØÙ’مَةٌ لّÙلَّذÙينَ Ù‡Ùمْ Ù„ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙ‡Ùمْ يَرْهَبÙونَ
154. Sesudah amarah Musa menjadi reda, lalu diambilnya (kembali) luh-luh (Taurat) itu; dan dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat untuk orang-orang yang takut kepada Tuhannya. |
||
|
وَاخْتَارَ
Ù…Ùوسَى قَوْمَه٠سَبْعÙينَ رَجÙلاً لّÙÙ…ÙيقَاتÙنَا Ùَلَمَّا أَخَذَتْهÙم٠الرَّجْÙÙŽØ©Ù
قَالَ رَبّ٠لَوْ Ø´ÙØ¦Ù’تَ أَهْلَكْتَهÙÙ… مّÙÙ† قَبْل٠وَإÙيَّايَ أَتÙهْلÙÙƒÙنَا بÙمَا Ùَعَلَ
السّÙÙَهَاء Ù…Ùنَّا Ø¥Ùنْ Ù‡ÙÙŠÙŽ Ø¥Ùلاَّ ÙÙØªÙ’نَتÙÙƒÙŽ ØªÙØ¶Ùلّ٠بÙهَا Ù…ÙŽÙ† تَشَاء وَتَهْدÙÙŠ
Ù…ÙŽÙ† تَشَاء أَنتَ ÙˆÙŽÙ„ÙيّÙنَا ÙَاغْÙÙØ±Ù’ لَنَا وَارْØÙŽÙ…ْنَا وَأَنتَ خَيْر٠الْغَاÙÙØ±Ùينَ
155. Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk (memohonkan taubat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan. Maka ketika mereka digoncang gempa bumi, Musa berkata: â€Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki [573]. Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknyaâ€. [573] Perbuatan mereka membuat patung anak lembu dan menyembahnya itu adalah suatu cobaan Allah untuk menguji mereka, siapa yang sebenarnya kuat imannya dan siapa yang masih ragu-ragu. Orang-orang yang lemah imannya itulah yang mengikuti Samiri dan menyembah patung anak lembu itu. Akan tetapi orang-orang yang kuat imannya, tetap dalam keimanannya. |
||
|
ÙˆÙŽØ§ÙƒÙ’ØªÙØ¨Ù’ لَنَا ÙÙÙŠ هَـذÙه٠الدّÙنْيَا ØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ©Ù‹ ÙˆÙŽÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù Ø¥Ùنَّا
Ù‡ÙØ¯Ù’نَـا Ø¥Ùلَيْكَ قَالَ عَذَابÙÙŠ Ø£ÙØµÙيب٠بÙه٠مَنْ أَشَاء وَرَØÙ’مَتÙÙŠ
ÙˆÙŽØ³ÙØ¹ÙŽØªÙ’ ÙƒÙلَّ شَيْء٠ÙÙŽØ³ÙŽØ£ÙŽÙƒÙ’ØªÙØ¨Ùهَا Ù„ÙلَّذÙينَ يَتَّقÙونَ ÙˆÙŽÙŠÙØ¤Ù’تÙونَ
الزَّكَـاةَ وَالَّذÙينَ Ù‡ÙÙ… Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
156. Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: â€Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kamiâ€. |
||
|
الَّذÙينَ ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùونَ
الرَّسÙولَ النَّبÙيَّ الأÙمّÙيَّ الَّذÙÙŠ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùونَه٠مَكْتÙوباً عÙندَهÙمْ
ÙÙÙŠ التَّوْرَاة٠وَالإÙنْجÙÙŠÙ„Ù ÙŠÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±ÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„ْمَعْرÙÙˆÙ٠وَيَنْهَاهÙمْ
عَن٠الْمÙÙ†ÙƒÙŽØ±Ù ÙˆÙŽÙŠÙØÙلّ٠لَهÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽÙŠÙØÙŽØ±Ù‘Ùم٠عَلَيْهÙÙ…Ù
Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ¨ÙŽØ¢Ø¦ÙØ«ÙŽ ÙˆÙŽÙŠÙŽØ¶ÙŽØ¹Ù Ø¹ÙŽÙ†Ù’Ù‡Ùمْ Ø¥ÙØµÙ’رَهÙمْ وَالأَغْلاَلَ الَّتÙÙŠ كَانَتْ
عَلَيْهÙمْ ÙَالَّذÙينَ آمَنÙواْ بÙه٠وَعَزَّرÙوه٠وَنَصَرÙوه٠وَاتَّبَعÙواْ
النّÙورَ الَّذÙÙŠÙŽ Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ مَعَه٠أÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْمÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
157. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka [574]. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. [574] Maksudnya: dalam syari'at yang dibawa oleh Muhammad itu tidak ada lagi beban-beban yang berat yang dipikulkan kepada Bani Israil. Umpamanya: mensyari'atkan membunuh diri untuk sahnya taubat, mewajibkan kisas pada pembunuhan baik yang disengaja atau tidak tanpa membolehkan membayar diat, memotong anggota badan yang melakukan kesalahan, membuang atau menggunting kain yang kena najis. |
||
|
Ù‚Ùلْ
يَا أَيّÙهَا النَّاس٠إÙنّÙÙŠ رَسÙول٠اللّه٠إÙلَيْكÙمْ جَمÙيعاً الَّذÙÙŠ
Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù…Ùلْك٠السَّمَاوَات٠وَالأَرْض٠لا Ø¥Ùلَـهَ Ø¥Ùلاَّ Ù‡ÙÙˆÙŽ ÙŠÙØÙ’ÙŠÙـي ÙˆÙŽÙŠÙÙ…ÙيتÙ
ÙَآمÙÙ†Ùواْ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَرَسÙولÙه٠النَّبÙيّ٠الأÙمّÙيّ٠الَّذÙÙŠ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ù Ø¨ÙØ§Ù„لّهÙ
ÙˆÙŽÙƒÙŽÙ„ÙمَاتÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§ØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùوه٠لَعَلَّكÙمْ تَهْتَدÙونَ
158. Katakanlah: â€Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab- kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjukâ€. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙÙ† قَوْم٠مÙوسَى Ø£Ùمَّةٌ يَهْدÙونَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚ّ٠وَبÙه٠يَعْدÙÙ„Ùونَ
159. Dan di antara kaum Musa itu terdapat suatu umat yang memberi petunjuk (kepada manusia) dengan hak dan dengan yang hak itulah mereka menjalankan keadilan [575]. [575] Maksudnya: mereka memberi petunjuk dan menuntun manusia dengan berpedoman kepada petunjuk dan tuntunan yang datang dari Allah s.w.t. dan juga dalam hal mengadili perkara-perkara, mereka selalu mencari keadilan dengan berpedomankan petunjuk dan tuntunan Allah. |
||
|
وَقَطَّعْنَاهÙم٠اثْنَتَيْ عَشْرَةَ أَسْبَاطاً Ø£Ùمَماً وَأَوْØÙŽÙŠÙ’نَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ù…Ùوسَى
Ø¥ÙØ°Ù اسْتَسْقَاه٠قَوْمÙÙ‡Ù Ø£ÙŽÙ†Ù Ø§Ø¶Ù’Ø±ÙØ¨ Ø¨Ù‘ÙØ¹ÙŽØµÙŽØ§ÙƒÙŽ Ø§Ù„Ù’ØÙŽØ¬ÙŽØ±ÙŽ
Ùَانبَجَسَتْ Ù…Ùنْه٠اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْناً قَدْ عَلÙÙ…ÙŽ ÙƒÙلّ٠أÙنَاسÙ
مَّشْرَبَهÙمْ وَظَلَّلْنَا عَلَيْهÙم٠الْغَمَامَ وَأَنزَلْنَا عَلَيْهÙم٠الْمَنَّ
وَالسَّلْوَى ÙƒÙÙ„Ùواْ Ù…ÙÙ† Ø·ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ مَا رَزَقْنَاكÙمْ وَمَا
ظَلَمÙونَا وَلَـكÙÙ† كَانÙواْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ يَظْلÙÙ…Ùونَ
160. Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing- masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: â€Pukullah batu itu dengan tongkatmu!â€. Maka memancarlah dari padanya duabelas mata air. Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. Dan Kami naungkan awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa [576]. (Kami berfirman): â€Makanlah yang baik-baik dari apa yang telah Kami rezkikan kepadamuâ€. Mereka tidak menganiaya Kami, tapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri. [576] Lihat not 53. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’
Ù‚Ùيلَ Ù„ÙŽÙ‡Ùم٠اسْكÙÙ†Ùواْ هَـذÙه٠الْقَرْيَةَ ÙˆÙŽÙƒÙÙ„Ùواْ Ù…Ùنْهَا ØÙŽÙŠÙ’Ø«Ù
Ø´ÙØ¦Ù’تÙمْ ÙˆÙŽÙ‚ÙولÙواْ ØÙطَّةٌ وَادْخÙÙ„Ùواْ الْبَابَ Ø³ÙØ¬Ù‘َداً نَّغْÙÙØ±Ù’
Ù„ÙŽÙƒÙمْ خَطÙيئَاتÙÙƒÙمْ سَنَزÙÙŠØ¯Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ
161. Dan (ingatlah), ketika dikatakan kepada mereka (Bani Israil): â€Diamlah di negeri ini saja (Baitul Maqdis) dan makanlah dari (hasil bumi)nya di mana saja kamu kehendakiâ€. Dan katakanlah: â€Bebaskanlah kami dari dosa kami dan masukilah pintu gerbangnya sambil membungkuk, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmuâ€. Kelak akan Kami tambah (pahala) kepada orang-orang yang berbuat baik. |
||
|
Ùَبَدَّلَ الَّذÙينَ ظَلَمÙواْ Ù…ÙنْهÙمْ قَوْلاً غَيْرَ الَّذÙÙŠ Ù‚Ùيلَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ
Ùَأَرْسَلْنَا عَلَيْهÙمْ Ø±ÙØ¬Ù’زاً مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠بÙمَا كَانÙواْ
يَظْلÙÙ…Ùونَ
162. Maka orang-orang yang zalim di antara mereka itu mengganti (perkataan itu) dengan perkataan yang tidak dikatakan kepada mereka [577], maka Kami timpakan kepada mereka azab dari langit disebabkan kezaliman mereka. [577] Mereka diperintah untuk mengucap: â€hiththatun†(berarti: mohon dilepaskan dari dosa), namun mereka mengubahnya sambil mencemoh dan mengucap: â€hinthatun sya'iirah†(berarti: gandum). |
||
|
واَسْأَلْهÙمْ عَن٠الْقَرْيَة٠الَّتÙÙŠ كَانَتْ
ØÙŽØ§Ø¶Ùرَةَ الْبَØÙ’Ø±Ù Ø¥ÙØ°Ù’ يَعْدÙونَ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽØ¨Ù’ØªÙ Ø¥ÙØ°Ù’ تَأْتÙيهÙمْ
ØÙيتَانÙÙ‡Ùمْ يَوْمَ سَبْتÙÙ‡Ùمْ Ø´ÙØ±Ù‘َعاً وَيَوْمَ لاَ ÙŠÙŽØ³Ù’Ø¨ÙØªÙونَ
لاَ تَأْتÙيهÙمْ كَذَلÙÙƒÙŽ نَبْلÙوهÙÙ… بÙمَا كَانÙوا ÙŠÙŽÙْسÙÙ‚Ùونَ
163. Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri [578] yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu [579], di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik. [578] Yaitu kota Eliah yang terletak di pantai laut Merah antara kota Mad-yan dan bukit Thur. [579] Menurut aturan itu mereka tidak boleh bekerja pada hari Sabtu, karena hari Sabtu itu dikhususkan hanya untuk beribadat. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽ Ù‚ÙŽØ§Ù„ÙŽØªÙ’ Ø£Ùمَّةٌ مّÙنْهÙمْ Ù„ÙÙ…ÙŽ ØªÙŽØ¹ÙØ¸Ùونَ قَوْماً اللّه٠مÙهْلÙÙƒÙÙ‡Ùمْ أَوْ Ù…ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙÙ‡Ùمْ
عَذَاباً شَدÙيداً قَالÙواْ Ù…ÙŽØ¹Ù’Ø°ÙØ±ÙŽØ©Ù‹ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ رَبّÙÙƒÙمْ وَلَعَلَّهÙمْ يَتَّقÙونَ
164. Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: â€Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?†Mereka menjawab: â€Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu [580], dan supaya mereka bertakwa. [580] Alasan mereka itu ialah bahwa mereka telah melaksanakan perintah Allah untuk memberi peringatan. |
||
|
Ùَلَمَّا نَسÙواْ مَا ذÙÙƒÙ‘ÙØ±Ùواْ بÙه٠أَنجَيْنَا الَّذÙينَ يَنْهَوْنَ عَن٠السّÙوءÙ
وَأَخَذْنَا الَّذÙينَ ظَلَمÙواْ Ø¨ÙØ¹ÙŽØ°ÙŽØ§Ø¨Ù بَئÙيس٠بÙمَا كَانÙواْ ÙŠÙŽÙْسÙÙ‚Ùونَ
165. Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik. |
||
|
Ùَلَمَّا عَتَوْاْ عَن مَّا Ù†ÙÙ‡Ùواْ عَنْه٠قÙلْنَا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙƒÙونÙواْ Ù‚ÙØ±ÙŽØ¯ÙŽØ©Ù‹ Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ¦Ùينَ
166. Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: â€Jadilah kamu kera yang hina [581]. [581] Lihat not 60. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ تَأَذَّنَ رَبّÙÙƒÙŽ لَيَبْعَثَنَّ عَلَيْهÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ يَوْم٠الْقÙيَامَة٠مَن
يَسÙومÙÙ‡Ùمْ سÙوءَ الْعَذَاب٠إÙنَّ رَبَّكَ لَسَرÙيع٠الْعÙقَاب٠وَإÙنَّهÙ
لَغَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
167. Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memberitahukan, bahwa sesungguhnya Dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) sampai hari kiamat orang-orang yang akan menimpakan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksa-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
وَقَطَّعْنَاهÙمْ ÙÙÙŠ الأَرْض٠أÙمَماً مّÙنْهÙÙ…Ù
Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙونَ ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙمْ دÙونَ ذَلÙÙƒÙŽ وَبَلَوْنَاهÙمْ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ§ØªÙ
ÙˆÙŽØ§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ§ØªÙ لَعَلَّهÙمْ ÙŠÙŽØ±Ù’Ø¬ÙØ¹Ùونَ
168. Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran). |
||
|
ÙَخَلَÙÙŽ Ù…ÙÙ† بَعْدÙÙ‡Ùمْ خَلْÙÙŒ
ÙˆÙŽØ±ÙØ«Ùواْ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ÙŠÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°Ùونَ عَرَضَ هَـذَا الأدْنَى ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ Ø³ÙŽÙŠÙØºÙ’Ùَر٠لَنَا
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَأْتÙÙ‡Ùمْ عَرَضٌ Ù…Ù‘ÙØ«Ù’Ù„ÙÙ‡Ù ÙŠÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°Ùوه٠أَلَمْ ÙŠÙØ¤Ù’خَذْ عَلَيْهÙÙ… مّÙÙŠØ«ÙŽØ§Ù‚Ù Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù
Ø£ÙŽÙ† لاَّ ÙŠÙÙ‚ÙولÙواْ عَلَى اللّه٠إÙلاَّ الْØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽ وَدَرَسÙواْ مَا ÙÙÙŠÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ø¯Ù‘ÙŽØ§Ø±Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù
خَيْرٌ لّÙلَّذÙينَ يَتَّقÙونَ Ø£ÙŽÙَلاَ تَعْقÙÙ„Ùونَ
169. Maka datanglah sesudah mereka generasi (yang jahat) yang mewarisi Taurat, yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini, dan berkata: â€Kami akan diberi ampunâ€. Dan kelak jika datang kepada mereka harta benda dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga). Bukankah perjanjian Taurat sudah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar, padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya?. Dan kampung akhirat itu lebih bagi mereka yang bertakwa. Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti? |
||
|
وَالَّذÙينَ ÙŠÙمَسَّكÙونَ
Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù وَأَقَامÙواْ الصَّلاَةَ Ø¥Ùنَّا لاَ Ù†ÙØ¶Ùيع٠أَجْرَ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØµÙ’Ù„ÙØÙينَ
170. Dan orang-orang yang berpegang teguh dengan Al Kitab (Taurat) serta mendirikan shalat, (akan diberi pahala) karena sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengadakan perbaikan. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ° نَتَقْنَا الْجَبَلَ ÙَوْقَهÙمْ كَأَنَّه٠ظÙلَّةٌ وَظَنّÙواْ Ø£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù‚ÙØ¹ÙŒ بÙÙ‡Ùمْ
Ø®ÙØ°Ùواْ مَا آتَيْنَاكÙÙ… بÙÙ‚ÙÙˆÙ‘ÙŽØ©Ù ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ مَا ÙÙيه٠لَعَلَّكÙمْ تَتَّقÙونَ
171. Dan (ingatlah), ketika Kami mengangkat bukit ke atas mereka seakan-akan bukit itu naungan awan dan mereka yakin bahwa bukit itu akan jatuh menimpa mereka. (Dan Kami katakan kepada mereka): â€Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta ingatlah selalu (amalkanlah) apa yang tersebut di dalamnya supaya kamu menjadi orang-orang yang bertakwaâ€. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ أَخَذَ رَبّÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ† بَنÙÙŠ آدَمَ Ù…ÙÙ† ظÙÙ‡ÙورÙÙ‡Ùمْ Ø°ÙØ±Ù‘ÙيَّتَهÙمْ وَأَشْهَدَهÙمْ
عَلَى Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ أَلَسْتَ Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙƒÙمْ قَالÙواْ بَلَى Ø´ÙŽÙ‡ÙØ¯Ù’نَا Ø£ÙŽÙ† تَقÙولÙواْ يَوْمَ
الْقÙيَامَة٠إÙنَّا ÙƒÙنَّا عَنْ هَذَا غَاÙÙÙ„Ùينَ
172. Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): â€Bukankah Aku ini Tuhanmu?†Mereka menjawab: â€Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksiâ€. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengata- kan: â€Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)â€, |
||
|
أَوْ تَقÙولÙواْ Ø¥Ùنَّمَا أَشْرَكَ
آبَاؤÙنَا Ù…ÙÙ† قَبْل٠وَكÙنَّا Ø°ÙØ±Ù‘Ùيَّةً مّÙÙ† بَعْدÙÙ‡Ùمْ Ø£ÙŽÙَتÙهْلÙÙƒÙنَا بÙمَا Ùَعَلَ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¨Ù’Ø·ÙÙ„Ùونَ
173. atau agar kamu tidak mengatakan: â€Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu [582]?†[582] Maksudnya: agar orang-orang musyrik itu jangan mengatakan bahwa bapak-bapak mereka dahulu telah mempersekutukan Tuhan, sedang mereka tidak tahu menahu bahwa mempersekutukan Tuhan itu salah, tak ada lagi jalan bagi mereka, hanyalah meniru orang-orang tua mereka yang mempersekutukan Tuhan itu. Karena itu mereka menganggap bahwa mereka tidak patut disiksa karena kesalahan orang-orang tua mereka itu. |
||
|
وَكَذَلÙÙƒÙŽ Ù†ÙÙَصّÙل٠الآيَات٠وَلَعَلَّهÙمْ ÙŠÙŽØ±Ù’Ø¬ÙØ¹Ùونَ
174. Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (kepada kebenaran). |
||
|
وَاتْل٠عَلَيْهÙمْ نَبَأَ الَّذÙÙŠÙŽ آتَيْنَاه٠آيَاتÙنَا Ùَانسَلَخَ Ù…Ùنْهَا
Ùَأَتْبَعَه٠الشَّيْطَان٠Ùَكَانَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْغَاوÙينَ
175. Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. |
||
|
وَلَوْ Ø´ÙØ¦Ù’نَا
لَرَÙَعْنَاه٠بÙهَا وَلَـكÙنَّه٠أَخْلَدَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الأَرْض٠وَاتَّبَعَ هَوَاه٠ÙَمَثَلÙÙ‡Ù
كَمَثَل٠الْكَلْب٠إÙÙ† تَØÙ’Ù…Ùلْ عَلَيْه٠يَلْهَثْ أَوْ تَتْرÙكْهÙ
يَلْهَث ذَّلÙÙƒÙŽ مَثَل٠الْقَوْم٠الَّذÙينَ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا ÙÙŽØ§Ù‚Ù’ØµÙØµÙ
الْقَصَصَ لَعَلَّهÙمْ يَتَÙَكَّرÙونَ
176. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. |
||
|
سَاء مَثَلاً الْقَوْم٠الَّذÙينَ
كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ كَانÙواْ يَظْلÙÙ…Ùونَ
177. Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat- ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim. |
||
|
Ù…ÙŽÙ† يَهْد٠اللّهÙ
ÙÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ الْمÙهْتَدÙÙŠ ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† ÙŠÙØ¶Ù’Ù„Ùلْ ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùونَ
178. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah [583], maka merekalah orang-orang yang merugi. [583] Lihat not 34. |
||
|
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا Ù„ÙØ¬ÙŽÙ‡ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙÙ†ÙŽ الْجÙنّ٠وَالإÙنس٠لَهÙمْ Ù‚ÙÙ„Ùوبٌ
لاَّ ÙŠÙŽÙْقَهÙونَ بÙهَا ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ أَعْيÙÙ†ÙŒ لاَّ ÙŠÙØ¨Ù’ØµÙØ±Ùونَ بÙهَا ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ آذَانٌ لاَّ يَسْمَعÙونَ
بÙهَا Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ كَالأَنْعَام٠بَلْ Ù‡Ùمْ أَضَلّ٠أÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْغَاÙÙÙ„Ùونَ
179. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. Kedatangan azab Allah kepada orang-orang yang mendustakan ayat- ayat-Nya dengan cara istidraj [584]. [584] Yaitu: dengan membiarkan orang itu bergelimang dalam kesesatannya, hingga orang itu tidak sadar bahwa dia didekatkan secara berangsur-angsur kepada kebinasaan. |
||
|
ÙˆÙŽÙ„Ùلّه٠الأَسْمَاء الْØÙسْنَى ÙَادْعÙوه٠بÙهَا وَذَرÙواْ الَّذÙينَ ÙŠÙلْØÙدÙونَ ÙÙÙŠ
أَسْمَآئÙÙ‡Ù Ø³ÙŽÙŠÙØ¬Ù’زَوْنَ مَا كَانÙواْ يَعْمَلÙونَ
180. Hanya milik Allah asmaa-ul husna [585], maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama- nama-Nya [586]. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. [585] Maksudnya: nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah. [586] Maksudnya: janganlah dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat dan keagungan Allah, atau dengan memakai asmaa-ul husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan asmaa-ul husna untuk nama-nama selain Allah. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…Ùمَّنْ خَلَقْنَا Ø£Ùمَّةٌ
يَهْدÙونَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚ّ٠وَبÙه٠يَعْدÙÙ„Ùونَ
181. Dan di antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan hak, dan dengan yang hak itu (pula) mereka menjalankan keadilan. |
||
|
وَالَّذÙينَ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا
Ø³ÙŽÙ†ÙŽØ³Ù’ØªÙŽØ¯Ù’Ø±ÙØ¬ÙÙ‡ÙÙ… مّÙنْ ØÙŽÙŠÙ’ث٠لاَ يَعْلَمÙونَ
182. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangaur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. |
||
|
ÙˆÙŽØ£ÙمْلÙÙŠ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ø¥Ùنَّ
كَيْدÙÙŠ مَتÙينٌ
183. Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh. |
||
|
أَوَلَمْ يَتَÙَكَّرÙواْ مَا Ø¨ÙØµÙŽØ§ØÙبÙÙ‡ÙÙ… مّÙÙ† جÙنَّة٠إÙنْ
Ù‡ÙÙˆÙŽ Ø¥Ùلاَّ نَذÙيرٌ Ù…Ù‘ÙØ¨Ùينٌ
184. Apakah (mereka lalai) dan tidak memikirkan bahwa teman mereka (Muhammad) tidak berpenyakit gila. Dia (Muhammad itu) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan. |
||
|
أَوَلَمْ ÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ùواْ ÙÙÙŠ Ù…ÙŽÙ„ÙŽÙƒÙوت٠السَّمَاوَاتÙ
وَالأَرْض٠وَمَا خَلَقَ اللّه٠مÙÙ† شَيْء٠وَأَنْ عَسَى Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙƒÙونَ قَد٠اقْتَرَبَ
أَجَلÙÙ‡Ùمْ ÙÙŽØ¨ÙØ£ÙŽÙŠÙ‘Ù ØÙŽØ¯ÙÙŠØ«Ù Ø¨ÙŽØ¹Ù’Ø¯ÙŽÙ‡Ù ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
185. Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman sesudah Al Qur'an itu? |
||
|
Ù…ÙŽÙ† ÙŠÙØ¶Ù’Ù„Ùل٠اللّه٠Ùَلاَ
هَادÙÙŠÙŽ لَه٠وَيَذَرÙÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ Ø·ÙØºÙ’يَانÙÙ‡Ùمْ يَعْمَهÙونَ
186. Barangsiapa yang Allah sesatkan [587], maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan. [587] Lihat not 34. |
||
|
يَسْأَلÙونَكَ عَن٠السَّاعَةÙ
أَيَّانَ Ù…ÙØ±Ù’سَاهَا Ù‚Ùلْ Ø¥Ùنَّمَا عÙلْمÙهَا عÙندَ رَبّÙÙŠ لاَ ÙŠÙØ¬ÙŽÙ„Ù‘Ùيهَا Ù„ÙوَقْتÙهَا Ø¥Ùلاَّ Ù‡ÙÙˆÙŽ ثَقÙلَتْ
ÙÙÙŠ السَّمَاوَات٠وَالأَرْض٠لاَ تَأْتÙيكÙمْ Ø¥Ùلاَّ بَغْتَةً يَسْأَلÙونَكَ كَأَنَّكَ ØÙŽÙÙيٌّ
عَنْهَا Ù‚Ùلْ Ø¥Ùنَّمَا عÙلْمÙهَا عÙندَ اللّه٠وَلَـكÙنَّ أَكْثَرَ النَّاس٠لاَ يَعْلَمÙونَ
187. Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: â€Bilakah terjadinya?†Katakanlah: â€Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tibaâ€. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: â€Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuiâ€. |
||
|
Ù‚ÙÙ„ لاَّ أَمْلÙÙƒÙ Ù„ÙÙ†ÙŽÙْسÙÙŠ Ù†ÙŽÙْعاً وَلاَ ضَرّاً Ø¥Ùلاَّ مَا شَاء اللّه٠وَلَوْ ÙƒÙنتÙ
أَعْلَم٠الْغَيْبَ لاَسْتَكْثَرْت٠مÙÙ†ÙŽ الْخَيْر٠وَمَا مَسَّنÙÙŠÙŽ السّÙوء٠إÙنْ
أَنَاْ Ø¥Ùلاَّ نَذÙيرٌ وَبَشÙيرٌ لّÙÙ‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
188. Katakanlah: â€Aku tidak berkuasa menarik kemanfa'atan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang berimanâ€. |
||
|
Ù‡ÙÙˆÙŽ الَّذÙÙŠ خَلَقَكÙÙ…
مّÙÙ† نَّÙْس٠وَاØÙدَة٠وَجَعَلَ Ù…Ùنْهَا زَوْجَهَا Ù„ÙيَسْكÙÙ†ÙŽ Ø¥Ùلَيْهَا Ùَلَمَّا
تَغَشَّاهَا ØÙŽÙ…َلَتْ ØÙŽÙ…ْلاً خَÙÙÙŠÙØ§Ù‹ Ùَمَرَّتْ بÙÙ‡Ù Ùَلَمَّا أَثْقَلَت دَّعَوَا
اللّهَ رَبَّهÙمَا لَئÙنْ آتَيْتَنَا ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ لَّنَكÙونَنَّ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽØ§ÙƒÙØ±Ùينَ
189. Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: â€Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami terraasuk orang-orang yang bersyukurâ€. |
||
|
Ùَلَمَّا آتَاهÙمَا ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ جَعَلاَ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ø´ÙØ±ÙŽÙƒÙŽØ§Ø¡ ÙÙيمَا آتَاهÙمَا Ùَتَعَالَى
اللّه٠عَمَّا ÙŠÙØ´Ù’رÙÙƒÙونَ
190. Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya [588] menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu. Maka Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. [588] Maksudnya: orang-orang musyrik itu menjadikan sekutu bagi Tuhan dalam menciptakan anak itu dengan arti bahwa anak itu mereka pandang sebagai hamba pula bagi berhala yang mereka sembah. Karena itulah mereka menamakan anak-anak mereka dengan Abdul Uzza, Abdu Manaah, Abdu Syam dan sebagainya. |
||
|
Ø£ÙŽÙŠÙØ´Ù’رÙÙƒÙونَ مَا لاَ يَخْلÙق٠شَيْئاً ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ ÙŠÙØ®Ù’Ù„ÙŽÙ‚Ùونَ
191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. |
||
|
وَلاَ يَسْتَطÙيعÙونَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ نَصْراً وَلاَ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ ÙŠÙŽÙ†ØµÙØ±Ùونَ
192. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun berhala-berha]a itu tidak dapat memberi pertolongan. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† تَدْعÙوهÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù’Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ لاَ ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹ÙوكÙمْ سَوَاء عَلَيْكÙمْ أَدَعَوْتÙÙ…ÙوهÙمْ
أَمْ أَنتÙمْ ØµÙŽØ§Ù…ÙØªÙونَ
193. Dan jika kamu (hai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka ataupun kamu herdiam diri. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ تَدْعÙونَ Ù…ÙÙ† دÙون٠اللّهÙ
Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙŒ أَمْثَالÙÙƒÙمْ ÙَادْعÙوهÙمْ ÙَلْيَسْتَجÙيبÙواْ Ù„ÙŽÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ†
ÙƒÙنتÙمْ صَادÙÙ‚Ùينَ
194. Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu lalu biarkanlah mereka mmperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar. |
||
|
Ø£ÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ أَرْجÙÙ„ÙŒ يَمْشÙونَ بÙهَا أَمْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَيْدÙ
ÙŠÙŽØ¨Ù’Ø·ÙØ´Ùونَ بÙهَا أَمْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَعْيÙÙ†ÙŒ ÙŠÙØ¨Ù’ØµÙØ±Ùونَ بÙهَا أَمْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ آذَانٌ
يَسْمَعÙونَ بÙهَا Ù‚Ùل٠ادْعÙواْ Ø´ÙØ±ÙŽÙƒÙŽØ§Ø¡ÙƒÙمْ Ø«Ùمَّ ÙƒÙيدÙون٠Ùَلاَ تÙÙ†Ø¸ÙØ±ÙونÙ
195. Apakah berhala-berhala mempunyai kaki yang dengan itu ia dapat berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia dapat memegang dengan keras [589], atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Katakanlah: â€Panggillah berhala-berhalamu yang kamu jadikan sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)-ku. tanpa memberi tangguh (kepada-ku)â€. [589] Kata â€yabthisyuun†di sini diartikan bertindak dengan keras; maksudnya: menampar, merusak, memukul, merenggut dengan kasar dan sebagainya. |
||
|
Ø¥Ùنَّ ÙˆÙŽÙ„ÙيّÙـيَ اللّه٠الَّذÙÙŠ نَزَّلَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ يَتَوَلَّى Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙينَ
196. Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh. |
||
|
وَالَّذÙينَ تَدْعÙونَ Ù…ÙÙ† دÙونÙه٠لاَ يَسْتَطÙيعÙونَ نَصْرَكÙمْ وَلا
Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙ‡Ùمْ ÙŠÙŽÙ†Ù’ØµÙØ±Ùونَ
197. Dan berhala-berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† تَدْعÙوهÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù’Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ لاَ يَسْمَعÙواْ
وَتَرَاهÙمْ ÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ùونَ Ø¥Ùلَيْكَ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ لاَ ÙŠÙØ¨Ù’ØµÙØ±Ùونَ
198. Dan jika kamu sekalian menyeru (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk, niscaya berhala-herhala itu tidak dapat mendengarnya. Dan kamu melihat berhala-berhala itu memandang kepadamu padahal ia tidak melihat. |
||
|
Ø®ÙØ°Ù الْعَÙْوَ ÙˆÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±Ù’
Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ø¹ÙØ±Ù’ÙÙ ÙˆÙŽØ£ÙŽØ¹Ù’Ø±ÙØ¶Ù’ عَن٠الْجَاهÙÙ„Ùينَ
199. Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥Ùمَّا يَنزَغَنَّكَ Ù…ÙÙ†ÙŽ
الشَّيْطَان٠نَزْغٌ ÙÙŽØ§Ø³Ù’ØªÙŽØ¹ÙØ°Ù’ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠إÙنَّه٠سَمÙيعٌ عَلÙيمٌ
200. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah [590]. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [590] Maksudnya: membaca â€A'udzubillahi minasy-syaithaanir-rajiimâ€. |
||
|
Ø¥Ùنَّ
الَّذÙينَ اتَّقَواْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ مَسَّهÙمْ طَائÙÙÙŒ مّÙÙ†ÙŽ الشَّيْطَان٠تَذَكَّرÙواْ
ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‡ÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¨Ù’ØµÙØ±Ùونَ
201. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ®Ù’وَانÙÙ‡Ùمْ ÙŠÙŽÙ…ÙØ¯Ù‘ÙونَهÙمْ ÙÙÙŠ الْغَيّ٠ثÙمَّ
لاَ ÙŠÙÙ‚Ù’ØµÙØ±Ùونَ
202. Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan). |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ لَمْ تَأْتÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ©Ù قَالÙواْ لَوْلاَ اجْتَبَيْتَهَا
Ù‚Ùلْ Ø¥Ùنَّمَا Ø£ÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ù مَا ÙŠÙÙˆØÙŽÙ‰ Ø¥Ùلَيَّ Ù…ÙÙ† رَّبّÙÙŠ هَـذَا Ø¨ÙŽØµÙŽØ¢Ø¦ÙØ±Ù Ù…ÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ
ÙˆÙŽÙ‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ وَرَØÙ’مَةٌ لّÙÙ‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
203. Dan apabila kamu tidak membawa suatu ayat Al Qur'an kepada mereka, mereka berkata: â€Mengapa tidak kamu buat sendiri ayat itu?†Katakanlah: â€Sesungguhnya aku hanya mengikut apa yang diwahyukan dari Tuhanku kepadaku. Al Qur'an ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.†|
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‚ÙØ±Ùئَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آنÙ
ÙÙŽØ§Ø³Ù’ØªÙŽÙ…ÙØ¹Ùواْ Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ØµÙØªÙواْ لَعَلَّكÙمْ ØªÙØ±Ù’ØÙŽÙ…Ùونَ
204. Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat [591]. [591] Maksudnya: jika dibacakan Al Qur'an kita diwajibkan mendengar dan memperhatikan sambil berdiam diri, baik dalam sembahyang maupun di luar sembahyang, terkecuali dalam shalat berjamaah ma'mum boleh membaca Al Faatihah sendiri waktu imam membaca ayat-ayat Al Qur'an. |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ± رَّبَّكَ
ÙÙÙŠ Ù†ÙŽÙْسÙÙƒÙŽ ØªÙŽØ¶ÙŽØ±Ù‘ÙØ¹Ø§Ù‹ ÙˆÙŽØ®ÙÙŠÙَةً وَدÙونَ الْجَهْر٠مÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù„Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØºÙØ¯ÙوّÙ
وَالآصَال٠وَلاَ تَكÙÙ† مّÙÙ†ÙŽ الْغَاÙÙÙ„Ùينَ
205. Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ عÙندَ رَبّÙÙƒÙŽ
لاَ ÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽÙƒÙ’Ø¨ÙØ±Ùونَ عَنْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙŽØªÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙŠÙØ³ÙŽØ¨Ù‘ÙØÙÙˆÙ†ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ù ÙŠÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ùونَ
206. Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nya-lah mereka bersujud [592]. [592] Ini salah satu ayat saj-dah yang disunatkan kita bersujud setelah membacanya atau mendengarnya, baik di dalam sembahyang maupun di luar sembahyang. Sujud ini dinamakan sujud â€Tilawahâ€. |
||







