Modul Al. Quran
| 5 | Al Maidah | المائدة |
|---|---|---|
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ أَوْÙÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„ْعÙÙ‚ÙÙˆØ¯Ù Ø£ÙØÙلَّتْ Ù„ÙŽÙƒÙÙ… بَهÙيمَةÙ
الأَنْعَام٠إÙلاَّ مَا ÙŠÙØªÙ’Ù„ÙŽÙ‰ عَلَيْكÙمْ غَيْرَ Ù…ÙØÙلّÙÙŠ الصَّيْد٠وَأَنتÙمْ ØÙرÙÙ…ÙŒ Ø¥Ùنَّ
اللّهَ ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙم٠مَا ÙŠÙØ±ÙيدÙ
1. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu [388]. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. [388] Aqad (perjanjian) mencakup: janji prasetia hamba kepada Allah dan perjanjian yang dibuat oleh manusia dalam pergaulan sesamanya. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ لاَ ØªÙØÙلّÙواْ Ø´ÙŽØ¹ÙŽØ¢Ø¦ÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù
وَلاَ الشَّهْرَ الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…ÙŽ وَلاَ الْهَدْيَ وَلاَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽÙ„Ø¢Ø¦ÙØ¯ÙŽ ÙˆÙŽÙ„Ø§ آمّÙينَ الْبَيْتَ
الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…ÙŽ يَبْتَغÙونَ Ùَضْلاً مّÙÙ† رَّبّÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ±ÙØ¶Ù’وَاناً ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ ØÙŽÙ„َلْتÙمْ ÙَاصْطَادÙواْ
وَلاَ يَجْرÙمَنَّكÙمْ شَنَآن٠قَوْم٠أَن صَدّÙوكÙمْ Ø¹ÙŽÙ†Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù
الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…٠أَن تَعْتَدÙواْ وَتَعَاوَنÙواْ عَلَى الْبرّ٠وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنÙواْ
عَلَى Ø§Ù„Ø¥ÙØ«Ù’Ù…Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¹ÙØ¯Ù’وَان٠وَاتَّقÙواْ اللّهَ Ø¥Ùنَّ اللّهَ شَدÙيد٠الْعÙقَابÙ
2. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah [389], dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram [390], jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya [391], dan binatang-binatang qalaa-id [392], dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keredhaan dari Tuhannya [393] dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [389] Syi'ar Allah ialah: segala amalan yang dilakukan dalam rangka ibadat haji dan tempat-tempat mengerjakannya. [390] Arti bulan haram lihat not 119, maksudnya ialah: dilarang melakukan peperangan di bulan-bulan itu. [391] Ialah: binatang (unta, lembu, kambing, biri-biri) yang dibawa ke Ka'bah untuk mendekatkan diri kepada Allah, disembelih ditanah haram dan dagingnya dihadiahkan kepada fakir miskin dalam rangka ibadat haji. [392] Ialah: binatang had-ya yang diberi kalung, supaya diketahui orang bahwa binatang itu telah diperuntukkan untuk dibawa ke Ka'bah. [393] Dimaksud dengan karunia ialah: keuntungan yang diberikan Allah dalam perniagaan. Keredhaan dari Allah ialah: pahala amalan haji. |
||
|
ØÙرّÙمَتْ عَلَيْكÙم٠الْمَيْتَة٠وَالْدَّم٠وَلَØÙ’م٠الْخÙنْزÙير٠وَمَا Ø£ÙÙ‡Ùلَّ Ù„ÙØºÙŽÙŠÙ’ر٠اللّهÙ
بÙه٠وَالْمÙنْخَنÙقَة٠وَالْمَوْقÙÙˆØ°ÙŽØ©Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙŽØ±ÙŽØ¯Ù‘Ùيَة٠وَالنَّطÙÙŠØÙŽØ©Ù وَمَا Ø£ÙŽÙƒÙŽÙ„ÙŽ
Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ù Ø¥Ùلاَّ مَا ذَكَّيْتÙمْ وَمَا Ø°ÙØ¨ÙØÙŽ Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙØµÙب٠وَأَن تَسْتَقْسÙÙ…Ùواْ
Ø¨ÙØ§Ù„أَزْلاَم٠ذَلÙÙƒÙمْ ÙÙØ³Ù’Ù‚ÙŒ الْيَوْمَ ÙŠÙŽØ¦ÙØ³ÙŽ Ø§Ù„Ù‘ÙŽØ°Ùينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙÙ† دÙينÙÙƒÙمْ
Ùَلاَ تَخْشَوْهÙمْ وَاخْشَوْن٠الْيَوْمَ أَكْمَلْت٠لَكÙمْ دÙينَكÙمْ وَأَتْمَمْتÙ
عَلَيْكÙمْ Ù†ÙØ¹Ù’مَتÙÙŠ وَرَضÙيت٠لَكÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø¥ÙØ³Ù’لاَمَ دÙيناً ÙÙŽÙ…ÙŽÙ†Ù Ø§Ø¶Ù’Ø·ÙØ±Ù‘ÙŽ ÙÙÙŠ
مَخْمَصَة٠غَيْرَ Ù…ÙØªÙŽØ¬ÙŽØ§Ù†ÙÙÙ Ù„Ù‘ÙØ¥Ùثْم٠ÙÙŽØ¥Ùنَّ اللّهَ غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
3. Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah [394], daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya [395], dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah [396], (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini [397] orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa [398] karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [394] Ialah: darah yang keluar dari tubuh, sebagaimana tersebut dalam surat Al An-aam ayat 145. [395] Maksudnya ialah: binatang yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk dan yang diterkam binatang buas adalah halal kalau sempat disembelih sebelum mati. [396] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. Orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. Setelah ditulis masing-masing yaitu dengan: â€lakukanlahâ€, â€jangan lakukanâ€, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. Bila mereka hendak melakukan sesuatu maka mereka meminta supaya juru kunci Ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. Kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, maka undian diulang sekali lagi. [397] Yang dimaksud dengan hari ialah: masa, yaitu: masa haji wada', haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w. [398] Maksudnya: dibolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh ayat ini jika terpaksa. |
||
|
يَسْأَلÙونَكَ مَاذَا Ø£ÙØÙلَّ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ù‚Ùلْ Ø£ÙØÙلَّ Ù„ÙŽÙƒÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ وَمَا عَلَّمْتÙÙ…
مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙŽÙˆÙŽØ§Ø±ÙØÙ Ù…ÙÙƒÙŽÙ„Ù‘ÙØ¨Ùينَ ØªÙØ¹ÙŽÙ„Ù‘ÙÙ…ÙونَهÙنَّ Ù…Ùمَّا عَلَّمَكÙم٠اللّه٠ÙÙŽÙƒÙÙ„Ùواْ Ù…Ùمَّا أَمْسَكْنَ
عَلَيْكÙمْ ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ اسْمَ اللّه٠عَلَيْه٠وَاتَّقÙواْ اللّهَ Ø¥Ùنَّ اللّهَ سَرÙيع٠الْØÙسَابÙ
4. Mereka menanyakan kepadamu: â€Apakah yang dihalalkan bagi mereka?â€. Katakanlah: â€Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu [399]. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu [400], dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepaskannya) [401]. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya. [399] Maksudnya: binatang buas itu dilatih menurut kepandaian yang diperolehnya dari pengalaman; pikiran manusia dan ilham dari Allah tentang melatih binatang buas dan cara berburu. [400] Yaitu: buruan yang ditangkap binatang buas semata-mata untukmu dan tidak dimakan sedikitpun oleh binatang itu. [401] Maksudnya: di waktu melepaskan binatang buas itu disebut nama Allah sebagai ganti binatang buruan itu sendiri menyebutkan waktu menerkam buruan. |
||
|
الْيَوْمَ Ø£ÙØÙلَّ Ù„ÙŽÙƒÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ وَطَعَام٠الَّذÙينَ Ø£ÙوتÙواْ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ØÙلٌّ
لَّكÙمْ وَطَعَامÙÙƒÙمْ ØÙلّ٠لَّهÙمْ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’ØµÙŽÙ†ÙŽØ§ØªÙ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†ÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’ØµÙŽÙ†ÙŽØ§ØªÙ
Ù…ÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ Ø£ÙوتÙواْ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙƒÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ آتَيْتÙÙ…ÙوهÙنَّ Ø£ÙØ¬ÙورَهÙنَّ
Ù…ÙØÙ’ØµÙÙ†Ùينَ غَيْرَ Ù…ÙØ³ÙŽØ§ÙÙØÙينَ وَلاَ Ù…ÙØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙÙŠ أَخْدَان٠وَمَن يَكْÙÙØ±Ù’
Ø¨ÙØ§Ù„Ø¥Ùيمَان٠Ùَقَدْ ØÙŽØ¨ÙØ·ÙŽ عَمَلÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
5. Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan [402] diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi. [402] Ada yang mengatakan wanita-wanita yang merdeka. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‚ÙمْتÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽÙ„Ø§Ø©Ù ÙØ§ØºÙ’سÙÙ„Ùواْ
ÙˆÙØ¬ÙوهَكÙمْ وَأَيْدÙÙŠÙŽÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الْمَرَاÙÙق٠وَامْسَØÙواْ Ø¨ÙØ±ÙؤÙوسÙÙƒÙمْ
وَأَرْجÙÙ„ÙŽÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الْكَعْبَين٠وَإÙÙ† ÙƒÙنتÙمْ جÙÙ†ÙØ¨Ø§Ù‹ ÙَاطَّهَّرÙواْ
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† ÙƒÙنتÙÙ… مَّرْضَى أَوْ عَلَى سَÙَر٠أَوْ جَاء Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙŒ مَّنكÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ØºÙŽØ§Ø¦ÙØ·Ù
أَوْ لاَمَسْتÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙØ³ÙŽØ§Ø¡ Ùَلَمْ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ùواْ مَاء ÙَتَيَمَّمÙواْ صَعÙيداً Ø·ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨Ø§Ù‹
ÙَامْسَØÙواْ بÙÙˆÙØ¬ÙوهÙÙƒÙمْ وَأَيْدÙيكÙÙ… مّÙنْه٠مَا ÙŠÙØ±Ùيد٠اللّهÙ
Ù„Ùيَجْعَلَ عَلَيْكÙÙ… مّÙنْ ØÙŽØ±ÙŽØ¬Ù وَلَـكÙÙ† ÙŠÙØ±Ùيد٠لÙÙŠÙØ·ÙŽÙ‡Ù‘َرَكÙمْ
ÙˆÙŽÙ„ÙÙŠÙØªÙمَّ Ù†ÙØ¹Ù’مَتَه٠عَلَيْكÙمْ لَعَلَّكÙمْ ØªÙŽØ´Ù’ÙƒÙØ±Ùونَ
6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit [403] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh [404] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan ni'mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. [403] Maksudnya: sakit yang tidak boleh kena air. [404] Artinya: menyentuh. Menurut jumhur ialah: â€menyentuh†sedang sebagian mufassirin ialah: â€menyetubuhiâ€. |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ Ù†ÙØ¹Ù’مَةَ اللّه٠عَلَيْكÙمْ ÙˆÙŽÙ…Ùيثَاقَه٠الَّذÙÙŠ وَاثَقَكÙÙ…
بÙÙ‡Ù Ø¥ÙØ°Ù’ Ù‚ÙلْتÙمْ Ø³ÙŽÙ…ÙØ¹Ù’نَا وَأَطَعْنَا وَاتَّقÙواْ اللّهَ Ø¥Ùنَّ اللّهَ عَلÙيمٌ Ø¨ÙØ°ÙŽØ§ØªÙ
Ø§Ù„ØµÙ‘ÙØ¯ÙورÙ
7. Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya [405] yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: â€Kami dengar dan kami ta'atiâ€. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengetahui isi hati(mu). [405] Perjanjian itu ialah: perjanjian akan mendengar dan mengikuti Nabi dalam segala keadaan yang diikrarkan waktu bai'ah. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ ÙƒÙونÙواْ قَوَّامÙينَ Ù„ÙلّهÙ
Ø´Ùهَدَاء Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù‚ÙØ³Ù’ط٠وَلاَ يَجْرÙمَنَّكÙمْ شَنَآن٠قَوْم٠عَلَى
أَلاَّ تَعْدÙÙ„Ùواْ اعْدÙÙ„Ùواْ Ù‡ÙÙˆÙŽ أَقْرَب٠لÙلتَّقْوَى وَاتَّقÙواْ اللّهَ Ø¥Ùنَّ
اللّهَ خَبÙيرٌ بÙمَا تَعْمَلÙونَ
8. Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. |
||
|
وَعَدَ اللّه٠الَّذÙينَ آمَنÙواْ
وَعَمÙÙ„Ùواْ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مَّغْÙÙØ±ÙŽØ©ÙŒ وَأَجْرٌ عَظÙيمٌ
9. Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. |
||
|
وَالَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ وَكَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù
الْجَØÙيمÙ
10. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu adalah penghuni neraka. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ Ø§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ Ù†ÙØ¹Ù’مَتَ
اللّه٠عَلَيْكÙمْ Ø¥ÙØ°Ù’ هَمَّ قَوْمٌ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽØ¨Ù’Ø³ÙØ·Ùواْ Ø¥ÙلَيْكÙمْ أَيْدÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ
ÙÙŽÙƒÙŽÙÙ‘ÙŽ أَيْدÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ عَنكÙمْ وَاتَّقÙواْ اللّهَ وَعَلَى اللّه٠ÙَلْيَتَوَكَّلÙ
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
11. Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan ni'mat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mu'min itu harus bertawakkal. |
||
|
وَلَقَدْ أَخَذَ اللّه٠مÙيثَاقَ بَنÙÙŠ
Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ وَبَعَثْنَا Ù…ÙنهÙم٠اثْنَيْ عَشَرَ Ù†ÙŽÙ‚Ùيباً وَقَالَ اللّهÙ
Ø¥ÙنّÙÙŠ مَعَكÙمْ لَئÙنْ أَقَمْتÙم٠الصَّلاَةَ وَآتَيْتÙم٠الزَّكَاةَ
وَآمَنتÙÙ… Ø¨ÙØ±ÙسÙÙ„ÙÙŠ وَعَزَّرْتÙÙ…ÙوهÙمْ وَأَقْرَضْتÙم٠اللّهَ قَرْضاً
ØÙŽØ³ÙŽÙ†Ø§Ù‹ لَّأÙÙƒÙŽÙÙ‘ÙØ±ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ عَنكÙمْ Ø³ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ§ØªÙÙƒÙمْ ÙˆÙŽÙ„Ø£ÙØ¯Ù’Ø®ÙلَنَّكÙمْ
جَنَّات٠تَجْرÙÙŠ Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙهَا الأَنْهَار٠ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† ÙƒÙŽÙَرَ بَعْدَ
ذَلÙÙƒÙŽ Ù…ÙنكÙمْ Ùَقَدْ ضَلَّ سَوَاء السَّبÙيلÙ
12. Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: â€Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik [406] sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. [406] Maksudnya ialah: menafkahkan harta untuk menunaikan kewajiban dengan hati yang ikhlas. |
||
|
ÙَبÙمَا
نَقْضÙÙ‡ÙÙ… مّÙيثَاقَهÙمْ لَعنَّاهÙمْ وَجَعَلْنَا Ù‚ÙÙ„ÙوبَهÙمْ قَاسÙيَةً
ÙŠÙØÙŽØ±Ù‘ÙÙÙونَ الْكَلÙÙ…ÙŽ عَن Ù…Ù‘ÙŽÙˆÙŽØ§Ø¶ÙØ¹Ùه٠وَنَسÙواْ ØÙŽØ¸Ù‘اً مّÙمَّا
ذÙÙƒÙ‘ÙØ±Ùواْ بÙه٠وَلاَ ØªÙŽØ²ÙŽØ§Ù„Ù ØªÙŽØ·Ù‘ÙŽÙ„ÙØ¹Ù عَلَىَ خَآئÙنَة٠مّÙنْهÙمْ Ø¥Ùلاَّ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً مّÙنْهÙÙ…Ù
ÙَاعْÙ٠عَنْهÙمْ وَاصْÙÙŽØÙ’ Ø¥Ùنَّ اللّهَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ
13. (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya [407], dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. [407] Maksudnya: merobah arti kata-kata, tempat atau menambah dan mengurangi. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ قَالÙواْ Ø¥Ùنَّا نَصَارَى أَخَذْنَا Ù…ÙيثَاقَهÙمْ
ÙَنَسÙواْ ØÙŽØ¸Ù‘اً مّÙمَّا ذÙÙƒÙ‘ÙØ±Ùواْ بÙÙ‡Ù Ùَأَغْرَيْنَا بَيْنَهÙم٠الْعَدَاوَةَ
وَالْبَغْضَاء Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ يَوْم٠الْقÙيَامَة٠وَسَوْÙÙŽ ÙŠÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙ‡Ùم٠اللّهÙ
بÙمَا كَانÙواْ يَصْنَعÙونَ
14. Dan diantara orang-orang yang mengatakan: â€Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasraniâ€, ada yang telah kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang mereka kerjakan. |
||
|
يَا أَهْلَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù
قَدْ جَاءكÙمْ رَسÙولÙنَا ÙŠÙØ¨ÙŽÙŠÙ‘ÙÙ†Ù Ù„ÙŽÙƒÙمْ ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙمَّا
ÙƒÙنتÙمْ ØªÙØ®Ù’ÙÙونَ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù وَيَعْÙÙÙˆ عَن
ÙƒÙŽØ«Ùير٠قَدْ جَاءكÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠نÙورٌ ÙˆÙŽÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŒ
Ù…Ù‘ÙØ¨Ùينٌ
15. Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan [408]. [408] Cahaya maksudnya : Nabi Muhammad s.a.w. dan Kitab maksudnya : Al Qur'an. |
||
|
يَهْدÙÙŠ بÙه٠اللّه٠مَن٠اتَّبَعَ Ø±ÙØ¶Ù’وَانَهÙ
Ø³ÙØ¨ÙÙ„ÙŽ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙ„Ø§ÙŽÙ…Ù ÙˆÙŽÙŠÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙÙ‡ÙÙ… مّÙن٠الظّÙÙ„Ùمَات٠إÙÙ„ÙŽÙ‰
النّÙÙˆØ±Ù Ø¨ÙØ¥ÙذْنÙه٠وَيَهْدÙيهÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ØµÙØ±ÙŽØ§Ø·Ù Ù…Ù‘ÙØ³Ù’تَقÙيمÙ
16. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. |
||
|
لَّقَدْ ÙƒÙŽÙَرَ الَّذÙينَ قَآلÙواْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ Ù‡ÙÙˆÙŽ الْمَسÙÙŠØÙ
ابْن٠مَرْيَمَ Ù‚Ùلْ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† يَمْلÙÙƒÙ Ù…ÙÙ†ÙŽ اللّه٠شَيْئاً Ø¥Ùنْ أَرَادَ
Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙهْلÙÙƒÙŽ الْمَسÙÙŠØÙŽ Ø§Ø¨Ù’Ù†ÙŽ مَرْيَمَ ÙˆÙŽØ£Ùمَّه٠وَمَن ÙÙÙŠ
الأَرْض٠جَمÙيعاً ÙˆÙŽÙ„Ùلّه٠مÙلْك٠السَّمَاوَات٠وَالأَرْضÙ
وَمَا بَيْنَهÙمَا يَخْلÙق٠مَا يَشَاء٠وَاللّه٠عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْء٠قَدÙيرٌ
17. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: â€Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryamâ€. Katakanlah: â€Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?â€. Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||
|
وَقَالَت٠الْيَهÙود٠وَالنَّصَارَى Ù†ÙŽØÙ’ن٠أَبْنَاء اللّه٠وَأَØÙبَّاؤÙÙ‡Ù Ù‚Ùلْ
ÙÙŽÙ„ÙÙ…ÙŽ ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙÙƒÙÙ… Ø¨ÙØ°ÙÙ†ÙوبÙÙƒÙÙ… بَلْ أَنتÙÙ… بَشَرٌ مّÙمَّنْ خَلَقَ يَغْÙÙØ±Ù Ù„ÙÙ…ÙŽÙ†
ÙŠÙŽØ´ÙŽØ§Ø¡Ù ÙˆÙŽÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù Ù…ÙŽÙ† يَشَاء٠وَلÙلّه٠مÙلْك٠السَّمَاوَات٠وَالأَرْضÙ
وَمَا بَيْنَهÙمَا ÙˆÙŽØ¥Ùلَيْه٠الْمَصÙيرÙ
18. Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: â€Kami ini adalah anak- anak Allah dan kekasih-kekasih-Nyaâ€. Katakanlah: â€Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?†(Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah- lah kembali (segala sesuatu). |
||
|
يَا أَهْلَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù قَدْ جَاءكÙمْ
رَسÙولÙنَا ÙŠÙØ¨ÙŽÙŠÙ‘ÙÙ†Ù Ù„ÙŽÙƒÙمْ عَلَى Ùَتْرَة٠مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ³Ùل٠أَن تَقÙولÙواْ مَا جَاءنَا
Ù…ÙÙ† بَشÙير٠وَلاَ نَذÙير٠Ùَقَدْ جَاءكÙÙ… بَشÙيرٌ وَنَذÙيرٌ وَاللّه٠عَلَى ÙƒÙلّÙ
شَيْء٠قَدÙيرٌ
19. Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari'at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: â€Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatanâ€. Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ قَالَ Ù…Ùوسَى Ù„ÙقَوْمÙه٠يَا Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùواْ
Ù†ÙØ¹Ù’مَةَ اللّه٠عَلَيْكÙمْ Ø¥ÙØ°Ù’ جَعَلَ ÙÙيكÙمْ أَنبÙيَاء وَجَعَلَكÙÙ… مّÙÙ„Ùوكاً
وَآتَاكÙÙ… مَّا لَمْ ÙŠÙØ¤Ù’ت٠أَØÙŽØ¯Ø§Ù‹ مّÙÙ† الْعَالَمÙينَ
20. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: â€Hai kaumku, ingatlah ni'mat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi nabi diantaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun diantara umat-umat yang lainâ€. |
||
|
يَا قَوْم٠ادْخÙÙ„Ùوا
الأَرْضَ المÙقَدَّسَةَ الَّتÙÙŠ كَتَبَ اللّه٠لَكÙمْ وَلاَ تَرْتَدّÙوا عَلَى أَدْبَارÙÙƒÙمْ
ÙÙŽØªÙŽÙ†Ù‚ÙŽÙ„ÙØ¨Ùوا Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
21. Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu [409], dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi. [409] Maksudnya: tanah Palestina itu ditentukan Allah bagi kaum Yahudi selama mereka iman dan ta'at kepada Allah. |
||
|
قَالÙوا يَا Ù…Ùوسَى Ø¥Ùنَّ ÙÙيهَا قَوْماً جَبَّارÙينَ
ÙˆÙŽØ¥Ùنَّا Ù„ÙŽÙ† نَّدْخÙلَهَا ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ÙŽ ÙŠÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ùواْ Ù…Ùنْهَا ÙÙŽØ¥ÙÙ† ÙŠÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ùواْ Ù…Ùنْهَا
ÙÙŽØ¥Ùنَّا دَاخÙÙ„Ùونَ
22. Mereka berkata: â€Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinyaâ€. |
||
|
قَالَ رَجÙلاَن٠مÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ يَخَاÙÙونَ
أَنْعَمَ اللّه٠عَلَيْهÙمَا ادْخÙÙ„Ùواْ عَلَيْهÙم٠الْبَابَ ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ دَخَلْتÙÙ…ÙوهÙ
ÙÙŽØ¥ÙنَّكÙمْ ØºÙŽØ§Ù„ÙØ¨Ùونَ وَعَلَى اللّه٠ÙَتَوَكَّلÙواْ Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
23. Berkatalah dua orang diantara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi ni'mat atas keduanya: â€Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang berimanâ€. |
||
|
قَالÙواْ يَا Ù…Ùوسَى Ø¥Ùنَّا Ù„ÙŽÙ† نَّدْخÙلَهَا أَبَداً مَّا دَامÙواْ ÙÙيهَا Ùَاذْهَبْ
أَنتَ وَرَبّÙÙƒÙŽ ÙَقَاتÙلا Ø¥Ùنَّا هَاهÙنَا Ù‚ÙŽØ§Ø¹ÙØ¯Ùونَ
24. Mereka berkata: â€Hai Musa, kami sekali sekali tidak akan memasuki nya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti disini sajaâ€. |
||
|
قَالَ رَبّÙ
Ø¥ÙنّÙÙŠ لا أَمْلÙك٠إÙلاَّ Ù†ÙŽÙْسÙÙŠ ÙˆÙŽØ£ÙŽØ®ÙÙŠ ÙَاÙْرÙقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْقَوْمÙ
الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
25. Berkata Musa: â€Ya Tuhanku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik ituâ€. |
||
|
قَالَ ÙÙŽØ¥Ùنَّهَا Ù…ÙØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ©ÙŒ عَلَيْهÙمْ أَرْبَعÙينَ سَنَةً
يَتÙيهÙونَ ÙÙÙŠ الأَرْض٠Ùَلاَ تَأْسَ عَلَى الْقَوْم٠الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
26. Allah berfirman: â€(Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu.†|
||
|
وَاتْل٠عَلَيْهÙمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ø¥ÙØ°Ù’ قَرَّبَا Ù‚ÙØ±Ù’بَاناً
ÙَتÙÙ‚ÙØ¨Ù‘ÙÙ„ÙŽ Ù…ÙÙ† Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙÙ‡Ùمَا وَلَمْ ÙŠÙØªÙŽÙ‚َبَّلْ Ù…ÙÙ†ÙŽ الآخَر٠قَالَ لَأَقْتÙلَنَّكَ
قَالَ Ø¥Ùنَّمَا يَتَقَبَّل٠اللّه٠مÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
27. Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): â€Aku pasti membunuhmu!â€. Berkata Habil: â€Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwaâ€. |
||
|
لَئÙÙ† بَسَطتَ Ø¥Ùلَيَّ يَدَكَ
Ù„ÙØªÙŽÙ‚ْتÙÙ„ÙŽÙ†ÙÙŠ مَا أَنَاْ Ø¨ÙØ¨ÙŽØ§Ø³Ùط٠يَدÙÙŠÙŽ Ø¥Ùلَيْكَ لَأَقْتÙÙ„ÙŽÙƒÙŽ Ø¥ÙنّÙÙŠ أَخَاÙ٠اللّهَ
رَبَّ الْعَالَمÙينَ
28. â€Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.†|
||
|
Ø¥ÙنّÙÙŠ Ø£ÙØ±Ùيد٠أَن تَبÙوءَ Ø¨ÙØ¥ÙثْمÙÙŠ ÙˆÙŽØ¥ÙØ«Ù’Ù…ÙÙƒÙŽ ÙَتَكÙونَ
Ù…Ùنْ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù النَّار٠وَذَلÙÙƒÙŽ جَزَاء الظَّالÙÙ…Ùينَ
29. â€Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.†|
||
|
Ùَطَوَّعَتْ
Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù†ÙŽÙْسÙه٠قَتْلَ Ø£ÙŽØ®Ùيه٠Ùَقَتَلَه٠ÙَأَصْبَØÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
30. Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi. |
||
|
Ùَبَعَثَ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ØºÙØ±ÙŽØ§Ø¨Ø§Ù‹ يَبْØÙŽØ«Ù ÙÙÙŠ الأَرْض٠لÙÙŠÙØ±Ùيَه٠كَيْÙÙŽ ÙŠÙوَارÙÙŠ
سَوْءةَ Ø£ÙŽØ®Ùيه٠قَالَ يَا وَيْلَتَا أَعَجَزْت٠أَنْ Ø£ÙŽÙƒÙونَ Ù…ÙØ«Ù’Ù„ÙŽ هَـذَا
Ø§Ù„Ù’ØºÙØ±ÙŽØ§Ø¨Ù ÙÙŽØ£ÙوَارÙÙŠÙŽ سَوْءةَ Ø£ÙŽØ®ÙÙŠ ÙَأَصْبَØÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ النَّادÙÙ…Ùينَ
31. Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya [410]. Berkata Qabil: â€Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?†Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal. [410] Dipahami dari ayat ini bahwa manusia banyak pula mengambil pelajaran dari alam dan jangan segan-segan mengambil pelajaran dari yang lebih rendah tingkatan pengetahuannya. |
||
|
Ù…Ùنْ أَجْل٠ذَلÙÙƒÙŽ كَتَبْنَا عَلَى بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ أَنَّه٠مَن قَتَلَ
Ù†ÙŽÙْساً Ø¨ÙØºÙŽÙŠÙ’ر٠نَÙْس٠أَوْ Ùَسَاد٠ÙÙÙŠ الأَرْض٠Ùَكَأَنَّمَا قَتَلَ
النَّاسَ جَمÙيعاً وَمَنْ Ø£ÙŽØÙ’يَاهَا Ùَكَأَنَّمَا Ø£ÙŽØÙ’يَا النَّاسَ
جَمÙيعاً وَلَقَدْ جَاءتْهÙمْ Ø±ÙØ³ÙÙ„Ùنَا Ø¨ÙØ§Ù„بَيّÙنَات٠ثÙمَّ Ø¥Ùنَّ ÙƒÙŽØ«Ùيراً
مّÙنْهÙÙ… بَعْدَ ذَلÙÙƒÙŽ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù Ù„ÙŽÙ…ÙØ³Ù’رÙÙÙونَ
32. Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain [411], atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya [412]. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu [413] sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. [411] Ya'ni: membunuh orang bukan karena qishaash. [412] Hukum ini bukanlah mengenai Bani Israil saja, tetapi juga mengenai manusia seluruhnya. Allah memandang bahwa membunuh seseorang itu adalah sebagai membunuh manusia seluruhnya, karena orang seorang itu adalah anggota masyarakat dan karena membunuh seseorang berarti juga membunuh keturunannya. [413] Ialah: sesudah kedatangan Rasul membawa keterangan yang nyata. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا
جَزَاء الَّذÙينَ ÙŠÙØÙŽØ§Ø±ÙØ¨Ùونَ اللّهَ وَرَسÙولَه٠وَيَسْعَوْنَ ÙÙÙŠ الأَرْضÙ
Ùَسَاداً Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙقَتَّلÙواْ أَوْ ÙŠÙØµÙŽÙ„َّبÙواْ أَوْ تÙقَطَّعَ أَيْدÙيهÙمْ
وَأَرْجÙÙ„ÙÙ‡ÙÙ… مّÙنْ Ø®ÙلاÙ٠أَوْ ÙŠÙÙ†Ùَوْاْ Ù…ÙÙ†ÙŽ الأَرْض٠ذَلÙÙƒÙŽ
Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ø®ÙØ²Ù’ÙŠÙŒ ÙÙÙŠ الدّÙنْيَا ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù عَذَابٌ عَظÙيمٌ
33. Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik [414], atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, [414] Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri; dan kalau melakukan lagi maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan. |
||
|
Ø¥Ùلاَّ الَّذÙينَ تَابÙواْ Ù…ÙÙ† قَبْل٠أَن ØªÙŽÙ‚Ù’Ø¯ÙØ±Ùواْ عَلَيْهÙمْ ÙَاعْلَمÙواْ
أَنَّ اللّهَ غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
34. kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ
اتَّقÙواْ اللّهَ وَابْتَغÙواْ Ø¥Ùلَيه٠الْوَسÙيلَةَ ÙˆÙŽØ¬ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ùواْ ÙÙÙŠ سَبÙيلÙÙ‡Ù
لَعَلَّكÙمْ تÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ لَوْ أَنَّ
Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مَّا ÙÙÙŠ الأَرْض٠جَمÙيعاً ÙˆÙŽÙ…ÙØ«Ù’لَه٠مَعَه٠لÙÙŠÙŽÙْتَدÙواْ بÙÙ‡Ù Ù…Ùنْ
عَذَاب٠يَوْم٠الْقÙيَامَة٠مَا تÙÙ‚ÙØ¨Ù‘ÙÙ„ÙŽ Ù…ÙنْهÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
36. Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang dibumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih. |
||
|
ÙŠÙØ±ÙيدÙونَ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ùواْ Ù…ÙÙ†ÙŽ النَّار٠وَمَا Ù‡ÙÙ… Ø¨ÙØ®ÙŽØ§Ø±ÙجÙينَ Ù…Ùنْهَا
ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ عَذَابٌ مّÙÙ‚Ùيمٌ
37. Mereka ingin keluar dari neraka, padahal mereka sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal. |
||
|
وَالسَّارÙق٠وَالسَّارÙقَة٠ÙَاقْطَعÙواْ
أَيْدÙÙŠÙŽÙ‡Ùمَا جَزَاء بÙمَا كَسَبَا نَكَالاً مّÙÙ†ÙŽ اللّه٠وَاللّه٠عَزÙيزٌ ØÙŽÙƒÙيمٌ
38. Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
||
|
ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† تَابَ Ù…ÙÙ† بَعْد٠ظÙلْمÙه٠وَأَصْلَØÙŽ ÙÙŽØ¥Ùنَّ اللّهَ يَتÙوبÙ
عَلَيْه٠إÙنَّ اللّهَ غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
39. Maka barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللّهَ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙلْكÙ
Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ§ÙˆÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù Ù…ÙŽÙ† يَشَاء٠وَيَغْÙÙØ±Ù Ù„ÙÙ…ÙŽÙ† يَشَاءÙ
وَاللّه٠عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْء٠قَدÙيرٌ
40. Tidakkah kamu tahu, sesungguhnya Allah-lah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, disiksa-Nya siapa yang dikehendaki-Nya dan diampuni-Nya bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الرَّسÙولÙ
لاَ ÙŠÙŽØÙ’زÙنكَ الَّذÙينَ ÙŠÙØ³ÙŽØ§Ø±ÙعÙونَ ÙÙÙŠ الْكÙÙْر٠مÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ
قَالÙواْ آمَنَّا Ø¨ÙØ£ÙŽÙْوَاهÙÙ‡Ùمْ وَلَمْ ØªÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ† Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ
Ù‡ÙØ§Ø¯Ùواْ سَمَّاعÙونَ Ù„ÙÙ„Ù’ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ù سَمَّاعÙونَ Ù„ÙقَوْمÙ
آخَرÙينَ لَمْ يَأْتÙوكَ ÙŠÙØÙŽØ±Ù‘ÙÙÙونَ الْكَلÙÙ…ÙŽ Ù…ÙÙ† Ø¨ÙŽØ¹Ù’Ø¯Ù Ù…ÙŽÙˆÙŽØ§Ø¶ÙØ¹ÙÙ‡Ù
ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ Ø¥Ùنْ Ø£ÙوتÙيتÙمْ هَـذَا ÙÙŽØ®ÙØ°Ùوه٠وَإÙÙ† لَّمْ ØªÙØ¤Ù’تَوْه٠ÙَاØÙ’ذَرÙواْ
ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† ÙŠÙØ±Ùد٠اللّه٠ÙÙØªÙ’نَتَه٠ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† تَمْلÙÙƒÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙÙ†ÙŽ اللّه٠شَيْئاً
Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ الَّذÙينَ لَمْ ÙŠÙØ±Ùد٠اللّه٠أَن ÙŠÙØ·ÙŽÙ‡Ù‘ÙØ±ÙŽ Ù‚ÙÙ„ÙوبَهÙمْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ
الدّÙنْيَا Ø®ÙØ²Ù’ÙŠÙŒ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù عَذَابٌ عَظÙيمٌ
41. Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:â€Kami telah berimanâ€, padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong [415] dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu [416]; mereka merobah [417] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: â€Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini maka hati-hatilahâ€. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar. [415] Maksudnya ialah: orang Yahudi amat suka mendengar perkataan-perkataam pendeta mereka yang bohong, atau amat suka mendengar perkataan-perkataan Nabi Muhammad s.a.w untuk disampaikan kepada pendeta-pendeta dan kawan-kawan mereka dengan cara yang tidak jujur. [416] Maksudnya: mereka amat suka mendengar perkataan-perkataan pemimpin-pemimpin mereka yang bohong yang belum pernah bertemu dengan Nabi Muhammad s.a.w. karena sangat benci kepada beliau, atau amat suka mendengarkan perkataan- perkataan Nabi Muhammad s.a.w. untuk disampaikan secara tidak jujur kepada kawan-kawannya tersebut. [417] lihat no. 407 |
||
|
سَمَّاعÙونَ Ù„ÙÙ„Ù’ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ù أَكَّالÙونَ Ù„ÙÙ„Ø³Ù‘ÙØÙ’ØªÙ ÙÙŽØ¥ÙÙ† جَآؤÙوكَ
ÙَاØÙ’ÙƒÙÙ… بَيْنَهÙÙ… أَوْ Ø£ÙŽØ¹Ù’Ø±ÙØ¶Ù’ عَنْهÙمْ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† ØªÙØ¹Ù’Ø±ÙØ¶Ù’ عَنْهÙمْ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ†
ÙŠÙŽØ¶ÙØ±Ù‘Ùوكَ شَيْئاً ÙˆÙŽØ¥Ùنْ ØÙŽÙƒÙŽÙ…ْتَ ÙَاØÙ’ÙƒÙÙ… بَيْنَهÙمْ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù‚ÙØ³Ù’Ø·Ù
Ø¥Ùنَّ اللّهَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘٠الْمÙÙ‚Ù’Ø³ÙØ·Ùينَ
42. Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram [418]. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka, atau berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil. [418] Seperti uang sogokan dan sebagainya. |
||
|
وَكَيْÙÙŽ ÙŠÙØÙŽÙƒÙ‘ÙÙ…Ùونَكَ وَعÙندَهÙÙ…Ù
التَّوْرَاة٠ÙÙيهَا ØÙكْم٠اللّه٠ثÙمَّ يَتَوَلَّوْنَ Ù…ÙÙ† بَعْد٠ذَلÙÙƒÙŽ
وَمَا Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
43. Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang didalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman. |
||
|
Ø¥Ùنَّا أَنزَلْنَا التَّوْرَاةَ ÙÙيهَا
Ù‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ ÙˆÙŽÙ†Ùورٌ ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙم٠بÙهَا النَّبÙيّÙونَ الَّذÙينَ أَسْلَمÙواْ Ù„ÙلَّذÙينَ
هَادÙواْ وَالرَّبَّانÙيّÙونَ وَالأَØÙ’بَار٠بÙمَا Ø§Ø³Ù’ØªÙØÙ’ÙÙØ¸Ùواْ Ù…ÙÙ† ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù
اللّه٠وَكَانÙواْ عَلَيْه٠شÙهَدَاء Ùَلاَ ØªÙŽØ®Ù’Ø´ÙŽÙˆÙØ§Ù’ النَّاسَ
وَاخْشَوْن٠وَلاَ تَشْتَرÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙÙŠ ثَمَناً Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† لَّمْ ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙÙ…
بÙمَا أَنزَلَ اللّه٠ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْكَاÙÙØ±Ùونَ
44. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. |
||
|
وَكَتَبْنَا عَلَيْهÙمْ
ÙÙيهَا أَنَّ النَّÙْسَ Ø¨ÙØ§Ù„نَّÙْس٠وَالْعَيْنَ Ø¨ÙØ§Ù„ْعَيْن٠وَالأَنÙÙŽ
Ø¨ÙØ§Ù„Ø£ÙŽÙ†ÙÙ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙØ°ÙÙ†ÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„Ø£ÙØ°Ùن٠وَالسّÙنَّ Ø¨ÙØ§Ù„سّÙÙ†Ù‘Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¬ÙØ±ÙÙˆØÙŽ
Ù‚ÙØµÙŽØ§ØµÙŒ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† تَصَدَّقَ بÙÙ‡Ù ÙÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ ÙƒÙŽÙَّارَةٌ لَّه٠وَمَن
لَّمْ ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙÙ… بÙمَا أنزَلَ اللّه٠ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الظَّالÙÙ…Ùونَ
45. Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚ÙŽÙَّيْنَا عَلَى آثَارÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ¹ÙŽÙŠØ³ÙŽÙ‰ ابْن٠مَرْيَمَ Ù…ÙØµÙŽØ¯Ù‘Ùقاً لّÙمَا بَيْنَ يَدَيْه٠مÙÙ†ÙŽ
التَّوْرَاة٠وَآتَيْنَاه٠الإÙنجÙيلَ ÙÙÙŠÙ‡Ù Ù‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ ÙˆÙŽÙ†Ùورٌ ÙˆÙŽÙ…ÙØµÙŽØ¯Ù‘Ùقاً لّÙمَا بَيْنَ
يَدَيْه٠مÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„ØªÙ‘ÙŽÙˆÙ’Ø±ÙŽØ§Ø©Ù ÙˆÙŽÙ‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙˆÙ’Ø¹ÙØ¸ÙŽØ©Ù‹ لّÙÙ„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
46. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. |
||
|
وَلْيَØÙ’ÙƒÙمْ
أَهْل٠الإÙنجÙيل٠بÙمَا أَنزَلَ اللّه٠ÙÙيه٠وَمَن لَّمْ ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙÙ… بÙمَا أَنزَلَ
اللّه٠ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْÙَاسÙÙ‚Ùونَ
47. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya [419]. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik [420]. [419] Pengikut pengikut Injil itu diharuskan memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalam Injil itu, sampai pada masa diturunkan Al Qur'an. [420] Orang yang tidak memutuskan perkara menurut hukum Allah, ada tiga macam: a. karena benci dan ingkarnya kepada hukum Allah, orang yang semacam ini kafir (ayat 44 surat Al Maa-idah). b. karena menurut hawa nafsu dan merugikan orang lain dinamakan zalim (ayat 45 surat Al Maa-idah). c. karena fasik sebagaimana ditunjuk oleh ayat 47 surat ini. |
||
|
وَأَنزَلْنَا Ø¥Ùلَيْكَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ
Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù…ÙØµÙŽØ¯Ù‘Ùقاً لّÙمَا بَيْنَ يَدَيْه٠مÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù ÙˆÙŽÙ…ÙهَيْمÙناً
عَلَيْه٠ÙَاØÙ’ÙƒÙÙ… بَيْنَهÙÙ… بÙمَا أَنزَلَ اللّه٠وَلاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ù’ أَهْوَاءهÙمْ
عَمَّا جَاءكَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù„ÙÙƒÙلّ٠جَعَلْنَا Ù…ÙنكÙمْ Ø´ÙØ±Ù’عَةً ÙˆÙŽÙ…Ùنْهَاجاً
وَلَوْ شَاء اللّه٠لَجَعَلَكÙمْ Ø£Ùمَّةً وَاØÙدَةً وَلَـكÙÙ† لّÙيَبْلÙÙˆÙŽÙƒÙمْ ÙÙÙŠ مَا
آتَاكÙÙ… ÙَاسْتَبÙÙ‚Ùوا الخَيْرَات٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ الله Ù…ÙŽØ±Ù’Ø¬ÙØ¹ÙÙƒÙمْ جَمÙيعاً
ÙÙŽÙŠÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙÙ… بÙمَا ÙƒÙنتÙمْ ÙÙيه٠تَخْتَلÙÙÙونَ
48. Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian [421] terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu [422], Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, [421] Maksudnya: Al Qur'an adalah ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya. [422] Maksudnya: umat Nabi Muhammad s.a.w. dan umat-umat yang sebelumnya. |
||
|
وَأَن٠اØÙ’ÙƒÙÙ… بَيْنَهÙÙ… بÙمَا
أَنزَلَ اللّه٠وَلاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ù’ أَهْوَاءهÙمْ وَاØÙ’ذَرْهÙمْ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙْتÙÙ†Ùوكَ عَن
بَعْض٠مَا أَنزَلَ اللّه٠إÙلَيْكَ ÙÙŽØ¥ÙÙ† تَوَلَّوْاْ Ùَاعْلَمْ أَنَّمَا ÙŠÙØ±Ùيد٠اللّه٠أَن ÙŠÙØµÙيبَهÙÙ…
Ø¨ÙØ¨ÙŽØ¹Ù’ض٠ذÙÙ†ÙوبÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ¥Ùنَّ ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙÙ†ÙŽ النَّاس٠لَÙَاسÙÙ‚Ùونَ
49. dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. |
||
|
Ø£ÙŽÙÙŽØÙكْمَ
الْجَاهÙÙ„Ùيَّة٠يَبْغÙونَ وَمَنْ Ø£ÙŽØÙ’سَن٠مÙÙ†ÙŽ اللّه٠ØÙكْماً لّÙقَوْم٠يÙوقÙÙ†Ùونَ
50. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ لاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùواْ الْيَهÙودَ وَالنَّصَارَى أَوْلÙيَاء بَعْضÙÙ‡Ùمْ
أَوْلÙيَاء بَعْض٠وَمَن يَتَوَلَّهÙÙ… مّÙنكÙمْ ÙÙŽØ¥Ùنَّه٠مÙنْهÙمْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ لاَ يَهْدÙÙŠ الْقَوْمَ
الظَّالÙÙ…Ùينَ
51. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. |
||
|
Ùَتَرَى الَّذÙينَ ÙÙÙŠ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡ÙÙ… مَّرَضٌ ÙŠÙØ³ÙŽØ§Ø±ÙعÙونَ ÙÙيهÙمْ
ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ نَخْشَى Ø£ÙŽÙ† ØªÙØµÙيبَنَا Ø¯ÙŽØ¢Ø¦ÙØ±ÙŽØ©ÙŒ Ùَعَسَى اللّه٠أَن يَأْتÙÙŠÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ÙَتْØÙ أَوْ أَمْرÙ
مّÙنْ عÙندÙÙ‡Ù ÙÙŽÙŠÙØµÙ’Ø¨ÙØÙواْ عَلَى مَا أَسَرّÙواْ ÙÙÙŠ أَنْÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ نَادÙÙ…Ùينَ
52. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: â€Kami takut akan mendapat bencanaâ€. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. |
||
|
ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚Ùول٠الَّذÙينَ آمَنÙواْ أَهَـؤÙلاء الَّذÙينَ أَقْسَمÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠جَهْدَ أَيْمَانÙÙ‡Ùمْ
Ø¥ÙنَّهÙمْ لَمَعَكÙمْ ØÙŽØ¨Ùطَتْ أَعْمَالÙÙ‡Ùمْ ÙَأَصْبَØÙواْ Ø®ÙŽØ§Ø³ÙØ±Ùينَ
53. Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: â€Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?†Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi. |
||
|
يَا أَيّÙهَا
الَّذÙينَ آمَنÙواْ Ù…ÙŽÙ† يَرْتَدَّ Ù…ÙنكÙمْ عَن دÙينÙÙ‡Ù ÙَسَوْÙÙŽ يَأْتÙÙŠ اللّه٠بÙÙ‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù ÙŠÙØÙØ¨Ù‘ÙÙ‡Ùمْ
ÙˆÙŽÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ùونَه٠أَذÙلَّة٠عَلَى Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ Ø£ÙŽØ¹ÙØ²Ù‘َة٠عَلَى الْكَاÙÙØ±Ùينَ ÙŠÙØ¬ÙŽØ§Ù‡ÙدÙونَ ÙÙÙŠ
سَبÙيل٠اللّه٠وَلاَ يَخَاÙÙونَ لَوْمَةَ لآئÙم٠ذَلÙÙƒÙŽ ÙÙŽØ¶Ù’Ù„Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙŠÙØ¤Ù’تÙيه٠مَن يَشَاءÙ
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ø³ÙØ¹ÙŒ عَلÙيمٌ
54. Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا ÙˆÙŽÙ„ÙيّÙÙƒÙم٠اللّه٠وَرَسÙولÙه٠وَالَّذÙينَ آمَنÙواْ الَّذÙينَ
ÙŠÙÙ‚ÙيمÙونَ الصَّلاَةَ ÙˆÙŽÙŠÙØ¤Ù’تÙونَ الزَّكَاةَ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ Ø±ÙŽØ§ÙƒÙØ¹Ùونَ
55. Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang- orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah). |
||
|
وَمَن يَتَوَلَّ اللّهَ
وَرَسÙولَه٠وَالَّذÙينَ آمَنÙواْ ÙÙŽØ¥Ùنَّ ØÙزْبَ اللّه٠هÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’ØºÙŽØ§Ù„ÙØ¨Ùونَ
56. Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah [423] itulah yang pasti menang. [423] Yaitu: orang-orang yang menjadikan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ
آمَنÙواْ لاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùواْ الَّذÙينَ اتَّخَذÙواْ دÙينَكÙمْ Ù‡ÙØ²Ùواً ÙˆÙŽÙ„ÙŽØ¹ÙØ¨Ø§Ù‹ مّÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ Ø£ÙوتÙواْ
Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙƒÙمْ وَالْكÙÙَّارَ أَوْلÙيَاء وَاتَّقÙواْ اللّهَ Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
57. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ نَادَيْتÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الصَّلاَة٠اتَّخَذÙوهَا Ù‡ÙØ²Ùواً ÙˆÙŽÙ„ÙŽØ¹ÙØ¨Ø§Ù‹ ذَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ قَوْمٌ
لاَّ يَعْقÙÙ„Ùونَ
58. Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal. |
||
|
Ù‚Ùلْ يَا أَهْلَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù هَلْ تَنقÙÙ…Ùونَ Ù…Ùنَّا Ø¥Ùلاَّ أَنْ آمَنَّا
Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَمَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥Ùلَيْنَا وَمَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ù…ÙÙ† قَبْل٠وَأَنَّ أَكْثَرَكÙمْ ÙَاسÙÙ‚Ùونَ
59. Katakanlah: â€Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik ? |
||
|
Ù‚Ùلْ
هَلْ Ø£ÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙÙ… Ø¨ÙØ´ÙŽØ±Ù‘٠مّÙÙ† ذَلÙÙƒÙŽ Ù…ÙŽØ«Ùوبَةً عÙندَ اللّه٠مَن Ù„Ù‘ÙŽØ¹ÙŽÙ†ÙŽÙ‡Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØºÙŽØ¶ÙØ¨ÙŽ
عَلَيْه٠وَجَعَلَ Ù…ÙنْهÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±ÙŽØ¯ÙŽØ©ÙŽ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø®ÙŽÙ†ÙŽØ§Ø²Ùيرَ وَعَبَدَ الطَّاغÙوتَ Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ شَرٌّ
مَّكَاناً وَأَضَلّ٠عَن سَوَاء السَّبÙيلÙ
60. Katakanlah: â€Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi [424] dan (orang yang) menyembah thaghut ?â€. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. [424] Yang dimaksud disini ialah : orang-orang Yahudi yang melanggar kehormatan hari Sabtu (lihat ayat 65 surat Al Baqarah dan not 59). |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَآؤÙوكÙمْ قَالÙوَاْ آمَنَّا
وَقَد دَّخَلÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„ْكÙÙْر٠وَهÙمْ قَدْ خَرَجÙواْ بÙه٠وَاللّه٠أَعْلَم٠بÙمَا كَانÙواْ يَكْتÙÙ…Ùونَ
61. Dan apabila orang-orang (Yahudi atau munafik) datang kepadamu, mereka mengatakan: â€Kami telah berimanâ€, padahal mereka datang kepadamu dengan kekafirannya dan mereka pergi (daripada kamu) dengan kekafirannya (pula); dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. |
||
|
وَتَرَى ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙنْهÙمْ ÙŠÙØ³ÙŽØ§Ø±ÙعÙونَ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¥ÙØ«Ù’Ù…Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¹ÙØ¯Ù’وَان٠وَأَكْلÙÙ‡ÙÙ…Ù
Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙØÙ’ØªÙŽ Ù„ÙŽØ¨ÙØ¦Ù’سَ مَا كَانÙواْ يَعْمَلÙونَ
62. Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram [425]. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu. [425]. Lihat not 418. |
||
|
لَوْلاَ يَنْهَاهÙم٠الرَّبَّانÙيّÙونَ
وَالأَØÙ’بَار٠عَن قَوْلÙÙ‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø¥ÙØ«Ù’Ù…ÙŽ وَأَكْلÙÙ‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙØÙ’ØªÙŽ Ù„ÙŽØ¨ÙØ¦Ù’سَ مَا كَانÙواْ
يَصْنَعÙونَ
63. Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram ?. Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu. |
||
|
وَقَالَت٠الْيَهÙود٠يَد٠اللّه٠مَغْلÙولَةٌ غÙلَّتْ أَيْدÙيهÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙØ¹ÙÙ†Ùواْ
بÙمَا قَالÙواْ بَلْ يَدَاه٠مَبْسÙوطَتَان٠يÙÙ†ÙÙق٠كَيْÙÙŽ يَشَاء٠وَلَيَزÙيدَنَّ ÙƒÙŽØ«Ùيراً
مّÙنْهÙÙ… مَّا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥Ùلَيْكَ Ù…ÙÙ† رَّبّÙÙƒÙŽ Ø·ÙØºÙ’يَاناً ÙˆÙŽÙƒÙÙْراً وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهÙم٠الْعَدَاوَةَ
وَالْبَغْضَاء Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ يَوْم٠الْقÙيَامَة٠كÙلَّمَا أَوْقَدÙواْ نَاراً لّÙلْØÙŽØ±Ù’ب٠أَطْÙَأَهَا اللّهÙ
وَيَسْعَوْنَ ÙÙÙŠ الأَرْض٠Ùَسَاداً وَاللّه٠لاَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘٠الْمÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùينَ
64. Orang-orang Yahudi berkata: â€Tangan Allah terbelenggu†[426], sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu [427] dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan. [426]. Maksudnya ialah kikir. [427]. Kalimat-kalimat ini adalah kutukan dari Allah terhadap orang-orang Yahudi berarti bahwa mereka akan terbelenggu di bawah kekuasaan bangsa-bangsa lain selama di dunia dan akan disiksa dengan belenggu neraka di akhirat kelak. |
||
|
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù آمَنÙواْ وَاتَّقَوْاْ Ù„ÙŽÙƒÙŽÙَّرْنَا عَنْهÙمْ
Ø³ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ§ØªÙÙ‡Ùمْ وَلأدْخَلْنَاهÙمْ جَنَّات٠النَّعÙيمÙ
65. Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. |
||
|
وَلَوْ أَنَّهÙمْ أَقَامÙواْ
التَّوْرَاةَ وَالإÙنجÙيلَ وَمَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥ÙلَيهÙÙ… مّÙÙ† رَّبّÙÙ‡Ùمْ لأكَلÙواْ Ù…ÙÙ†
ÙَوْقÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙ…ÙÙ† تَØÙ’ت٠أَرْجÙÙ„ÙÙ‡ÙÙ… مّÙنْهÙمْ Ø£Ùمَّةٌ مّÙÙ‚Ù’ØªÙŽØµÙØ¯ÙŽØ©ÙŒ ÙˆÙŽÙƒÙŽØ«Ùيرٌ مّÙنْهÙمْ
سَاء مَا يَعْمَلÙونَ
66. Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka [428]. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan [429]. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka. [428]. Maksudnya : Allah akan melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan rahmat-Nya dari bumi dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang buahnya melimpah ruah. [429]. Maksudnya : orang yang berlaku jujur dan lurus dan tidak menyimpang dari kebenaran. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الرَّسÙÙˆÙ„Ù Ø¨ÙŽÙ„Ù‘ÙØºÙ’ مَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥Ùلَيْكَ
Ù…ÙÙ† رَّبّÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† لَّمْ تَÙْعَلْ Ùَمَا بَلَّغْتَ Ø±ÙØ³ÙŽØ§Ù„َتَه٠وَاللّه٠يَعْصÙÙ…ÙÙƒÙŽ
Ù…ÙÙ†ÙŽ النَّاس٠إÙنَّ اللّهَ لاَ يَهْدÙÙŠ الْقَوْمَ الْكَاÙÙØ±Ùينَ
67. Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia [430]. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. [430]. Maksudnya : tak seorangpun yang dapat membunuh Nabi Muhammad s.a.w. |
||
|
Ù‚Ùلْ يَا أَهْلَ
Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù لَسْتÙمْ عَلَى شَيْء٠ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ÙŽ تÙÙ‚ÙيمÙواْ التَّوْرَاةَ وَالإÙنجÙيلَ
وَمَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥ÙلَيْكÙÙ… مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ وَلَيَزÙيدَنَّ ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙنْهÙÙ… مَّا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ
Ø¥Ùلَيْكَ Ù…ÙÙ† رَّبّÙÙƒÙŽ Ø·ÙØºÙ’يَاناً ÙˆÙŽÙƒÙÙْراً Ùَلاَ تَأْسَ عَلَى الْقَوْم٠الْكَاÙÙØ±Ùينَ
68. Katakanlah: â€Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmuâ€. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ آمَنÙواْ وَالَّذÙينَ هَادÙواْ ÙˆÙŽØ§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ø¨ÙØ¤Ùونَ وَالنَّصَارَى
مَنْ آمَنَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±Ù وعَمÙÙ„ÙŽ ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ Ùَلاَ خَوْÙÙŒ
عَلَيْهÙمْ وَلاَ Ù‡Ùمْ ÙŠÙŽØÙ’زَنÙونَ
69. Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja [431] (diantara mereka) yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. [431]. lihat not 57. |
||
|
لَقَدْ أَخَذْنَا Ù…Ùيثَاقَ بَنÙÙŠ
Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ وَأَرْسَلْنَا Ø¥ÙلَيْهÙمْ Ø±ÙØ³Ùلاً ÙƒÙلَّمَا جَاءهÙمْ رَسÙولٌ بÙمَا
لاَ تَهْوَى أَنْÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ ÙَرÙيقاً كَذَّبÙواْ ÙˆÙŽÙَرÙيقاً يَقْتÙÙ„Ùونَ
70. Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil [432], dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh. [432]. Perjanjian itu ialah : mereka beriman kepada Allah dan rasul-rasulNya. |
||
|
ÙˆÙŽØÙŽØ³ÙبÙواْ أَلاَّ تَكÙونَ ÙÙØªÙ’نَةٌ ÙَعَمÙواْ وَصَمّÙواْ Ø«Ùمَّ تَابَ اللّهÙ
عَلَيْهÙمْ Ø«Ùمَّ عَمÙواْ وَصَمّÙواْ ÙƒÙŽØ«Ùيرٌ مّÙنْهÙمْ وَاللّه٠بَصÙيرٌ بÙمَا
يَعْمَلÙونَ
71. Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencanapun (terhadap mereka dengan membunuh nabi-nabi itu), maka (karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. |
||
|
لَقَدْ ÙƒÙŽÙَرَ الَّذÙينَ قَالÙواْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ Ù‡ÙÙˆÙŽ
الْمَسÙÙŠØÙ ابْن٠مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسÙÙŠØÙ يَا بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ Ø§Ø¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ
اللّهَ رَبّÙÙŠ وَرَبَّكÙمْ Ø¥Ùنَّه٠مَن ÙŠÙØ´Ù’رÙكْ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠Ùَقَدْ ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ اللّه٠عَلَيهÙ
الْجَنَّةَ وَمَأْوَاه٠النَّار٠وَمَا Ù„ÙلظَّالÙÙ…Ùينَ Ù…Ùنْ أَنصَارÙ
72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: â€Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryamâ€, padahal Al Masih (sendiri) berkata: â€Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmuâ€. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. |
||
|
لَّقَدْ ÙƒÙŽÙَرَ الَّذÙينَ قَالÙواْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ Ø«ÙŽØ§Ù„ÙØ«Ù ثَلاَثَة٠وَمَا Ù…Ùنْ
Ø¥Ùلَـه٠إÙلاَّ Ø¥Ùلَـهٌ وَاØÙدٌ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† لَّمْ يَنتَهÙواْ عَمَّا ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ لَيَمَسَّنَّ
الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙنْهÙمْ عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
73. Sesungguhnya kafirlah orang0orang yang mengatakan: â€Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tigaâ€, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. |
||
|
Ø£ÙŽÙَلاَ يَتÙوبÙونَ
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ اللّه٠وَيَسْتَغْÙÙØ±Ùونَه٠وَاللّه٠غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
74. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
مَّا الْمَسÙÙŠØÙ ابْن٠مَرْيَمَ Ø¥Ùلاَّ رَسÙولٌ قَدْ خَلَتْ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙ‡Ù
Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ³ÙÙ„Ù ÙˆÙŽØ£ÙمّÙÙ‡Ù ØµÙØ¯Ù‘Ùيقَةٌ كَانَا يَأْكÙلاَن٠الطَّعَامَ
Ø§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’ كَيْÙÙŽ Ù†ÙØ¨ÙŽÙŠÙ‘ÙÙ†Ù Ù„ÙŽÙ‡Ùم٠الآيَات٠ثÙمَّ Ø§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’ أَنَّى
ÙŠÙØ¤Ù’ÙÙŽÙƒÙونَ
75. Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan [433]. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). [433]. Maksudnya ialah: bahwa Isa a.s. dan ibunya adalah manusia, yang memerlukan apa yang diperlukan manusia, seperti makan, minum dan sebagainya. |
||
|
Ù‚Ùلْ Ø£ÙŽØªÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùونَ Ù…ÙÙ† دÙون٠اللّه٠مَا لاَ
يَمْلÙÙƒÙ Ù„ÙŽÙƒÙمْ ضَرّاً وَلاَ Ù†ÙŽÙْعاً وَاللّه٠هÙÙˆÙŽ السَّمÙيع٠الْعَلÙيمÙ
76. Katakanlah: â€Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfa'at ?†Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
||
|
Ù‚Ùلْ يَا أَهْلَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù لاَ تَغْلÙواْ ÙÙÙŠ دÙينÙÙƒÙمْ غَيْرَ الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù
وَلاَ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùواْ أَهْوَاء قَوْم٠قَدْ ضَلّÙواْ Ù…ÙÙ† قَبْل٠وَأَضَلّÙواْ
ÙƒÙŽØ«Ùيراً وَضَلّÙواْ عَن سَوَاء السَّبÙيلÙ
77. Katakanlah: â€Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurusâ€. |
||
|
Ù„ÙØ¹ÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ
ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙÙ† بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ عَلَى Ù„ÙØ³ÙŽØ§Ù†Ù دَاوÙودَ وَعÙيسَى
ابْن٠مَرْيَمَ ذَلÙÙƒÙŽ بÙمَا عَصَوا وَّكَانÙواْ يَعْتَدÙونَ
78. Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. |
||
|
كَانÙواْ لاَ يَتَنَاهَوْنَ عَن مّÙنكَر٠ÙَعَلÙÙˆÙ‡Ù Ù„ÙŽØ¨ÙØ¦Ù’سَ
مَا كَانÙواْ ÙŠÙŽÙْعَلÙونَ
79. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. |
||
|
تَرَى ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙنْهÙمْ
يَتَوَلَّوْنَ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù„ÙŽØ¨ÙØ¦Ù’سَ مَا قَدَّمَتْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ
Ø£ÙŽÙ† Ø³ÙŽØ®ÙØ·ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ùمْ ÙˆÙŽÙÙÙŠ الْعَذَاب٠هÙمْ Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùونَ
80. Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. |
||
|
وَلَوْ كَانÙوا ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„له والنَّبÙيّ٠وَمَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥ÙلَيْهÙ
مَا اتَّخَذÙوهÙمْ أَوْلÙيَاء وَلَـكÙنَّ ÙƒÙŽØ«Ùيراً مّÙنْهÙمْ ÙَاسÙÙ‚Ùونَ
81. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Musa) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik. |
||
|
Ù„ÙŽØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ أَشَدَّ النَّاس٠عَدَاوَةً لّÙلَّذÙينَ آمَنÙواْ الْيَهÙودَ
وَالَّذÙينَ أَشْرَكÙواْ ÙˆÙŽÙ„ÙŽØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ أَقْرَبَهÙمْ مَّوَدَّةً لّÙلَّذÙينَ
آمَنÙواْ الَّذÙينَ قَالÙوَاْ Ø¥Ùنَّا نَصَارَى ذَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ Ù…ÙنْهÙمْ
Ù‚ÙØ³Ù‘ÙيسÙينَ وَرÙهْبَاناً وَأَنَّهÙمْ لاَ ÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽÙƒÙ’Ø¨ÙØ±Ùونَ
82. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: â€Sesungguhnya kami ini orang Nasraniâ€. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ø³ÙŽÙ…ÙØ¹Ùواْ مَا Ø£ÙنزÙÙ„ÙŽ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الرَّسÙول٠تَرَى أَعْيÙÙ†ÙŽÙ‡Ùمْ تَÙÙيض٠مÙÙ†ÙŽ
الدَّمْع٠مÙمَّا عَرَÙÙواْ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ رَبَّنَا آمَنَّا ÙÙŽØ§ÙƒÙ’ØªÙØ¨Ù’نَا مَعَ
Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ùينَ
83. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur'an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: â€Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur'an dan kenabian Muhammad s.a.w.). |
||
|
وَمَا لَنَا لاَ Ù†ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ù Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَمَا جَاءنَا Ù…ÙÙ†ÙŽ الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù
وَنَطْمَع٠أَن ÙŠÙØ¯Ù’Ø®Ùلَنَا رَبَّنَا مَعَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…Ù Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙينَ
84. Mengapa kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh ?â€. |
||
|
ÙَأَثَابَهÙÙ…Ù
اللّه٠بÙمَا قَالÙواْ جَنَّات٠تَجْرÙÙŠ Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙهَا Ø§Ù„Ø£ÙŽÙ†Ù’Ù‡ÙŽØ§Ø±Ù Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ ÙÙيهَا
وَذَلÙÙƒÙŽ جَزَاء Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ
85. Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya). |
||
|
وَالَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ وَكَذَّبÙواْ
Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا Ø£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù الْجَØÙيمÙ
86. Dan orang-orang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ
لاَ ØªÙØÙŽØ±Ù‘ÙÙ…Ùواْ Ø·ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ مَا Ø£ÙŽØÙŽÙ„Ù‘ÙŽ اللّه٠لَكÙمْ وَلاَ تَعْتَدÙواْ Ø¥Ùنَّ اللّهَ
لاَ ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¹Ù’تَدÙينَ
87. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. |
||
|
ÙˆÙŽÙƒÙÙ„Ùواْ Ù…Ùمَّا رَزَقَكÙم٠اللّه٠ØÙŽÙ„اَلاً Ø·ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨Ø§Ù‹
وَاتَّقÙواْ اللّهَ الَّذÙÙŠÙŽ أَنتÙÙ… بÙÙ‡Ù Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ
88. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. |
||
|
لاَ ÙŠÙØ¤ÙŽØ§Ø®ÙذÙÙƒÙم٠اللّهÙ
Ø¨ÙØ§Ù„لَّغْو٠ÙÙÙŠ أَيْمَانÙÙƒÙمْ وَلَـكÙÙ† ÙŠÙØ¤ÙŽØ§Ø®ÙذÙÙƒÙÙ… بÙمَا عَقَّدتّÙم٠الأَيْمَانَ
ÙÙŽÙƒÙŽÙَّارَتÙÙ‡Ù Ø¥ÙØ·Ù’عَام٠عَشَرَة٠مَسَاكÙينَ Ù…Ùنْ أَوْسَط٠مَا ØªÙØ·Ù’عÙÙ…Ùونَ
أَهْلÙيكÙمْ أَوْ ÙƒÙØ³Ù’وَتÙÙ‡Ùمْ أَوْ تَØÙ’رÙير٠رَقَبَة٠ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† لَّمْ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ù’ ÙَصÙيَامÙ
ثَلاَثَة٠أَيَّام٠ذَلÙÙƒÙŽ ÙƒÙŽÙَّارَة٠أَيْمَانÙÙƒÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ ØÙŽÙ„ÙŽÙْتÙمْ وَاØÙ’ÙَظÙواْ
أَيْمَانَكÙمْ كَذَلÙÙƒÙŽ ÙŠÙØ¨ÙŽÙŠÙ‘Ùن٠اللّه٠لَكÙمْ آيَاتÙه٠لَعَلَّكÙمْ ØªÙŽØ´Ù’ÙƒÙØ±Ùونَ
89. Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya). |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ Ø¥Ùنَّمَا Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽÙ…Ù’Ø±Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙŽÙŠÙ’Ø³ÙØ±Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙŽÙ†ØµÙŽØ§Ø¨Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙŽØ²Ù’Ù„Ø§ÙŽÙ…Ù Ø±ÙØ¬Ù’سٌ
مّÙنْ عَمَل٠الشَّيْطَان٠ÙÙŽØ§Ø¬Ù’ØªÙŽÙ†ÙØ¨Ùوه٠لَعَلَّكÙمْ تÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah [434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. [434]. Lihat not 396. |
||
|
Ø¥Ùنَّمَا ÙŠÙØ±ÙيدÙ
الشَّيْطَان٠أَن ÙŠÙÙˆÙ‚ÙØ¹ÙŽ Ø¨ÙŽÙŠÙ’Ù†ÙŽÙƒÙم٠الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاء ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽÙ…Ù’Ø±Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙŽÙŠÙ’Ø³ÙØ±Ù
ÙˆÙŽÙŠÙŽØµÙØ¯Ù‘ÙŽÙƒÙمْ عَن ذÙكْر٠اللّه٠وَعَن٠الصَّلاَة٠Ùَهَلْ أَنتÙÙ… مّÙنتَهÙونَ
91. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). |
||
|
ÙˆÙŽØ£ÙŽØ·ÙيعÙواْ
اللّهَ ÙˆÙŽØ£ÙŽØ·ÙيعÙواْ الرَّسÙولَ وَاØÙ’ذَرÙواْ ÙÙŽØ¥ÙÙ† تَوَلَّيْتÙمْ ÙَاعْلَمÙواْ أَنَّمَا عَلَى
رَسÙولÙنَا Ø§Ù„Ù’Ø¨ÙŽÙ„Ø§ÙŽØºÙ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¨ÙينÙ
92. Dan ta'atlah kamu kepada Allah dan ta'atlah kamu kepada Rasul-(Nya) dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. |
||
|
لَيْسَ عَلَى الَّذÙينَ آمَنÙواْ وَعَمÙÙ„Ùواْ
Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ø¬ÙنَاØÙŒ ÙÙيمَا طَعÙÙ…Ùواْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ مَا اتَّقَواْ وَّآمَنÙواْ وَعَمÙÙ„Ùواْ
Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ø«Ùمَّ اتَّقَواْ وَّآمَنÙواْ Ø«Ùمَّ اتَّقَواْ وَّأَØÙ’سَنÙواْ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù ÙŠÙØÙØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùينَ
93. Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apabila mereka bertakwa serta beriman, dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman, kemudian mereka (tetap juga) bertakwa dan berbuat kebajikan. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ لَيَبْلÙوَنَّكÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø¨ÙØ´ÙŽÙŠÙ’ء٠مّÙÙ†ÙŽ الصَّيْد٠تَنَالÙÙ‡Ù
أَيْدÙيكÙمْ وَرÙمَاØÙÙƒÙمْ Ù„Ùيَعْلَمَ اللّه٠مَن يَخَاÙÙÙ‡Ù Ø¨ÙØ§Ù„ْغَيْب٠Ùَمَن٠اعْتَدَى بَعْدَ
ذَلÙÙƒÙŽ Ùَلَه٠عَذَابٌ Ø£ÙŽÙ„Ùيمٌ
94. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu [435] supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barang siapa yang melanggar batas sesudah itu, maka baginya azab yang pedih. [435]. Allah menguji kaum muslimin yang sedang mengerjakan ihram dengan melepaskan binatang-binatang buruan, hingga mudah ditangkap. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ لاَ تَقْتÙÙ„Ùواْ الصَّيْدَ
وَأَنتÙمْ ØÙرÙÙ…ÙŒ ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† قَتَلَه٠مÙنكÙÙ… Ù…Ù‘ÙØªÙŽØ¹ÙŽÙ…Ù‘ÙØ¯Ø§Ù‹ Ùَجَزَاء Ù…Ù‘ÙØ«Ù’ل٠مَا قَتَلَ Ù…ÙÙ†ÙŽ النَّعَمÙ
ÙŠÙŽØÙ’ÙƒÙم٠بÙه٠ذَوَا عَدْل٠مّÙنكÙمْ هَدْياً Ø¨ÙŽØ§Ù„ÙØºÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙŽØ©Ù Ø£ÙŽÙˆÙ’ ÙƒÙŽÙَّارَةٌ طَعَامÙ
مَسَاكÙينَ Ø£ÙŽÙˆ عَدْل٠ذَلÙÙƒÙŽ صÙيَاماً لّÙيَذÙوقَ وَبَالَ أَمْرÙه٠عَÙَا اللّه٠عَمَّا
سَلَ٠وَمَنْ عَادَ ÙَيَنتَقÙم٠اللّه٠مÙنْه٠وَاللّه٠عَزÙيزٌ ذÙÙˆ انْتÙقَامÙ
95. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membunuh binatang buruan [436], ketika kamu sedang ihram. Barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu sebagai had-yad [437] yang dibawa sampai ke Ka'bah [438] atau (dendanya) membayar kaffarat dengan memberi makan orang-orang miskin [439] atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu [440], supaya dia merasakan akibat buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan apa yang telah lalu [441]. Dan barangsiapa yang kembali mengerjakannya, niscaya Allah akan menyiksanya. Allah Maha Kuasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) menyiksa. + [436]. Ialah: binatang buruan baik yang boleh dimakan atau tidak, kecuali burung gagak, burung elang, kalajengking, tikus dan anjing buas. Dalam suatu riwayat termasuk juga ular. [437]. Lihat not 391. [438]. Yang dibawa sampai ke daerah haram untuk disembelih di sana dan dagingnya dibagikan kepada fakir miskin. [439]. Seimbang dengan harga binatang ternak yang akan penggganti binatang yang dibunuhnya itu. [440]. Yaitu puasa yang jumlah harinya sebanyak mud yang diberikan kepada fakir miskin, dengan catatan: seorang fakir miskin mendapat satu mud (lebih kurang 6,5 ons). [441]. Maksudnya: membunuh binatang sebelum turun ayat yang mengharamkan ini. |
||
|
Ø£ÙØÙلَّ Ù„ÙŽÙƒÙمْ صَيْد٠الْبَØÙ’ر٠وَطَعَامÙه٠مَتَاعاً لَّكÙمْ ÙˆÙŽÙ„Ùلسَّيَّارَة٠وَØÙرّÙÙ…ÙŽ
عَلَيْكÙمْ صَيْد٠الْبَرّ٠مَا دÙمْتÙمْ ØÙرÙماً وَاتَّقÙواْ اللّهَ الَّذÙÙŠÙŽ Ø¥ÙلَيْهÙ
ØªÙØÙ’Ø´ÙŽØ±Ùونَ
96. Dihalalkan bagimu binatang buruan laut [442] dan makanan (yang berasal) dari laut [443] sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. [442]. Maksudnya: binatang buruan laut yang diperoleh dengan jalan usaha seperti mengail, memukat dan sebagainya. Termasuk juga dalam pengertian laut disini ialah: sungai, danau, kolam dan sebagainya. [443]. Maksudnya: ikan atau binatang laut yang diperoleh dengan mudah, karena telah mati terapung atau terdampar dipantai dan sebagainya. |
||
|
جَعَلَ اللّه٠الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…ÙŽ
Ù‚Ùيَاماً لّÙلنَّاس٠وَالشَّهْرَ الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…ÙŽ وَالْهَدْيَ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù‚ÙŽÙ„Ø§ÙŽØ¦ÙØ¯ÙŽ Ø°ÙŽÙ„ÙÙƒÙŽ Ù„ÙØªÙŽØ¹Ù’Ù„ÙŽÙ…Ùواْ
أَنَّ اللّهَ يَعْلَم٠مَا ÙÙÙŠ السَّمَاوَات٠وَمَا ÙÙÙŠ الأَرْض٠وَأَنَّ اللّهَ بÙÙƒÙلّÙ
شَيْء٠عَلÙيمٌ
97. Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia [444], dan (demikian pula) bulan Haram [445], had-ya [446], qalaid [447]. (Allah menjadikan yang) demikian itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [444]. Ka'bah dan sekitarnya menjadi tempat yang aman bagi manusia untuk mengerjakan urusan-urusannya yang berhubungan dengan duniawi dan ukhrawi, dan pusat bagi amalan haji. Dengan adanya Ka'bah itu, kehidupan manusia menjadi kokoh. [445]. Arti bulan haram lihat not 119, maksudnya ialah: dilarang melakukan peperangan di bulan-bulan itu. [446]. Lihat not 391. [447]. Dengan penyembelihan had-ya dan qalaid, orang yang berkorban mendapat pahala yang besar dan fakir miskin mendapat bagian dari daging binatang-binatang sembelihan itu. |
||
|
اعْلَمÙواْ أَنَّ اللّهَ شَدÙيد٠الْعÙقَاب٠وَأَنَّ اللّهَ
غَÙÙورٌ رَّØÙيمٌ
98. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
||
|
مَّا عَلَى الرَّسÙول٠إÙلاَّ الْبَلاَغ٠وَاللّه٠يَعْلَم٠مَا
ØªÙØ¨Ù’دÙونَ وَمَا تَكْتÙÙ…Ùونَ
99. Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan. |
||
|
Ù‚ÙÙ„ لاَّ يَسْتَوÙÙŠ الْخَبÙÙŠØ«Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨Ù
وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَة٠الْخَبÙيث٠ÙَاتَّقÙواْ اللّهَ يَا Ø£ÙوْلÙÙŠ الأَلْبَابÙ
لَعَلَّكÙمْ تÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
100. Katakanlah: â€Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan.†|
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ لاَ تَسْأَلÙواْ
عَنْ أَشْيَاء Ø¥ÙÙ† ØªÙØ¨Ù’دَ Ù„ÙŽÙƒÙمْ ØªÙŽØ³ÙØ¤Ù’ÙƒÙمْ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† تَسْأَلÙواْ عَنْهَا ØÙينَ ÙŠÙنَزَّلÙ
Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’Ø¢Ù†Ù ØªÙØ¨Ù’دَ Ù„ÙŽÙƒÙمْ عَÙَا اللّه٠عَنْهَا وَاللّه٠غَÙÙورٌ ØÙŽÙ„Ùيمٌ
101. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Qur'an itu diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu, Allah mema'afkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. |
||
|
قَدْ
سَأَلَهَا قَوْمٌ مّÙÙ† قَبْلÙÙƒÙمْ Ø«Ùمَّ أَصْبَØÙواْ بÙهَا كَاÙÙØ±Ùينَ
102. Sesungguhnya telah ada segolongsn manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang serupa itu (kepada Nabi mereka), kemudian mereka tidak percaya kepadanya [448]. [448]. Maksudnya: sesudah diterangkan kepada mereka hukum-hukum yang mereka tanyakan itu, mereka tidak menaatinya, hal ini menyebabkan mereka menjadi kafir. |
||
|
مَا جَعَلَ اللّه٠مÙÙ† بَØÙيرَة٠وَلاَ Ø³ÙŽØ¢Ø¦ÙØ¨ÙŽØ©Ù وَلاَ وَصÙيلَة٠وَلاَ ØÙŽØ§Ù…٠وَلَـكÙنَّ
الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ ÙŠÙŽÙْتَرÙونَ عَلَى Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø§Ù„Ù’ÙƒÙŽØ°ÙØ¨ÙŽ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙƒÙ’Ø«ÙŽØ±ÙÙ‡Ùمْ لاَ يَعْقÙÙ„Ùونَ
103. Allah sekali-kali tidak pernah mensyari'atkan adanya bahiirah [449], saaibah [4450], washiilah [451] dan haam [452]. Akan tetapi orang-orang kafir membuat-buat kedustaan terhadap Allah, dan kebanyakan mereka tidak mengerti. [449]. Bahiirah: ialah unta betina yang telah beranak lima kali dan anak kelima itu jantan, lalu unta betina itu dibelah telinganya, dilepaskan, tidak boleh ditunggangi lagi dan tidak boleh diambil air susunya. [450]. Saaibah: ialah unta betina yang dibiarkan pergi kemana saja lantaran sesuatu nazar. Seperti, jika seorang Arab Jahiliyah akan melakukan sesuatu atau perjalanan yang berat, maka ia biasa bernazar akan menjadikan untanya saaibah bila maksud atau perjalanannya berhasil dengan selamat. [451]. Washiilah: seekor domba betina melahirkan anak kembar yang terdiri dari jantan dan betina, maka yang jantan ini disebut washiilah, tidak disembelih dan diserahkan kepada berhala. [452]. Haam: unta jantan yang tidak boleh diganggu gugat lagi, karena telah dapat membuntingkan unta betina sepuluh kali. Perlakuan terhadap bahiirah, saaibah, washiilah dan haam ini adalah kepercayaan Arab Jahiliyah. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù‚Ùيلَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ تَعَالَوْاْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ مَا أَنزَلَ اللّه٠وَإÙÙ„ÙŽÙ‰ الرَّسÙول٠قَالÙواْ
ØÙŽØ³Ù’بÙنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْه٠آبَاءنَا أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤÙÙ‡Ùمْ لاَ يَعْلَمÙونَ
شَيْئاً وَلاَ يَهْتَدÙونَ
104. Apabila dikatakan kepada mereka: â€Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasulâ€. Mereka menjawab: â€Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannyaâ€. Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk ?. |
||
|
يَا أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ عَلَيْكÙمْ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙƒÙمْ
لاَ ÙŠÙŽØ¶ÙØ±Ù‘ÙÙƒÙÙ… مَّن ضَلَّ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ اهْتَدَيْتÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ù…ÙŽØ±Ù’Ø¬ÙØ¹ÙÙƒÙمْ جَمÙيعاً
ÙÙŽÙŠÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙÙ… بÙمَا ÙƒÙنتÙمْ تَعْمَلÙونَ
105. Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk [453]. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. [453]. Maksudnya: kesesatan orang lain itu tidak akan memberi mudharat kepadamu, asal kamu telah mendapat petunjuk. Tapi tidaklah berarti bahwa orang tidak disuruh berbuat yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. |
||
|
ÙŠÙØ§ أَيّÙهَا الَّذÙينَ آمَنÙواْ شَهَادَةÙ
بَيْنÙÙƒÙمْ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ ØÙŽØ¶ÙŽØ±ÙŽ Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙŽÙƒÙم٠الْمَوْت٠ØÙينَ الْوَصÙيَّة٠اثْنَان٠ذَوَا
عَدْل٠مّÙنكÙمْ أَوْ آخَرَان٠مÙنْ غَيْرÙÙƒÙمْ Ø¥Ùنْ أَنتÙمْ ضَرَبْتÙمْ ÙÙÙŠ الأَرْضÙ
ÙَأَصَابَتْكÙÙ… Ù…Ù‘ÙØµÙيبَة٠الْمَوْت٠تَØÙ’Ø¨ÙØ³ÙونَهÙمَا Ù…ÙÙ† بَعْد٠الصَّلاَةÙ
ÙÙŽÙŠÙقْسÙÙ…ÙŽØ§Ù†Ù Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠إÙن٠ارْتَبْتÙمْ لاَ نَشْتَرÙÙŠ بÙه٠ثَمَناً وَلَوْ كَانَ ذَا Ù‚ÙØ±Ù’بَى
وَلاَ نَكْتÙم٠شَهَادَةَ اللّه٠إÙنَّا Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ لَّمÙÙ†ÙŽ الآثÙÙ…Ùينَ
106. Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu, atau dua orang yang berlainan agama dengan kamu [454], jika kamu dalam perjalanan dimuka bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian. Kamu tahan kedua saksi itu sesudah sembahyang (untuk bersumpah), lalu mereka keduanya bersumpah dengan nama Allah, jika kamu ragu-ragu: â€(Demi Allah) kami tidak akan membeli dengan sumpah ini harga yang sedikit (untuk kepentingan seseorang), walaupun dia karib kerabat, dan tidak (pula) kami menyembunyikan persaksian Allah; sesungguhnya kami kalau demikian tentulah termasuk orang-orang yang berdosaâ€. [454]. Ialah: mengambil orang lain yang tidak seagama dengan kamu sebagai saksi dibolehkan, bila tidak ada orang Islam yang akan dijadikan saksi. |
||
|
ÙÙŽØ¥Ùنْ Ø¹ÙØ«Ùرَ عَلَى
أَنَّهÙمَا اسْتَØÙŽÙ‚َّا Ø¥ÙØ«Ù’ماً Ùَآخَرَان٠يÙÙ‚Ùومَان٠مَقَامَهÙمَا Ù…ÙÙ†ÙŽ الَّذÙينَ
اسْتَØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽ عَلَيْهÙم٠الأَوْلَيَان٠ÙÙŽÙŠÙقْسÙÙ…ÙŽØ§Ù†Ù Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠لَشَهَادَتÙنَا Ø£ÙŽØÙŽÙ‚Ù‘Ù
Ù…ÙÙ† شَهَادَتÙÙ‡Ùمَا وَمَا اعْتَدَيْنَا Ø¥Ùنَّا Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ لَّمÙÙ†ÙŽ الظَّالÙÙ…Ùينَ
107. Jika diketahui bahwa kedua (saksi itu) membuat dosa [455], maka dua orang yang lain di antara ahli waris yang berhak yang lebih dekat kepada orang yang meninggal (memajukan tuntutan) untuk menggantikannya, lalu keduanya bersumpah dengan nama Allah: â€Sesungguhnya persaksian kami labih layak diterima daripada persaksian kedua saksi itu, dan kami tidak melanggar batas, sesungguhnya kami kalau demikian tentulah termasuk orang yang menganiaya diri sendiriâ€. [455]. Maksudnya: melakukan kecurangan dalam persaksiannya, dan hal ini diketahui setelah ia melakukan sumpah. |
||
|
ذَلÙÙƒÙŽ
أَدْنَى Ø£ÙŽÙ† يَأْتÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„شَّهَادَة٠عَلَى وَجْهÙهَا أَوْ يَخَاÙÙواْ Ø£ÙŽÙ† ØªÙØ±ÙŽØ¯Ù‘ÙŽ أَيْمَانٌ بَعْدَ
أَيْمَانÙÙ‡Ùمْ وَاتَّقÙوا اللّهَ وَاسْمَعÙواْ وَاللّه٠لاَ يَهْدÙÙŠ الْقَوْمَ الْÙَاسÙÙ‚Ùينَ
108. Itu lebih dekat untuk (menjadikan para saksi) mengemukakan persaksiannya menurut apa yang sebenarnya, dan (lebih dekat untuk menjadikan mereka) merasa takut akan dikembalikan sumpahnya (kepada ahli waris) sesudah mereka bersumpah [456]. Dan bertakwalah kepada Allah dan dengarkanlah (perintah-Nya). Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. [456]. Maksud sumpah itu dikembalikan, ialah saksi-saksi yang berlainan agama itu ditolak dengan bersumpahnya saksi-saksi yang terdiri dari karib kerabat, atau berarti orang-orang yang bersumpah itu akan mendapat balasan di dunia dan akhirat, karena melakukan sumpah palsu. |
||
|
يَوْمَ ÙŠÙŽØ¬Ù’Ù…ÙŽØ¹Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘Ù‡Ù Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ³ÙÙ„ÙŽ ÙÙŽÙŠÙŽÙ‚Ùول٠مَاذَا Ø£ÙØ¬ÙبْتÙمْ قَالÙواْ لاَ عÙلْمَ
لَنَا Ø¥Ùنَّكَ أَنتَ عَلاَّم٠الْغÙÙŠÙوبÙ
109. (Ingatlah), hari di waktu Allah mengumpulkan para rasul lalu Allah bertanya (kepada mereka): â€Apa jawaban kaummu terhadap (seruan)mu ?â€. Para rasul menjawab: â€Tidak ada pengetahuan kami (tentang itu); sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang ghaibâ€. |
||
|
Ø¥ÙØ°Ù’ قَالَ اللّه٠يَا عÙيسى ابْنَ مَرْيَمَ
Ø§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ù’ Ù†ÙØ¹Ù’مَتÙÙŠ عَلَيْكَ وَعَلَى ÙˆÙŽØ§Ù„ÙØ¯ÙŽØªÙÙƒÙŽ Ø¥ÙØ°Ù’ أَيَّدتّÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ±ÙÙˆØÙ
Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ¯Ùس٠تÙكَلّÙم٠النَّاسَ ÙÙÙŠ الْمَهْد٠وَكَهْلاً ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ عَلَّمْتÙÙƒÙŽ
Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ØÙكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالإÙنجÙيلَ ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ تَخْلÙÙ‚Ù
Ù…ÙÙ†ÙŽ الطّÙÙŠÙ†Ù ÙƒÙŽÙ‡ÙŽÙŠÙ’Ø¦ÙŽØ©Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ’Ø±Ù Ø¨ÙØ¥ÙذْنÙÙŠ ÙَتَنÙÙØ®Ù ÙÙيهَا ÙَتَكÙون٠طَيْراً
Ø¨ÙØ¥ÙذْنÙÙŠ ÙˆÙŽØªÙØ¨Ù’Ø±ÙØ¦Ù الأَكْمَهَ وَالأَبْرَصَ Ø¨ÙØ¥ÙذْنÙÙŠ ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ ØªÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù
الْمَوتَى Ø¨ÙØ¥ÙذْنÙÙŠ ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ ÙƒÙŽÙÙŽÙْت٠بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ عَنكَ Ø¥ÙØ°Ù’
Ø¬ÙØ¦Ù’تَهÙمْ Ø¨ÙØ§Ù„ْبَيّÙنَات٠Ùَقَالَ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ù…ÙنْهÙمْ Ø¥Ùنْ هَـذَا Ø¥Ùلاَّ Ø³ÙØÙ’Ø±ÙŒ
Ù…Ù‘ÙØ¨Ùينٌ
110. (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: â€Hai 'Isa putra Maryam, ingatlah ni'mat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: â€Ini tidak lain melainkan sihir yang nyataâ€. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ أَوْØÙŽÙŠÙ’ت٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ الْØÙŽÙˆÙŽØ§Ø±ÙيّÙينَ أَنْ آمÙÙ†Ùواْ بÙÙŠ
ÙˆÙŽØ¨ÙØ±ÙŽØ³ÙولÙÙŠ قَالÙوَاْ آمَنَّا وَاشْهَدْ Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘َنَا Ù…ÙØ³Ù’Ù„ÙÙ…Ùونَ
111. Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut 'Isa yang setia: â€Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Kuâ€. Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)â€. |
||
|
Ø¥ÙØ°Ù’ قَالَ
الْØÙŽÙˆÙŽØ§Ø±ÙيّÙونَ يَا عÙيسَى ابْنَ مَرْيَمَ هَلْ يَسْتَطÙيع٠رَبّÙÙƒÙŽ Ø£ÙŽÙ†
ÙŠÙنَزّÙÙ„ÙŽ عَلَيْنَا Ù…ÙŽØ¢Ø¦ÙØ¯ÙŽØ©Ù‹ مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠قَالَ اتَّقÙواْ اللّهَ Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنتÙÙ…
Ù…Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
112. (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut 'Isa berkata: â€Hai 'Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami ?â€. 'Isa menjawab: â€Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang berimanâ€. |
||
|
قَالÙواْ Ù†ÙØ±Ùيد٠أَن نَّأْكÙÙ„ÙŽ Ù…Ùنْهَا وَتَطْمَئÙنَّ Ù‚ÙÙ„ÙوبÙنَا
وَنَعْلَمَ Ø£ÙŽÙ† قَدْ صَدَقْتَنَا ÙˆÙŽÙ†ÙŽÙƒÙونَ عَلَيْهَا Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽØ§Ù‡ÙØ¯Ùينَ
113. Mereka berkata: â€Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan ituâ€. |
||
|
قَالَ عÙيسَى ابْن٠مَرْيَمَ اللَّهÙمَّ رَبَّنَا أَنزÙلْ عَلَيْنَا Ù…ÙŽØ¢Ø¦ÙØ¯ÙŽØ©Ù‹ مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاءÙ
تَكÙون٠لَنَا عÙيداً Ù„Ù‘ÙØ£ÙŽÙˆÙ‘ÙŽÙ„Ùنَا ÙˆÙŽØ¢Ø®ÙØ±Ùنَا وَآيَةً مّÙنكَ وَارْزÙقْنَا وَأَنتَ
خَيْر٠الرَّازÙÙ‚Ùينَ
114. Isa putera Maryam berdo'a: â€Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utamaâ€. |
||
|
قَالَ اللّه٠إÙنّÙÙŠ Ù…ÙنَزّÙÙ„Ùهَا عَلَيْكÙمْ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† يَكْÙÙØ±Ù’ بَعْدÙ
Ù…ÙنكÙمْ ÙÙŽØ¥ÙنّÙÙŠ Ø£ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùه٠عَذَاباً لاَّ Ø£ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùه٠أَØÙŽØ¯Ø§Ù‹ مّÙÙ†ÙŽ الْعَالَمÙينَ
115. Allah berfirman: â€Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusiaâ€. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ قَالَ اللّه٠يَا عÙيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنتَ Ù‚Ùلتَ Ù„ÙÙ„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø³Ù Ø§ØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙونÙÙŠ
ÙˆÙŽØ£ÙمّÙÙŠÙŽ Ø¥Ùلَـهَيْن٠مÙÙ† دÙون٠اللّه٠قَالَ Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽÙƒÙŽ Ù…ÙŽØ§ ÙŠÙŽÙƒÙون٠لÙÙŠ أَنْ
Ø£ÙŽÙ‚Ùولَ مَا لَيْسَ Ù„ÙÙŠ Ø¨ÙØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ø¥ÙÙ† ÙƒÙنت٠قÙلْتÙÙ‡Ù Ùَقَدْ عَلÙمْتَه٠تَعْلَم٠مَا ÙÙÙŠ
Ù†ÙŽÙْسÙÙŠ وَلاَ أَعْلَم٠مَا ÙÙÙŠ Ù†ÙŽÙْسÙÙƒÙŽ Ø¥Ùنَّكَ أَنتَ عَلاَّم٠الْغÙÙŠÙوبÙ
116. Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: â€Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: â€Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?â€. 'Isa menjawab: â€Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaibâ€. |
||
|
مَا
Ù‚Ùلْت٠لَهÙمْ Ø¥Ùلاَّ مَا أَمَرْتَنÙÙŠ بÙÙ‡Ù Ø£ÙŽÙ†Ù Ø§Ø¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ اللّهَ رَبّÙÙŠ وَرَبَّكÙمْ ÙˆÙŽÙƒÙنتÙ
عَلَيْهÙمْ Ø´ÙŽÙ‡Ùيداً مَّا دÙمْت٠ÙÙيهÙمْ Ùَلَمَّا تَوَÙَّيْتَنÙÙŠ ÙƒÙنتَ أَنتَ الرَّقÙيبَ
عَلَيْهÙمْ وَأَنتَ عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْء٠شَهÙيدٌ
117. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: â€Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmuâ€, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. |
||
|
Ø¥ÙÙ† ØªÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù’Ù‡Ùمْ ÙÙŽØ¥ÙنَّهÙمْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙÙƒÙŽ
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† تَغْÙÙØ±Ù’ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ÙÙŽØ¥Ùنَّكَ أَنتَ الْعَزÙيز٠الْØÙŽÙƒÙيمÙ
118. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
||
|
قَالَ اللّه٠هَذَا يَوْمÙ
ÙŠÙŽÙ†Ùَع٠الصَّادÙÙ‚Ùينَ ØµÙØ¯Ù’Ù‚ÙÙ‡Ùمْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ جَنَّاتٌ تَجْرÙÙŠ Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙهَا الأَنْهَارÙ
Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ ÙÙيهَا أَبَداً رَّضÙÙŠÙŽ اللّه٠عَنْهÙمْ وَرَضÙواْ عَنْه٠ذَلÙÙƒÙŽ الْÙَوْز٠الْعَظÙيمÙ
119. Allah berfirman: â€Ini adalah suatu hari yang bermanfa'at bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadapNya [457]. Itulah keberuntungan yang paling besarâ€. [457]. Maksudnya: Allah meridhai segala perbuatan-perbuatan mereka, dan merekapun merasa puas terhadap ni'mat yang telah dicurahkan Allah kepada mereka. |
||
|
Ù„Ùلّه٠مÙلْك٠السَّمَاوَات٠وَالأَرْض٠وَمَا ÙÙيهÙنَّ ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْء٠قَدÙيرٌ
120. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||







