Modul Al. Quran
| 35 | Faathir | ÙØ§Ø·Ø± |
|---|---|---|
|
الْØÙŽÙ…ْد٠لÙلَّه٠ÙÙŽØ§Ø·ÙØ±Ù السَّمَاوَات٠وَالْأَرْض٠جَاعÙل٠الْمَلَائÙÙƒÙŽØ©Ù Ø±ÙØ³Ùلاً Ø£ÙولÙÙŠ
Ø£ÙŽØ¬Ù’Ù†ÙØÙŽØ©Ù Ù…Ù‘ÙŽØ«Ù’Ù†ÙŽÙ‰ ÙˆÙŽØ«Ùلَاثَ ÙˆÙŽØ±ÙØ¨ÙŽØ§Ø¹ÙŽ ÙŠÙŽØ²Ùيد٠ÙÙÙŠ الْخَلْق٠مَا يَشَاء٠إÙنَّ اللَّهَ عَلَى ÙƒÙلّÙ
شَيْء٠قَدÙيرٌ
1. Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan ma- laikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||
|
مَا ÙŠÙŽÙْتَØÙ اللَّه٠لÙلنَّاس٠مÙÙ† رَّØÙ’مَة٠Ùَلَا Ù…ÙمْسÙÙƒÙŽ لَهَا
وَمَا ÙŠÙمْسÙكْ Ùَلَا Ù…ÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙÙ† بَعْدÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ الْعَزÙيز٠الْØÙŽÙƒÙيمÙ
2. Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang dita- han oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya se- sudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. |
||
|
يَا أَيّÙهَا
Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽØ§Ø³Ù Ø§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ùوا Ù†ÙØ¹Ù’مَتَ اللَّه٠عَلَيْكÙمْ هَلْ Ù…Ùنْ خَالÙق٠غَيْر٠اللَّه٠يَرْزÙÙ‚ÙÙƒÙÙ…
مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠وَالْأَرْض٠لَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‡ÙŽ Ø¥Ùلَّا Ù‡ÙÙˆÙŽ Ùَأَنَّى ØªÙØ¤Ù’ÙÙŽÙƒÙونَ
3. Hai manusia, ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi ? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan) ? |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† ÙŠÙÙƒÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùوكَ Ùَقَدْ ÙƒÙØ°Ù‘ÙØ¨ÙŽØªÙ’ Ø±ÙØ³ÙÙ„ÙŒ مّÙÙ† قَبْلÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙ‡Ù ØªÙØ±Ù’جَع٠الأمÙورÙ
4. Dan jika mereka mendustakan kamu (sesudah kamu beri peringatan) maka sungguh telah didustakan pula rasul-rasul sebelum kamu. Dan hanya ke- pada Allahlah dikembalikan segala urusan. |
||
|
يَا أَيّÙهَا النَّاس٠إÙنَّ وَعْدَ اللَّه٠ØÙŽÙ‚Ù‘ÙŒ Ùَلَا ØªÙŽØºÙØ±Ù‘َنَّكÙم٠الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا
وَلَا ÙŠÙŽØºÙØ±Ù‘َنَّكÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„لَّه٠الْغَرÙورÙ
5. Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali- kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الشَّيْطَانَ Ù„ÙŽÙƒÙمْ عَدÙوٌّ ÙÙŽØ§ØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙوهÙ
عَدÙوّاً Ø¥Ùنَّمَا يَدْعÙÙˆ ØÙزْبَه٠لÙÙŠÙŽÙƒÙونÙوا Ù…Ùنْ أَصْØÙŽØ§Ø¨Ù السَّعÙيرÙ
6. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala |
||
|
الَّذÙينَ
ÙƒÙŽÙَرÙوا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ عَذَابٌ شَدÙيدٌ وَالَّذÙينَ آمَنÙوا وَعَمÙÙ„Ùوا Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ…
مَّغْÙÙØ±ÙŽØ©ÙŒ وَأَجْرٌ كَبÙيرٌ
7. Orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan dan pa- hala yang besar. |
||
|
Ø£ÙŽÙÙŽÙ…ÙŽÙ† زÙيّÙÙ†ÙŽ لَه٠سÙوء٠عَمَلÙÙ‡Ù Ùَرَآه٠ØÙŽØ³ÙŽÙ†Ø§Ù‹
ÙÙŽØ¥Ùنَّ اللَّهَ ÙŠÙØ¶Ùلّ٠مَن يَشَاء٠وَيَهْدÙÙŠ Ù…ÙŽÙ† يَشَاء٠Ùَلَا تَذْهَبْ Ù†ÙŽÙْسÙÙƒÙŽ
عَلَيْهÙمْ ØÙŽØ³ÙŽØ±ÙŽØ§ØªÙ Ø¥Ùنَّ اللَّهَ عَلÙيمٌ بÙمَا يَصْنَعÙونَ
8. Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik peker- jaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan) ? Maka sesungguhnya Allah me- nyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dike- hendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. |
||
|
وَاللَّه٠الَّذÙÙŠ أَرْسَلَ
الرّÙيَاØÙŽ ÙÙŽØªÙØ«Ùير٠سَØÙŽØ§Ø¨Ø§Ù‹ ÙَسÙقْنَاه٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø¨ÙŽÙ„ÙŽØ¯Ù Ù…Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØªÙ ÙÙŽØ£ÙŽØÙ’يَيْنَا بÙه٠الْأَرْضَ بَعْدَ
مَوْتÙهَا كَذَلÙÙƒÙŽ Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙØ´ÙورÙ
9. Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerak- kan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu. |
||
|
Ù…ÙŽÙ† كَانَ ÙŠÙØ±ÙÙŠØ¯Ù Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ²Ù‘َةَ ÙÙŽÙ„ÙÙ„Ù‘ÙŽÙ‡Ù Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ²Ù‘َة٠جَمÙيعاً
Ø¥Ùلَيْه٠يَصْعَد٠الْكَلÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¹ÙŽÙ…ÙŽÙ„Ù Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙ ÙŠÙŽØ±Ù’ÙَعÙه٠وَالَّذÙينَ
ÙŠÙŽÙ…Ù’ÙƒÙØ±Ùونَ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦ÙŽØ§ØªÙ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ عَذَابٌ شَدÙيدٌ وَمَكْر٠أÙوْلَئÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙˆÙŽ يَبÙورÙ
10. Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuli- aan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik [1250] dan amal yang saleh dinaikkan-Nya [1251]. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana ja- hat mereka akan hancur. [1250] Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa perkataan yang baik itu ia- lah Kalimat Tauhid yaitu â€Laa ilaaha illallaahâ€; dan ada pula yang mengatakan zikir kepada Allah dan ada pula yang mengatakan semua perkataan yang baik yang diucapkan karena Allah. [1251] Maksudnya ialah bahwa perkataan baik dan amal yang baik itu dina- ikkan untuk diterima dan diberi-Nya pahala. |
||
|
وَاللَّه٠خَلَقَكÙÙ… مّÙÙ† ØªÙØ±ÙŽØ§Ø¨Ù Ø«Ùمَّ Ù…ÙÙ† Ù†Ù‘ÙØ·Ù’Ùَة٠ثÙمَّ جَعَلَكÙمْ أَزْوَاجاً
وَمَا تَØÙ’Ù…ÙÙ„Ù Ù…Ùنْ Ø£Ùنثَى وَلَا تَضَع٠إÙلَّا Ø¨ÙØ¹ÙلْمÙه٠وَمَا ÙŠÙØ¹ÙŽÙ…َّر٠مÙÙ† Ù…Ù‘ÙØ¹ÙŽÙ…َّرÙ
وَلَا ÙŠÙنقَص٠مÙنْ عÙÙ…ÙØ±Ùه٠إÙلَّا ÙÙÙŠ ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù Ø¥Ùنَّ ذَلÙÙƒÙŽ عَلَى اللَّه٠يَسÙيرٌ
11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan me- lainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. |
||
|
وَمَا يَسْتَوÙÙŠ الْبَØÙ’رَان٠هَذَا عَذْبٌ ÙÙØ±ÙŽØ§ØªÙŒ Ø³ÙŽØ§Ø¦ÙØºÙŒ شَرَابÙه٠وَهَذَا
Ù…ÙلْØÙŒ Ø£ÙØ¬ÙŽØ§Ø¬ÙŒ ÙˆÙŽÙ…ÙÙ† ÙƒÙلّ٠تَأْكÙÙ„Ùونَ Ù„ÙŽØÙ’ماً طَرÙيّاً ÙˆÙŽØªÙŽØ³Ù’ØªÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ùونَ
ØÙلْيَةً تَلْبَسÙونَهَا وَتَرَى الْÙÙلْكَ ÙÙÙŠÙ‡Ù Ù…ÙŽÙˆÙŽØ§Ø®ÙØ±ÙŽ Ù„ÙØªÙŽØ¨Ù’تَغÙوا Ù…ÙÙ† ÙَضْلÙÙ‡Ù
وَلَعَلَّكÙمْ ØªÙŽØ´Ù’ÙƒÙØ±Ùونَ
12. Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap dimi- num dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur. |
||
|
ÙŠÙÙˆÙ„ÙØ¬Ù اللَّيْلَ ÙÙÙŠ النَّهَار٠وَيÙÙˆÙ„ÙØ¬Ù
النَّهَارَ ÙÙÙŠ اللَّيْل٠وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ÙƒÙلٌّ يَجْرÙÙŠ
Ù„ÙØ£ÙŽØ¬ÙŽÙ„Ù Ù…Ù‘ÙØ³ÙŽÙ…ًّى ذَلÙÙƒÙم٠اللَّه٠رَبّÙÙƒÙمْ لَه٠الْمÙلْك٠وَالَّذÙينَ
تَدْعÙونَ Ù…ÙÙ† دÙونÙه٠مَا يَمْلÙÙƒÙونَ Ù…ÙÙ† Ù‚ÙØ·Ù’Ù…ÙيرÙ
13. Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan me- nurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. |
||
|
Ø¥ÙÙ†
تَدْعÙوهÙمْ لَا يَسْمَعÙوا Ø¯ÙØ¹ÙŽØ§Ø¡ÙƒÙمْ وَلَوْ Ø³ÙŽÙ…ÙØ¹Ùوا مَا اسْتَجَابÙوا Ù„ÙŽÙƒÙمْ
وَيَوْمَ الْقÙيَامَة٠يَكْÙÙØ±Ùونَ Ø¨ÙØ´ÙرْكÙÙƒÙمْ وَلَا ÙŠÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙŽ Ù…ÙØ«Ù’ل٠خَبÙيرÙ
14. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyirikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan o- leh Yang Maha Mengetahui [1252]. [1252] Dalam hal ini ialah Allah s.w.t. |
||
|
يَا أَيّÙهَا النَّاس٠أَنتÙم٠الْÙÙقَرَاء Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ اللَّه٠وَاللَّه٠هÙÙˆÙŽ الْغَنÙيّÙ
الْØÙŽÙ…ÙيدÙ
15. Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia- lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. |
||
|
Ø¥ÙÙ† يَشَأْ ÙŠÙØ°Ù’Ù‡ÙØ¨Ù’ÙƒÙمْ ÙˆÙŽÙŠÙŽØ£Ù’ØªÙ Ø¨ÙØ®ÙŽÙ„ْق٠جَدÙيدÙ
16. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). |
||
|
وَمَا ذَلÙÙƒÙŽ عَلَى Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙ‡Ù Ø¨ÙØ¹ÙŽØ²ÙيزÙ
17. Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah. |
||
|
وَلَا ØªÙŽØ²ÙØ±Ù ÙˆÙŽØ§Ø²ÙØ±ÙŽØ©ÙŒ ÙˆÙØ²Ù’رَ Ø£ÙØ®Ù’رَى ÙˆÙŽØ¥ÙÙ†
ØªÙŽØ¯Ù’Ø¹Ù Ù…ÙØ«Ù’قَلَةٌ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ØÙمْلÙهَا لَا ÙŠÙØÙ’Ù…ÙŽÙ„Ù’ Ù…Ùنْه٠شَيْءٌ وَلَوْ كَانَ ذَا Ù‚ÙØ±Ù’بَى
Ø¥Ùنَّمَا تÙÙ†Ø°ÙØ±Ù الَّذÙينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„غَيْب٠وَأَقَامÙوا الصَّلَاةَ
ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† تَزَكَّى ÙÙŽØ¥Ùنَّمَا يَتَزَكَّى Ù„ÙÙ†ÙŽÙْسÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ اللَّه٠الْمَصÙيرÙ
18. Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain [1253]. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memi- kul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat ka- mu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihatNya [1254] dan mereka mendirikan sem- bahyang. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali(mu). [1253] Lihat not 526. [1254] Sebagian ahli tafsir menafsirkan â€bil ghaib†dalam ayat ini ia- lah ketika orang-orang itu sendirian tanpa melihat orang lain. |
||
|
وَمَا يَسْتَوÙÙŠ الْأَعْمَى وَالْبَصÙيرÙ
19. Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat. |
||
|
وَلَا الظّÙÙ„Ùمَات٠وَلَا النّÙورÙ
20. dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya, |
||
|
وَلَا الظّÙلّ٠وَلَا الْØÙŽØ±ÙورÙ
21. dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas, |
||
|
وَمَا يَسْتَوÙÙŠ الْأَØÙ’يَاء وَلَا الْأَمْوَاتÙ
Ø¥Ùنَّ اللَّهَ ÙŠÙØ³Ù’Ù…ÙØ¹Ù Ù…ÙŽÙ† يَشَاء٠وَمَا أَنتَ بÙÙ…ÙØ³Ù’Ù…ÙØ¹Ù مَّن ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ¨ÙورÙ
22. dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang ma- ti. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dike- hendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar [1255]. [1255] Maksudnya: Nabi Muhammad tidak dapat memberi petunjuk kepada orang-orang musyrikin yang telah mati hatinya. |
||
|
Ø¥Ùنْ
أَنتَ Ø¥Ùلَّا نَذÙيرٌ
23. Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan. |
||
|
Ø¥Ùنَّا أَرْسَلْنَاكَ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚ّ٠بَشÙيراً وَنَذÙيراً ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† مّÙنْ
Ø£Ùمَّة٠إÙلَّا خلَا ÙÙيهَا نَذÙيرٌ
24. Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran [1256] seba- gai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peri- ngatan. [1256] Yang dimaksud dengan â€kebenaran†di sini ialah agama tauhid dan hukum-hukumnya. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† ÙŠÙÙƒÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùوكَ Ùَقَدْ كَذَّبَ الَّذÙينَ
Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙ‡Ùمْ جَاءتْهÙمْ Ø±ÙØ³ÙÙ„ÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„ْبَيّÙÙ†ÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ¨ÙØ§Ù„Ø²Ù‘ÙØ¨ÙØ±Ù ÙˆÙŽØ¨ÙØ§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù
الْمÙÙ†ÙيرÙ
25. Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka te- lah datang rasul-rasulnya dengan membawa mu'jizat yang nyata, zubur [1257], dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna [1258]. [1257] Lihat not 256 dan 257. [1258] Maksudnya: Allah memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki- Nya dengan memberi kesanggupan untuk mendengarkan dan menerima keterangan-keterangan. |
||
|
Ø«Ùمَّ أَخَذْت٠الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙوا ÙَكَيْÙÙŽ كَانَ Ù†ÙŽÙƒÙيرÙ
26. Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir; maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku. |
||
|
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ Ù…ÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠مَاءً Ùَأَخْرَجْنَا بÙÙ‡Ù Ø«ÙŽÙ…ÙŽØ±ÙŽØ§ØªÙ Ù…Ù‘ÙØ®Ù’تَلÙÙØ§Ù‹
أَلْوَانÙهَا ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¨ÙŽØ§Ù„Ù Ø¬ÙØ¯ÙŽØ¯ÙŒ بÙيضٌ ÙˆÙŽØÙمْرٌ Ù…Ù‘ÙØ®Ù’تَلÙÙÙŒ أَلْوَانÙهَا
وَغَرَابÙيب٠سÙودٌ
27. Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ النَّاس٠وَالدَّوَابّ٠وَالْأَنْعَامÙ
Ù…ÙØ®Ù’تَلÙÙÙŒ أَلْوَانÙه٠كَذَلÙÙƒÙŽ Ø¥Ùنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ Ù…Ùنْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯Ùه٠الْعÙلَمَاء
Ø¥Ùنَّ اللَّهَ عَزÙيزٌ غَÙÙورٌ
28. Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan je- nisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba- Nya, hanyalah ulama [1259]. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Ma- ha Pengampun. [1259] Yang dimaksud dengan ulama dalam ayat ini ialah orang-orang yang mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ يَتْلÙونَ ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙ‡Ù
وَأَقَامÙوا الصَّلَاةَ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙÙŽÙ‚Ùوا Ù…Ùمَّا رَزَقْنَاهÙمْ Ø³ÙØ±Ù‘اً وَعَلَانÙيَةً
يَرْجÙونَ ØªÙØ¬ÙŽØ§Ø±ÙŽØ©Ù‹ لَّن تَبÙورَ
29. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendi- rikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, |
||
|
Ù„ÙÙŠÙÙˆÙŽÙÙ‘ÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ Ø£ÙØ¬ÙورَهÙمْ
وَيَزÙيدَهÙÙ… مّÙÙ† ÙَضْلÙه٠إÙنَّه٠غَÙÙورٌ Ø´ÙŽÙƒÙورٌ
30. agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri [1260]. [1260] Lihat not 104. |
||
|
وَالَّذÙÙŠ أَوْØÙŽÙŠÙ’نَا Ø¥Ùلَيْكَ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù Ù‡ÙÙˆÙŽ الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù…ÙØµÙŽØ¯Ù‘Ùقاً لّÙمَا بَيْنَ
يَدَيْه٠إÙنَّ اللَّهَ Ø¨ÙØ¹ÙبَادÙه٠لَخَبÙيرٌ بَصÙيرٌ
31. Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Qur'an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (ke- adaan) hamba-hamba-Nya. |
||
|
Ø«Ùمَّ أَوْرَثْنَا Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ
الَّذÙينَ اصْطَÙَيْنَا Ù…Ùنْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯Ùنَا ÙÙŽÙ…ÙنْهÙمْ ظَالÙÙ…ÙŒ لّÙÙ†ÙŽÙْسÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙÙ…
مّÙÙ‚Ù’ØªÙŽØµÙØ¯ÙŒ ÙˆÙŽÙ…ÙنْهÙمْ سَابÙÙ‚ÙŒ Ø¨ÙØ§Ù„Ù’Ø®ÙŽÙŠÙ’Ø±ÙŽØ§ØªÙ Ø¨ÙØ¥Ùذْن٠اللَّه٠ذَلÙÙƒÙŽ Ù‡ÙÙˆÙŽ
الْÙَضْل٠الْكَبÙيرÙ
32. Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang mengania- ya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan [1261] dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. [1261] Yang dimaksud dengan â€orang yang menganiaya dirinya sendiri†ia- lah orang yang lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan â€pertengahan†ialah orang-orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan â€orang-orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan†ialah orang-orang yang kebaikannya amat banyak dan amat jarang berbuat kesalahan. |
||
|
جَنَّات٠عَدْن٠يَدْخÙÙ„Ùونَهَا ÙŠÙØÙŽÙ„Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ù†ÙŽ
ÙÙيهَا Ù…Ùنْ Ø£ÙŽØ³ÙŽØ§ÙˆÙØ±ÙŽ Ù…ÙÙ† Ø°ÙŽÙ‡ÙŽØ¨Ù ÙˆÙŽÙ„ÙØ¤Ù’Ù„ÙØ¤Ø§Ù‹ ÙˆÙŽÙ„ÙØ¨ÙŽØ§Ø³ÙÙ‡Ùمْ ÙÙيهَا ØÙŽØ±Ùيرٌ
33. (Bagi mereka) syurga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya me- reka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mu- tiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera. |
||
|
وَقَالÙوا الْØÙŽÙ…ْد٠لÙلَّه٠الَّذÙÙŠ أَذْهَبَ عَنَّا الْØÙŽØ²ÙŽÙ†ÙŽ Ø¥Ùنَّ رَبَّنَا لَغَÙÙورٌ
Ø´ÙŽÙƒÙورٌ
34. Dan mereka berkata: â€Segala puji bagi Allah yang telah menghilang- kan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri. |
||
|
الَّذÙÙŠ Ø£ÙŽØÙŽÙ„َّنَا دَارَ الْمÙقَامَة٠مÙÙ† ÙَضْلÙه٠لَا يَمَسّÙنَا
ÙÙيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسّÙنَا ÙÙيهَا Ù„ÙØºÙوبٌ
35. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia- Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesuâ€. |
||
|
وَالَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙوا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ
نَار٠جَهَنَّمَ لَا ÙŠÙقْضَى عَلَيْهÙمْ ÙÙŽÙŠÙŽÙ…ÙوتÙوا وَلَا ÙŠÙØ®ÙŽÙÙ‘ÙŽÙ٠عَنْهÙÙ… مّÙنْ
عَذَابÙهَا كَذَلÙÙƒÙŽ نَجْزÙÙŠ ÙƒÙلَّ ÙƒÙŽÙÙورÙ
36. Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak di- binasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari me- reka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat ka- fir. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ ÙŠÙŽØµÙ’Ø·ÙŽØ±ÙØ®Ùونَ
ÙÙيهَا رَبَّنَا Ø£ÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù’نَا نَعْمَلْ ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ غَيْرَ الَّذÙÙŠ ÙƒÙنَّا نَعْمَلÙ
أَوَلَمْ Ù†ÙØ¹ÙŽÙ…Ù‘ÙØ±Ù’ÙƒÙÙ… مَّا يَتَذَكَّر٠ÙÙيه٠مَن تَذَكَّرَ وَجَاءكÙم٠النَّذÙيرÙ
ÙَذÙوقÙوا Ùَمَا Ù„ÙلظَّالÙÙ…Ùينَ Ù…ÙÙ† نَّصÙيرÙ
37. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : â€Ya Tuhan kami, keluar- kanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakanâ€. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau ber- fikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan ? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang za- lim seorang penolongpun. |
||
|
Ø¥Ùنَّ اللَّهَ عَالÙÙ…Ù
غَيْب٠السَّمَاوَات٠وَالْأَرْض٠إÙنَّه٠عَلÙيمٌ Ø¨ÙØ°ÙŽØ§ØªÙ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙØ¯ÙورÙ
38. Sesungguhnya Allah mengetahui yang tersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. |
||
|
Ù‡ÙÙˆÙŽ الَّذÙÙŠ جَعَلَكÙمْ خَلَائÙÙÙŽ ÙÙÙŠ الْأَرْض٠ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† ÙƒÙŽÙَرَ Ùَعَلَيْه٠كÙÙْرÙه٠وَلَا
يَزÙيد٠الْكَاÙÙØ±Ùينَ ÙƒÙÙْرÙÙ‡Ùمْ عÙندَ رَبّÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùلَّا مَقْتاً وَلَا يَزÙيد٠الْكَاÙÙØ±Ùينَ
ÙƒÙÙْرÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùلَّا خَسَاراً
39. Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barang- siapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka. |
||
|
Ù‚Ùلْ أَرَأَيْتÙمْ Ø´ÙØ±ÙŽÙƒÙŽØ§Ø¡ÙƒÙم٠الَّذÙينَ تَدْعÙونَ Ù…ÙÙ†
دÙون٠اللَّه٠أَرÙونÙÙŠ مَاذَا خَلَقÙوا Ù…ÙÙ†ÙŽ الْأَرْض٠أَمْ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ Ø´ÙØ±Ù’ÙƒÙŒ ÙÙÙŠ السَّمَاوَاتÙ
أَمْ آتَيْنَاهÙمْ ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ø§Ù‹ ÙÙŽÙ‡Ùمْ عَلَى بَيّÙنَة٠مّÙنْه٠بَلْ Ø¥ÙÙ† ÙŠÙŽØ¹ÙØ¯Ù الظَّالÙÙ…Ùونَ
بَعْضÙÙ‡ÙÙ… بَعْضاً Ø¥Ùلَّا ØºÙØ±Ùوراً
40. Katakanlah: â€Terangkanlah kepada-Ku tentang sekutu-sekutumu yang kamu seru selain Allah. Perlihatkanlah kepada-Ku (bahagian) manakah dari bumi ini yang telah mereka ciptakan ataukah mereka mempunyai saham dalam (penciptaan) langit atau adakah Kami memberi kepada me- reka sebuah Kitab sehingga mereka mendapat keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Sebenarnya orang-orang yang zalim itu seba- hagian dari mereka tidak menjanjikan kepada sebahagian yang lain, melainkan tipuan belakaâ€. |
||
|
Ø¥Ùنَّ اللَّهَ ÙŠÙمْسÙك٠السَّمَاوَاتÙ
وَالْأَرْضَ Ø£ÙŽÙ† تَزÙولَا وَلَئÙÙ† زَالَتَا Ø¥Ùنْ أَمْسَكَهÙمَا Ù…Ùنْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ù مّÙÙ† بَعْدÙÙ‡Ù
Ø¥Ùنَّه٠كَانَ ØÙŽÙ„Ùيماً غَÙÙوراً
41. Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyan- tun lagi Maha Pengampun. |
||
|
وَأَقْسَمÙوا Ø¨ÙØ§Ù„لَّه٠جَهْدَ أَيْمَانÙÙ‡Ùمْ لَئÙÙ†
جَاءهÙمْ نَذÙيرٌ لَّيَكÙونÙنَّ أَهْدَى Ù…Ùنْ Ø¥ÙØÙ’Ø¯ÙŽÙ‰ الْأÙÙ…ÙŽÙ…Ù Ùَلَمَّا جَاءهÙمْ نَذÙيرٌ
مَّا زَادَهÙمْ Ø¥Ùلَّا Ù†ÙÙÙوراً
42. Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat- umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan, maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran), |
||
|
اسْتÙكْبَاراً ÙÙÙŠ الْأَرْض٠وَمَكْرَ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦Ù
وَلَا ÙŠÙŽØÙÙŠÙ‚Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽÙƒÙ’Ø±Ù Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦Ù Ø¥Ùلَّا Ø¨ÙØ£ÙŽÙ‡Ù’Ù„ÙÙ‡Ù Ùَهَلْ ÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ùونَ Ø¥Ùلَّا سÙنَّتَ
الْأَوَّلÙينَ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† ØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽ Ù„ÙØ³Ùنَّت٠اللَّه٠تَبْدÙيلاً ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ† ØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽ Ù„ÙØ³Ùنَّت٠اللَّه٠تَØÙ’ÙˆÙيلاً
43. karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu [1262]. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu. [1262] Yang dimaksud dengan â€sunnah orang-orang yang terdahulu†ialah turunnya siksa kepada orang-orang yang mendustakan rasul. |
||
|
أَوَلَمْ يَسÙيرÙوا ÙÙÙŠ الْأَرْض٠ÙÙŽÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ùوا كَيْÙÙŽ كَانَ Ø¹ÙŽØ§Ù‚ÙØ¨ÙŽØ©Ù الَّذÙينَ Ù…ÙÙ†
قَبْلÙÙ‡Ùمْ وَكَانÙوا أَشَدَّ Ù…ÙنْهÙمْ Ù‚Ùوَّةً وَمَا كَانَ اللَّه٠لÙÙŠÙØ¹Ù’Ø¬ÙØ²ÙŽÙ‡Ù Ù…ÙÙ† شَيْءÙ
ÙÙÙŠ السَّمَاوَات٠وَلَا ÙÙÙŠ الْأَرْض٠إÙنَّه٠كَانَ عَلÙيماً قَدÙيراً
44. Dan apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu melihat bagaima- na kesudahan orang-orang yang sebelum mereka, sedangkan orang-orang itu adalah lebih besar kekuatannya dari mereka? Dan tiada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesung- guhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. |
||
|
وَلَوْ ÙŠÙØ¤ÙŽØ§Ø®Ùذ٠اللَّه٠النَّاسَ بÙمَا كَسَبÙوا مَا تَرَكَ عَلَى
ظَهْرÙهَا Ù…ÙÙ† دَابَّة٠وَلَكÙÙ† ÙŠÙØ¤ÙŽØ®Ù‘ÙØ±ÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø£ÙŽØ¬ÙŽÙ„Ù Ù…Ù‘ÙØ³ÙŽÙ…ًّى
ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاء أَجَلÙÙ‡Ùمْ ÙÙŽØ¥Ùنَّ اللَّهَ كَانَ Ø¨ÙØ¹ÙبَادÙه٠بَصÙيراً
45. Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, nis- caya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu mahluk yang melatapun [1263] akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) me- reka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya. [1263] â€Daabbah†artinya ialah makhluk yang melata. Tetapi yang dimaksud di sini ialah manusia. |
||







