Modul Al. Quran
| 17 | Al Israa | الإسراء |
|---|---|---|
|
Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽ Ø§Ù„Ù‘ÙŽØ°ÙÙŠ أَسْرَى Ø¨ÙØ¹ÙŽØ¨Ù’دÙه٠لَيْلاً مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù الْØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…Ù
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù الأَقْصَى الَّذÙÙŠ بَارَكْنَا ØÙŽÙˆÙ’Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù„ÙÙ†ÙØ±ÙÙŠÙŽÙ‡Ù Ù…Ùنْ آيَاتÙنَا Ø¥ÙنَّهÙ
Ù‡ÙÙˆÙŽ السَّمÙيع٠البَصÙيرÙ
1. Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya [847] agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [847] Maksudnya: Al Masjidil Aqsha dan daerah-daerah sekitarnya dapat berkat dari Allah dengan diturunkan nabi-nabi di negeri itu dan kesuburan tanahnya. |
||
|
وَآتَيْنَا Ù…Ùوسَى Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ÙˆÙŽØ¬ÙŽØ¹ÙŽÙ„Ù’Ù†ÙŽØ§Ù‡Ù
Ù‡ÙØ¯Ù‹Ù‰ Ù„Ù‘ÙØ¨ÙŽÙ†ÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ أَلاَّ ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùواْ Ù…ÙÙ† دÙونÙÙŠ ÙˆÙŽÙƒÙيلاً
2. Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): â€Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku, |
||
|
Ø°ÙØ±Ù‘Ùيَّةَ مَنْ ØÙŽÙ…َلْنَا مَعَ Ù†ÙÙˆØÙ Ø¥Ùنَّه٠كَانَ عَبْداً Ø´ÙŽÙƒÙوراً
3. (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur. |
||
|
وَقَضَيْنَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù لَتÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùنَّ ÙÙÙŠ الأَرْضÙ
مَرَّتَيْن٠وَلَتَعْلÙنَّ عÙÙ„Ùوّاً كَبÙيراً
4. Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: â€Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali [848] dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besarâ€. [848] Yang dimaksud dengan membuat kerusakan dua kali ialah pertama menentang hukum Taurat, membunuh Nabi Syu'ya dan memenjarakan Armia dan yang kedua membunuh Nabi Zakaria dan bermaksud untuk membunuh Nabi Isa a.s. Akibat dari perbuatan itu, Yerusalem dihancurkan. (Al Maraghi). |
||
|
ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاء وَعْد٠أÙولاهÙمَا بَعَثْنَا
عَلَيْكÙمْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯Ø§Ù‹ لَّنَا Ø£ÙوْلÙÙŠ بَأْس٠شَدÙيد٠ÙَجَاسÙواْ Ø®Ùلاَلَ الدّÙيَارÙ
وَكَانَ وَعْداً مَّÙْعÙولاً
5. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. |
||
|
Ø«Ùمَّ رَدَدْنَا Ù„ÙŽÙƒÙم٠الْكَرَّةَ عَلَيْهÙمْ
وَأَمْدَدْنَاكÙÙ… Ø¨ÙØ£ÙŽÙ…ْوَال٠وَبَنÙينَ وَجَعَلْنَاكÙمْ أَكْثَرَ Ù†ÙŽÙÙيراً
6. Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. |
||
|
Ø¥Ùنْ Ø£ÙŽØÙ’سَنتÙمْ Ø£ÙŽØÙ’سَنتÙمْ Ù„ÙØ£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙƒÙمْ ÙˆÙŽØ¥Ùنْ أَسَأْتÙمْ Ùَلَهَا ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاء
ÙˆÙŽØ¹Ù’Ø¯Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù Ù„ÙيَسÙوؤÙواْ ÙˆÙØ¬ÙوهَكÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙيَدْخÙÙ„Ùواْ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯ÙŽ
كَمَا دَخَلÙوه٠أَوَّلَ مَرَّة٠وَلÙÙŠÙØªÙŽØ¨Ù‘ÙØ±Ùواْ مَا عَلَوْاْ تَتْبÙيراً
7. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. |
||
|
عَسَى رَبّÙÙƒÙمْ Ø£ÙŽÙ† يَرْØÙŽÙ…ÙŽÙƒÙمْ ÙˆÙŽØ¥Ùنْ Ø¹ÙØ¯ØªÙ‘Ùمْ Ø¹ÙØ¯Ù’نَا وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ Ù„ÙلْكَاÙÙØ±Ùينَ
ØÙŽØµÙيراً
8. Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya Kami kembali (mengazabmu) dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman. |
||
|
Ø¥Ùنَّ هَـذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آنَ ÙŠÙهْدÙÙŠ Ù„ÙلَّتÙÙŠ Ù‡ÙÙŠÙŽ Ø£ÙŽÙ‚Ù’ÙˆÙŽÙ…Ù ÙˆÙŽÙŠÙØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±Ù
Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ الَّذÙينَ يَعْمَلÙونَ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ø£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَجْراً كَبÙيراً
9. Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, |
||
|
وأَنَّ الَّذÙينَ لاَ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù أَعْتَدْنَا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ عَذَاباً Ø£ÙŽÙ„Ùيماً
10. dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih. |
||
|
وَيَدْع٠الإÙÙ†Ø³ÙŽØ§Ù†Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ø´Ù‘ÙŽØ±Ù‘Ù Ø¯ÙØ¹ÙŽØ§Ø¡Ù‡Ù Ø¨ÙØ§Ù„ْخَيْر٠وَكَانَ الإÙنسَان٠عَجÙولاً
11. Dan manusia mendo'a untuk kejahatan sebagaimana ia mendo'a untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. |
||
|
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْن٠ÙÙŽÙ…ÙŽØÙŽÙˆÙ’نَا آيَةَ اللَّيْل٠وَجَعَلْنَا آيَةَ
Ø§Ù„Ù†Ù‘ÙŽÙ‡ÙŽØ§Ø±Ù Ù…ÙØ¨Ù’ØµÙØ±ÙŽØ©Ù‹ Ù„ÙØªÙŽØ¨Ù’تَغÙواْ Ùَضْلاً مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ ÙˆÙŽÙ„ÙØªÙŽØ¹Ù’Ù„ÙŽÙ…Ùواْ عَدَدَ
السّÙÙ†Ùينَ وَالْØÙسَابَ ÙˆÙŽÙƒÙلَّ شَيْء٠Ùَصَّلْنَاه٠تَÙْصÙيلاً
12. Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas. |
||
|
ÙˆÙŽÙƒÙلَّ
Ø¥ÙÙ†Ø³ÙŽØ§Ù†Ù Ø£ÙŽÙ„Ù’Ø²ÙŽÙ…Ù’Ù†ÙŽØ§Ù‡Ù Ø·ÙŽØ¢Ø¦ÙØ±ÙŽÙ‡Ù ÙÙÙŠ عÙÙ†ÙÙ‚ÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ†ÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù لَه٠يَوْمَ الْقÙÙŠÙŽØ§Ù…ÙŽØ©Ù ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ø§Ù‹
يَلْقَاه٠مَنشÙوراً
13. Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. |
||
|
اقْرَأْ كَتَابَكَ ÙƒÙŽÙÙŽÙ‰ بÙÙ†ÙŽÙْسÙÙƒÙŽ الْيَوْمَ عَلَيْكَ ØÙŽØ³Ùيباً
14. â€Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmuâ€. |
||
|
مَّن٠اهْتَدَى ÙÙŽØ¥Ùنَّمَا يَهْتَدي Ù„ÙÙ†ÙŽÙْسÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† ضَلَّ ÙÙŽØ¥Ùنَّمَا يَضÙلّÙ
عَلَيْهَا وَلاَ ØªÙŽØ²ÙØ±Ù ÙˆÙŽØ§Ø²ÙØ±ÙŽØ©ÙŒ ÙˆÙØ²Ù’رَ Ø£ÙØ®Ù’رَى وَمَا ÙƒÙنَّا Ù…ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùينَ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ نَبْعَثَ
رَسÙولاً
15. Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum Kami mengutus seorang rasul. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ أَرَدْنَا Ø£ÙŽÙ† نّÙهْلÙÙƒÙŽ قَرْيَةً أَمَرْنَا Ù…ÙØªÙ’رَÙÙيهَا ÙÙŽÙَسَقÙواْ ÙÙيهَا
ÙÙŽØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽ عَلَيْهَا الْقَوْل٠Ùَدَمَّرْنَاهَا تَدْمÙيراً
16. Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta'ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. |
||
|
وَكَمْ أَهْلَكْنَا Ù…ÙÙ†ÙŽ
Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ùون٠مÙÙ† بَعْد٠نÙÙˆØÙ ÙˆÙŽÙƒÙŽÙÙŽÙ‰ Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ°ÙÙ†ÙÙˆØ¨Ù Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯Ùه٠خَبÙيرَاً بَصÙيراً
17. Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya. |
||
|
مَّن كَانَ ÙŠÙØ±Ùيد٠الْعَاجÙلَةَ عَجَّلْنَا Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙÙيهَا مَا نَشَاء Ù„ÙÙ…ÙŽÙ† Ù†Ù‘ÙØ±Ùيد٠ثÙمَّ
جَعَلْنَا لَه٠جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمÙوماً مَّدْØÙوراً
18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. |
||
|
وَمَنْ أَرَادَ
Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©ÙŽ ÙˆÙŽØ³ÙŽØ¹ÙŽÙ‰ لَهَا سَعْيَهَا ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†ÙŒ ÙÙŽØ£ÙولَئÙÙƒÙŽ كَانَ
سَعْيÙÙ‡ÙÙ… مَّشْكÙوراً
19. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu'min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. |
||
|
ÙƒÙلاًّ نّÙÙ…ÙØ¯Ù‘٠هَـؤÙلاء وَهَـؤÙلاء Ù…Ùنْ عَطَاء
رَبّÙÙƒÙŽ وَمَا كَانَ عَطَاء رَبّÙÙƒÙŽ Ù…ÙŽØÙ’ظÙوراً
20. Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu [849] Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi. [849] Yang dimaksud â€baik golongan ini maupun golongan itu†ialah mereka yang tersebut dalam ayat 18 dan 19 di atas. |
||
|
Ø§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’ كَيْÙÙŽ Ùَضَّلْنَا
بَعْضَهÙمْ عَلَى Ø¨ÙŽØ¹Ù’Ø¶Ù ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù أَكْبَر٠دَرَجَات٠وَأَكْبَر٠تَÙْضÙيلاً
21. Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya. |
||
|
لاَّ تَجْعَل مَعَ اللّه٠إÙلَـهاً آخَرَ ÙÙŽØªÙŽÙ‚Ù’Ø¹ÙØ¯ÙŽ Ù…ÙŽØ°Ù’Ù…Ùوماً مَّخْذÙولاً
22. Janganlah kamu adakan tuhan yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah). |
||
|
وَقَضَى رَبّÙÙƒÙŽ أَلاَّ ØªÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùواْ Ø¥Ùلاَّ Ø¥ÙÙŠÙ‘ÙŽØ§Ù‡Ù ÙˆÙŽØ¨ÙØ§Ù„Ù’ÙˆÙŽØ§Ù„ÙØ¯ÙŽÙŠÙ’Ù†Ù Ø¥ÙØÙ’Ø³ÙŽØ§Ù†Ø§Ù‹ Ø¥Ùمَّا
ÙŠÙŽØ¨Ù’Ù„ÙØºÙŽÙ†Ù‘ÙŽ عÙندَكَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØ¨ÙŽØ±ÙŽ Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙÙ‡Ùمَا أَوْ ÙƒÙلاَهÙمَا Ùَلاَ تَقÙÙ„ لَّهÙمَا
Ø£ÙÙّ٠وَلاَ تَنْهَرْهÙمَا ÙˆÙŽÙ‚ÙÙ„ لَّهÙمَا قَوْلاً كَرÙيماً
23. Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan â€ah†dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia [850]. [850] Mengucapkan kata â€ah†kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu. |
||
|
وَاخْÙÙØ¶Ù’
Ù„ÙŽÙ‡Ùمَا جَنَاØÙŽ Ø§Ù„Ø°Ù‘Ùلّ٠مÙÙ†ÙŽ الرَّØÙ’مَة٠وَقÙÙ„ رَّبّ٠ارْØÙŽÙ…ْهÙمَا كَمَا رَبَّيَانÙÙŠ
صَغÙيراً
24. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: â€Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecilâ€. |
||
|
رَّبّÙÙƒÙمْ أَعْلَم٠بÙمَا ÙÙÙŠ Ù†ÙÙÙوسÙÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ† تَكÙونÙواْ ØµÙŽØ§Ù„ÙØÙينَ
ÙÙŽØ¥Ùنَّه٠كَانَ Ù„ÙلأَوَّابÙينَ غَÙÙوراً
25. Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat. |
||
|
وَآت٠ذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’بَى ØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽÙ‡Ù
ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ³Ù’ÙƒÙينَ وَابْنَ السَّبÙيل٠وَلاَ ØªÙØ¨ÙŽØ°Ù‘ÙØ±Ù’ تَبْذÙيراً
26. Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. |
||
|
Ø¥Ùنَّ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¨ÙŽØ°Ù‘ÙØ±Ùينَ
كَانÙواْ Ø¥ÙØ®Ù’وَانَ الشَّيَاطÙين٠وَكَانَ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽÙŠÙ’Ø·ÙŽØ§Ù†Ù Ù„ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙ‡Ù ÙƒÙŽÙÙوراً
27. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥Ùمَّا ØªÙØ¹Ù’Ø±ÙØ¶ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ عَنْهÙÙ…Ù Ø§Ø¨Ù’ØªÙØºÙŽØ§Ø¡ رَØÙ’مَة٠مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙŽ تَرْجÙوهَا ÙÙŽÙ‚ÙÙ„ لَّهÙمْ قَوْلاً
مَّيْسÙوراً
28. Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas [851]. [851] Maksudnya: apabila kamu tidak dapat melaksanakan perintah Allah seperti yang tersebut dalam ayat 26, maka katakanlah kepada mereka perkataan yang baik agar mereka tidak kecewa lantaran mereka belum mendapat bantuan dari kamu. Dalam pada itu kamu berusaha untuk mendapat rezki (rahmat) dari Tuhanmu, sehingga kamu dapat memberikan kepada mereka hak-hak mereka. |
||
|
وَلاَ تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلÙولَةً Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ عÙÙ†ÙÙ‚ÙÙƒÙŽ وَلاَ ØªÙŽØ¨Ù’Ø³ÙØ·Ù’هَا
ÙƒÙلَّ الْبَسْط٠ÙÙŽØªÙŽÙ‚Ù’Ø¹ÙØ¯ÙŽ Ù…ÙŽÙ„Ùوماً مَّØÙ’سÙوراً
29. Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya [852] karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. [852] Maksudnya, jangan kamu terlalu kikir, dan jangan pula terlalu pemurah. |
||
|
Ø¥Ùنَّ رَبَّكَ ÙŠÙŽØ¨Ù’Ø³ÙØ·Ù Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ²Ù’Ù‚ÙŽ
Ù„ÙÙ…ÙŽÙ† ÙŠÙŽØ´ÙŽØ§Ø¡Ù ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚Ù’Ø¯ÙØ±Ù Ø¥Ùنَّه٠كَانَ Ø¨ÙØ¹ÙبَادÙه٠خَبÙيراً بَصÙيراً
30. Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. |
||
|
وَلاَ تَقْتÙÙ„Ùواْ
أَوْلادَكÙمْ خَشْيَةَ Ø¥Ùمْلاق٠نَّØÙ’ن٠نَرْزÙÙ‚ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ¥ÙيَّاكÙÙ… إنَّ قَتْلَهÙمْ كَانَ
Ø®ÙØ·Ù’ءاً كَبÙيراً
31. Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. |
||
|
وَلاَ تَقْرَبÙواْ الزّÙÙ†ÙŽÙ‰ Ø¥Ùنَّه٠كَانَ ÙَاØÙشَةً وَسَاء
سَبÙيلاً
32. Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. |
||
|
وَلاَ تَقْتÙÙ„Ùواْ النَّÙْسَ الَّتÙÙŠ ØÙŽØ±Ù‘ÙŽÙ…ÙŽ اللّه٠إÙلاَّ Ø¨ÙØ§Ù„ØÙŽÙ‚Ù‘Ù ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ†
Ù‚ÙØªÙÙ„ÙŽ مَظْلÙوماً Ùَقَدْ جَعَلْنَا Ù„ÙÙˆÙŽÙ„ÙيّÙه٠سÙلْطَاناً Ùَلاَ ÙŠÙØ³Ù’رÙÙ ÙÙ‘ÙÙŠ
الْقَتْل٠إÙنَّه٠كَانَ مَنْصÙوراً
33. Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar [853]. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan [854] kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan. [853] Lihat not 518. [854] Maksudnya: kekuasaan di sini ialah hal ahli waris yang terbunuh atau penguasa untuk menuntut kisas atau menerima diat. Lihat surat Al Baqarah (2) ayat 178 not 111, surat An Nisa (4) ayat 92 not 335. |
||
|
وَلاَ تَقْرَبÙواْ مَالَ الْيَتÙيم٠إÙلاَّ Ø¨ÙØ§Ù„َّتÙÙŠ
Ù‡ÙÙŠÙŽ Ø£ÙŽØÙ’سَن٠ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ ÙŠÙŽØ¨Ù’Ù„ÙØºÙŽ Ø£ÙŽØ´ÙØ¯Ù‘َه٠وَأَوْÙÙواْ Ø¨ÙØ§Ù„ْعَهْد٠إÙنَّ الْعَهْدَ كَانَ
مَسْؤÙولاً
34. Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfa'at) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya. |
||
|
وَأَوْÙÙوا الْكَيْلَ Ø¥ÙØ°Ø§ ÙƒÙلْتÙمْ وَزÙÙ†Ùواْ Ø¨ÙØ§Ù„Ù‚ÙØ³Ù’Ø·ÙŽØ§Ø³Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ³Ù’تَقÙيمÙ
ذَلÙÙƒÙŽ خَيْرٌ ÙˆÙŽØ£ÙŽØÙ’سَن٠تَأْوÙيلاً
35. Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. |
||
|
وَلاَ تَقْÙ٠مَا لَيْسَ Ù„ÙŽÙƒÙŽ بÙه٠عÙلْمٌ
Ø¥Ùنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْÙÙØ¤ÙŽØ§Ø¯ÙŽ ÙƒÙلّ٠أÙولـئÙÙƒÙŽ كَانَ عَنْه٠مَسْؤÙولاً
36. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. |
||
|
وَلاَ تَمْش٠ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù Ù…ÙŽØ±ÙŽØØ§Ù‹ Ø¥Ùنَّكَ Ù„ÙŽÙ† تَخْرÙÙ‚ÙŽ الأَرْضَ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ† ØªÙŽØ¨Ù’Ù„ÙØºÙŽ
Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¨ÙŽØ§Ù„ÙŽ Ø·Ùولاً
37. Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. |
||
|
ÙƒÙلّ٠ذَلÙÙƒÙŽ كَانَ Ø³ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦Ùه٠عÙنْدَ رَبّÙÙƒÙŽ مَكْرÙوهاً
38. Semua itu [855] kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu. [855] Maksudnya: semua larangan yang tersebut pada ayat-ayat: 22, 23, 26, 29, 31, 32, 33, 34, 36, dan 37 surat ini. |
||
|
ذَلÙÙƒÙŽ Ù…Ùمَّا أَوْØÙŽÙ‰ Ø¥Ùلَيْكَ رَبّÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْØÙكْمَة٠وَلاَ تَجْعَلْ مَعَ اللّه٠إÙلَهاً
آخَرَ ÙَتÙلْقَى ÙÙÙŠ جَهَنَّمَ Ù…ÙŽÙ„Ùوماً مَّدْØÙوراً
39. Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah). |
||
|
Ø£ÙŽÙَأَصْÙَاكÙمْ رَبّÙÙƒÙÙ…
Ø¨ÙØ§Ù„ْبَنÙينَ وَاتَّخَذَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْمَلآئÙكَة٠إÙنَاثاً Ø¥ÙنَّكÙمْ لَتَقÙولÙونَ قَوْلاً عَظÙيماً
40. Maka apakah patut Tuhan memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya). |
||
|
وَلَقَدْ صَرَّÙْنَا ÙÙÙŠ هَـذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آن٠لÙيَذَّكَّرÙواْ وَمَا يَزÙيدÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùلاَّ Ù†ÙÙÙوراً
41. Dan sesungguhnya dalam Al Qur'an ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Sanggahan-sanggahan terhadap orang-orang yang mempersekutukan Allah s.w.t. |
||
|
Ù‚ÙÙ„ لَّوْ كَانَ مَعَه٠آلÙهَةٌ كَمَا ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ لاَّبْتَغَوْاْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ ذÙÙŠ الْعَرْش٠سَبÙيلاً
42. Katakanlah: â€Jikalau ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai 'Arsyâ€. |
||
|
Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽÙ‡Ù وَتَعَالَى عَمَّا ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ عÙÙ„Ùوّاً كَبÙيراً
43. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang sebesar-besarnya. |
||
|
ØªÙØ³ÙŽØ¨Ù‘ÙØÙ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ§ÙˆÙŽØ§ØªÙ
السَّبْع٠وَالأَرْض٠وَمَن ÙÙيهÙنَّ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† مّÙÙ† شَيْء٠إÙلاَّ ÙŠÙØ³ÙŽØ¨Ù‘ÙØÙ Ø¨ÙØÙŽÙ…Ù’Ø¯ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ€ÙƒÙÙ†
لاَّ تَÙْقَهÙونَ تَسْبÙÙŠØÙŽÙ‡Ùمْ Ø¥Ùنَّه٠كَانَ ØÙŽÙ„Ùيماً غَÙÙوراً
44. Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ قَرَأْتَ
Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ø¢Ù†ÙŽ Ø¬ÙŽØ¹ÙŽÙ„Ù’Ù†ÙŽØ§ بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذÙينَ لاَ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùونَ Ø¨ÙØ§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù ØÙجَاباً
مَّسْتÙوراً
45. Dan apabila kamu membaca Al Qur'an niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup, |
||
|
وَجَعَلْنَا عَلَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ Ø£ÙŽÙƒÙنَّةً Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙْقَهÙوه٠وَÙÙÙŠ آذَانÙÙ‡Ùمْ
وَقْراً ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ ذَكَرْتَ رَبَّكَ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آن٠وَØÙ’دَه٠وَلَّوْاْ عَلَى أَدْبَارÙÙ‡Ùمْ Ù†ÙÙÙوراً
46. dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Qur'an, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya, |
||
|
نَّØÙ’ن٠أَعْلَم٠بÙمَا ÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽÙ…ÙØ¹Ùونَ بÙÙ‡Ù Ø¥ÙØ°Ù’ ÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽÙ…ÙØ¹Ùونَ Ø¥Ùلَيْكَ ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ Ù‡Ùمْ نَجْوَى
Ø¥ÙØ°Ù’ ÙŠÙŽÙ‚Ùول٠الظَّالÙÙ…Ùونَ Ø¥ÙÙ† ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùونَ Ø¥Ùلاَّ رَجÙلاً مَّسْØÙوراً
47. Kami lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan sewaktu mereka mendengarkan kamu, dan sewaktu mereka berbisik-bisik (yaitu) ketika orang-orang zalim itu berkata: â€Kamu tidak lain hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihirâ€. |
||
|
Ø§Ù†Ø¸ÙØ±Ù’
كَيْÙÙŽ ضَرَبÙواْ Ù„ÙŽÙƒÙŽ الأَمْثَالَ ÙَضَلّÙواْ Ùَلاَ يَسْتَطÙيعْونَ سَبÙيلاً
48. Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan terhadapmu; karena itu mereka menjadi sesat dan tidak dapat lagi menemukan jalan (yang benar). Bagaimana cara membantah keingkaran kaum musyrikin. |
||
|
وَقَالÙواْ Ø£ÙŽØ¦ÙØ°ÙŽØ§ ÙƒÙنَّا Ø¹ÙØ¸ÙŽØ§Ù…اً وَرÙÙَاتاً Ø£ÙŽØ¥Ùنَّا لَمَبْعÙوثÙونَ خَلْقاً جَدÙيداً
49. Dan mereka berkata: â€Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?†|
||
|
Ù‚ÙÙ„ ÙƒÙونÙواْ ØÙجَارَةً أَوْ ØÙŽØ¯Ùيداً
50. Katakanlah: â€Jadilah kamu sekalian batu atau besi, |
||
|
أَوْ خَلْقاً مّÙمَّا ÙŠÙŽÙƒÙ’Ø¨ÙØ±Ù ÙÙÙŠ
ØµÙØ¯ÙورÙÙƒÙمْ ÙَسَيَقÙولÙونَ Ù…ÙŽÙ† ÙŠÙØ¹ÙيدÙنَا Ù‚Ùل٠الَّذÙÙŠ ÙَطَرَكÙمْ أَوَّلَ مَرَّةÙ
ÙَسَيÙÙ†Ù’ØºÙØ¶Ùونَ Ø¥Ùلَيْكَ Ø±ÙØ¤ÙوسَهÙمْ ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ مَتَى Ù‡ÙÙˆÙŽ Ù‚Ùلْ عَسَى Ø£ÙŽÙ†
ÙŠÙŽÙƒÙونَ قَرÙيباً
51. atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmuâ€. Maka mereka akan bertanya: â€Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?†Katakanlah: â€Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertamaâ€. Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: â€Kapan itu (akan terjadi)?†Katakanlah: â€Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekatâ€, |
||
|
يَوْمَ يَدْعÙوكÙمْ ÙَتَسْتَجÙيبÙونَ Ø¨ÙØÙŽÙ…Ù’Ø¯ÙÙ‡Ù
وَتَظÙنّÙونَ Ø¥ÙÙ† Ù„Ù‘ÙŽØ¨ÙØ«Ù’تÙمْ Ø¥Ùلاَّ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً
52. yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚ÙÙ„ Ù„Ù‘ÙØ¹ÙبَادÙÙŠ ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙواْ الَّتÙÙŠ Ù‡ÙÙŠÙŽ
Ø£ÙŽØÙ’سَن٠إÙنَّ الشَّيْطَانَ يَنزَغ٠بَيْنَهÙمْ Ø¥Ùنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ Ù„ÙلإÙنْسَانÙ
عَدÙوّاً Ù…Ù‘ÙØ¨Ùيناً
53. Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: â€Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. |
||
|
رَّبّÙÙƒÙمْ أَعْلَم٠بÙÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ† يَشَأْ يَرْØÙŽÙ…ْكÙمْ أَوْ Ø¥ÙÙ† يَشَأْ
ÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ù’ÙƒÙمْ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهÙمْ ÙˆÙŽÙƒÙيلاً
54. Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Dia akan memberi rahmat kepadamu jika Dia menghendaki dan Dia akan meng'azabmu, jika Dia menghendaki. Dan, Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi penjaga bagi mereka. |
||
|
وَرَبّÙÙƒÙŽ أَعْلَمÙ
بÙÙ…ÙŽÙ† ÙÙÙŠ السَّمَاوَات٠وَالأَرْض٠وَلَقَدْ Ùَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبÙيّÙينَ عَلَى بَعْضÙ
وَآتَيْنَا دَاوÙودَ زَبÙوراً
55. Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud. |
||
|
Ù‚Ùل٠ادْعÙواْ الَّذÙينَ زَعَمْتÙÙ… مّÙÙ† دÙونÙÙ‡Ù Ùَلاَ
يَمْلÙÙƒÙونَ كَشْÙÙŽ Ø§Ù„Ø¶Ù‘ÙØ±Ù‘٠عَنكÙمْ وَلاَ تَØÙ’ÙˆÙيلاً
56. Katakanlah: â€Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) [856] selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya.†[856] Apa yang dikatakan mereka tuhan itu ialah, berhala, malaikat, jin dan sebagainya. |
||
|
Ø£ÙولَـئÙÙƒÙŽ الَّذÙينَ
يَدْعÙونَ يَبْتَغÙونَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ رَبّÙÙ‡Ùم٠الْوَسÙيلَةَ أَيّÙÙ‡Ùمْ أَقْرَب٠وَيَرْجÙونَ
رَØÙ’مَتَه٠وَيَخَاÙÙونَ عَذَابَه٠إÙنَّ عَذَابَ رَبّÙÙƒÙŽ كَانَ Ù…ÙŽØÙ’ذÙوراً
57. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka [857] siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti. [857] Maksudnya: Nabi Isa a.s., para malaikat dan 'Uzair yang mereka sembah itu menyeru dan mencari jalan mendekatkan diri kepada Allah. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† مَّن قَرْيَة٠إÙلاَّ Ù†ÙŽØÙ’Ù†Ù Ù…ÙهْلÙÙƒÙوهَا قَبْلَ يَوْم٠الْقÙيَامَةÙ
أَوْ Ù…ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùوهَا عَذَاباً شَدÙيداً كَانَ ذَلÙÙƒ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù مَسْطÙوراً
58. Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh). |
||
|
وَمَا مَنَعَنَا Ø£ÙŽÙ† Ù†Ù‘ÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„آيَات٠إÙلاَّ Ø£ÙŽÙ† كَذَّبَ بÙهَا الأَوَّلÙونَ
وَآتَيْنَا ثَمÙودَ النَّاقَةَ Ù…ÙØ¨Ù’ØµÙØ±ÙŽØ©Ù‹ ÙَظَلَمÙواْ بÙهَا وَمَا Ù†ÙØ±Ù’سÙÙ„Ù Ø¨ÙØ§Ù„آيَاتÙ
Ø¥Ùلاَّ تَخْوÙÙŠÙØ§Ù‹
59. Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu [858]. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mu'jizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti. [858] Maksudnya: Allah menetapkan bahwa orang-orang yang mendustakan tanda-tanda kekuasaan-Nya seperti yang diberikan kepada Rasul-rasul-Nya yang dahulu, akan dimusnahkan. Orang-orang Quraisy meminta kepada Nabi Muhammad s.a.w. supaya diturunkan pula kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Allah itu, tetapi Allah tidak akan menurunkannya kepada mereka, karena kalau tanda-tanda kekuasaan Allah itu diturunkan juga, pasti mereka akan mendustakannya, dan tentulah mereka akan dibinasakan pula seperti umat-umat yang dahulu, sedangkan Allah tidak hendak membinasakan kaum Quraisy. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ Ù‚Ùلْنَا Ù„ÙŽÙƒÙŽ Ø¥Ùنَّ رَبَّكَ Ø£ÙŽØÙŽØ§Ø·ÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„نَّاس٠وَمَا
جَعَلْنَا Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ¤ÙŠÙŽØ§ الَّتÙÙŠ أَرَيْنَاكَ Ø¥Ùلاَّ ÙÙØªÙ’نَةً لّÙلنَّاس٠وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعÙونَةَ
ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù‚ÙØ±Ù’Ø¢Ù†Ù ÙˆÙŽÙ†ÙØ®ÙŽÙˆÙ‘ÙÙÙÙ‡Ùمْ Ùَمَا يَزÙيدÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùلاَّ Ø·ÙØºÙ’يَاناً كَبÙيراً
60. Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: â€Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusiaâ€. Dan Kami tidak menjadikan mimpi [859] yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Qur'an [860]. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. [859] Mimpi adalah terjemah dari kata â€Ar Ru'ya†dalam ayat ini maksudnya ialah mimpi tentang perang Badar yang dialami Rasulullah s.a.w. sebelumnya peristiwa perang Badar itu terjadi. Banyak pula ahli-ahli tafsir menterjemahkan kata â€ar ru'ya†tersebut dengan â€penglihatan†yang maksudnya: penglihatan yang dialami Rasulullah s.a.w. di waktu malam Isra dan Mi'raj. [860] Ialah pohon zaqqum yang tersebut dalam ayat 62 sampai dengan 65 surat As Shaffat. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ Ù‚Ùلْنَا Ù„ÙلْمَلآئÙÙƒÙŽØ©Ù Ø§Ø³Ù’Ø¬ÙØ¯Ùواْ لآدَمَ ÙَسَجَدÙواْ إَلاَّ Ø¥ÙØ¨Ù’Ù„Ùيسَ
قَالَ Ø£ÙŽØ£ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ù Ù„Ùمَنْ خَلَقْتَ Ø·Ùيناً
61. Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: â€Sujudlah kamu semua kepada Adamâ€, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: â€Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?†|
||
|
قَالَ أَرَأَيْتَكَ هَـذَا الَّذÙÙŠ
كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَئÙنْ أَخَّرْتَن٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ يَوْم٠الْقÙيَامَة٠لأَØÙ’تَنÙكَنَّ
Ø°ÙØ±Ù‘Ùيَّتَه٠إَلاَّ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً
62. Dia (iblis) berkata: â€Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecilâ€. |
||
|
قَالَ اذْهَبْ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† ØªÙŽØ¨ÙØ¹ÙŽÙƒÙŽ Ù…ÙنْهÙمْ ÙÙŽØ¥Ùنَّ
جَهَنَّمَ جَزَآؤÙÙƒÙمْ جَزَاء مَّوْÙÙوراً
63. Tuhan berfirman: â€Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. |
||
|
وَاسْتَÙÙ’Ø²ÙØ²Ù’ مَن٠اسْتَطَعْتَ
Ù…ÙنْهÙمْ Ø¨ÙØµÙŽÙˆÙ’تÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽØ£ÙŽØ¬Ù’Ù„ÙØ¨Ù’ عَلَيْهÙÙ… Ø¨ÙØ®ÙŽÙŠÙ’Ù„ÙÙƒÙŽ وَرَجÙÙ„ÙÙƒÙŽ وَشَارÙكْهÙمْ
ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø£ÙŽÙ…Ù’ÙˆÙŽØ§Ù„Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙŽÙˆÙ’Ù„Ø§Ø¯Ù ÙˆÙŽØ¹ÙØ¯Ù’Ù‡Ùمْ وَمَا ÙŠÙŽØ¹ÙØ¯ÙÙ‡Ùم٠الشَّيْطَان٠إÙلاَّ
ØºÙØ±Ùوراً
64. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka [861]. [861] Maksud ayat ini ialah Allah memberi kesempatan kepada iblis untuk menyesatkan manusia dengan segala kemampuan yang ada padanya. Tetapi segala tipu daya syaitan itu tidak akan mampu menghadapi orang-orang yang benar-benar beriman. |
||
|
Ø¥Ùنَّ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙÙŠ لَيْسَ Ù„ÙŽÙƒÙŽ عَلَيْهÙمْ سÙلْطَانٌ ÙˆÙŽÙƒÙŽÙÙŽÙ‰
Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽÙƒÙيلاً
65. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjagaâ€. |
||
|
رَّبّÙÙƒÙم٠الَّذÙÙŠ ÙŠÙØ²Ù’جÙÙŠ Ù„ÙŽÙƒÙم٠الْÙÙلْكَ
ÙÙÙŠ الْبَØÙ’Ø±Ù Ù„ÙØªÙŽØ¨Ù’تَغÙواْ Ù…ÙÙ† ÙَضْلÙه٠إÙنَّه٠كَانَ بÙÙƒÙمْ رَØÙيماً
66. Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ مَسَّكÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø¶Ù‘ÙØ±Ù‘Ù ÙÙÙŠ الْبَØÙ’ر٠ضَلَّ Ù…ÙŽÙ† تَدْعÙونَ Ø¥Ùلاَّ Ø¥Ùيَّاه٠Ùَلَمَّا نَجَّاكÙمْ
Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الْبَرّ٠أَعْرَضْتÙمْ وَكَانَ الإÙنْسَان٠كَÙÙوراً
67. Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih. |
||
|
Ø£ÙŽÙÙŽØ£ÙŽÙ…ÙنتÙمْ Ø£ÙŽÙ† يَخْسÙÙÙŽ
بÙÙƒÙمْ Ø¬ÙŽØ§Ù†ÙØ¨ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¨ÙŽØ±Ù‘Ù Ø£ÙŽÙˆÙ’ ÙŠÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ عَلَيْكÙمْ ØÙŽØ§ØµÙباً Ø«Ùمَّ لاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ùواْ Ù„ÙŽÙƒÙمْ
ÙˆÙŽÙƒÙيلاً
68. Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu, |
||
|
أَمْ Ø£ÙŽÙ…ÙنتÙمْ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¹ÙيدَكÙمْ ÙÙيه٠تَارَةً Ø£ÙØ®Ù’رَى ÙÙŽÙŠÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ
عَلَيْكÙمْ قَاصÙÙØ§ مّÙÙ†ÙŽ الرّÙÙŠØÙ ÙÙŽÙŠÙØºÙ’رÙÙ‚ÙŽÙƒÙÙ… بÙمَا ÙƒÙŽÙَرْتÙمْ Ø«Ùمَّ لاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ùواْ
Ù„ÙŽÙƒÙمْ عَلَيْنَا بÙه٠تَبÙيعاً
69. atau apakah kamu merasa aman dari dikembalikan-Nya kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia meniupkan atas kamu angin taupan dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun dalam hal ini terhadap (siksaan) Kami. |
||
|
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنÙÙŠ آدَمَ ÙˆÙŽØÙŽÙ…َلْنَاهÙمْ
ÙÙÙŠ الْبَرّ٠وَالْبَØÙ’ر٠وَرَزَقْنَاهÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽÙَضَّلْنَاهÙمْ عَلَى
ÙƒÙŽØ«Ùير٠مّÙمَّنْ خَلَقْنَا تَÙْضÙيلاً
70. Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan [862], Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. [862] Maksudnya: Allah memudahkan bagi anak Adam pengangkutan-pengangkutan di daratan dan di lautan untuk memperoleh penghidupan. |
||
|
يَوْمَ نَدْعÙÙˆ ÙƒÙلَّ Ø£ÙنَاسÙ
Ø¨ÙØ¥ÙمَامÙÙ‡Ùمْ Ùَمَنْ Ø£ÙوتÙÙŠÙŽ ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽÙ‡Ù بÙÙŠÙŽÙ…ÙينÙÙ‡Ù ÙÙŽØ£ÙوْلَـئÙÙƒÙŽ يَقْرَؤÙونَ
ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽÙ‡Ùمْ وَلاَ ÙŠÙØ¸Ù’Ù„ÙŽÙ…Ùونَ ÙَتÙيلاً
71. (Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† كَانَ ÙÙÙŠ هَـذÙÙ‡Ù
أَعْمَى ÙÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ ÙÙÙŠ Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù أَعْمَى وَأَضَلّ٠سَبÙيلاً
72. Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar). |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† كَادÙواْ
Ù„ÙŽÙŠÙŽÙْتÙÙ†Ùونَكَ عَن٠الَّذÙÙŠ أَوْØÙŽÙŠÙ’نَا Ø¥Ùلَيْكَ Ù„ÙØªÙْتَرÙÙŠÙŽ عَلَيْنَا غَيْرَهÙ
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ø§Ù‹ لاَّتَّخَذÙوكَ خَلÙيلاً
73. Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentu|ah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia. |
||
|
وَلَوْلاَ Ø£ÙŽÙ† ثَبَّتْنَاكَ لَقَدْ ÙƒÙØ¯ØªÙ‘ÙŽ
تَرْكَن٠إÙلَيْهÙمْ شَيْئاً Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً
74. Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka, |
||
|
Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ لَّأَذَقْنَاكَ Ø¶ÙØ¹Ù’ÙÙŽ
الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù ÙˆÙŽØ¶ÙØ¹Ù’ÙÙŽ الْمَمَات٠ثÙمَّ لاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ù Ù„ÙŽÙƒÙŽ عَلَيْنَا نَصÙيراً
75. kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun terhadap Kami. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† كَادÙواْ لَيَسْتَÙÙØ²Ù‘Ùونَكَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الأَرْض٠لÙÙŠÙØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙˆÙƒÙŽ Ù…Ùنْهَا
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ø§Ù‹ لاَّ يَلْبَثÙونَ Ø®ÙلاÙÙŽÙƒÙŽ Ø¥Ùلاَّ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً
76. Dan sesungguhnya benar-benar mereka hampir membuatmu gelisah di negeri (Mekah) untuk mengusirmu daripadanya dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak tinggal, melainkan sebentar saja [863]. [863] Maksudnya: kalau sampai terjadi Nabi Muhammad s.a.w. diusir, oleh penduduk Mekah, niscaya mereka tidak akan lama hidup di dunia, dan Allah segera akan membinasakan mereka. Hijrah Nabi Muhammad s.a.w. ke Madinah bukan karena pengusiran kaum Quraisy, melainkan semata-mata karena perintah Allah. |
||
|
سÙنَّةَ Ù…ÙŽÙ† قَدْ
أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ Ù…ÙÙ† Ø±Ù‘ÙØ³ÙÙ„Ùنَا وَلاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ù Ù„ÙØ³ÙنَّتÙنَا تَØÙ’ÙˆÙيلاً
77. (Kami menetapkan yang demikian) sebagai suatu ketetapan terhadap rasul-rasul Kami yang Kami utus sebelum kamu [864] dan tidak akan kamu dapati perobahan bagi ketetapan Kami itu. [864] Maksudnya: tiap-tiap umat yang mengusir rasul pasti akan dibinasakan Allah. Demikian itulah sunnah (ketetapan) Allah s.w.t. |
||
|
Ø£ÙŽÙ‚ÙÙ…Ù
الصَّلاَةَ Ù„ÙØ¯ÙÙ„Ùوك٠الشَّمْس٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ ØºÙŽØ³ÙŽÙ‚Ù Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙŠÙ’Ù„Ù ÙˆÙŽÙ‚ÙØ±Ù’آنَ الْÙَجْرÙ
Ø¥Ùنَّ Ù‚ÙØ±Ù’آنَ الْÙَجْر٠كَانَ مَشْهÙوداً
78. Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh [865]. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). [865] Ayat ini menerangkan waktu-waktu shalat yang lima. Tergelincir matahari untuk waktu shalat Zhuhur dan Ashar, gelap malam untuk waktu Magrib dan Isya. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†ÙŽ اللَّيْل٠Ùَتَهَجَّدْ بÙÙ‡Ù
نَاÙÙلَةً لَّكَ عَسَى Ø£ÙŽÙ† يَبْعَثَكَ رَبّÙÙƒÙŽ مَقَاماً مَّØÙ’Ù…Ùوداً
79. Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚ÙÙ„ رَّبّÙ
أَدْخÙلْنÙÙŠ Ù…ÙØ¯Ù’خَلَ ØµÙØ¯Ù’Ù‚Ù ÙˆÙŽØ£ÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù’Ù†ÙÙŠ Ù…ÙØ®Ù’رَجَ ØµÙØ¯Ù’ق٠وَاجْعَل لّÙÙŠ Ù…ÙÙ†
لَّدÙنكَ سÙلْطَاناً نَّصÙيراً
80. Dan katakanlah: â€Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong [866]. [866] Maksudnya: memohon kepada Allah supaya kita memasuki suatu ibadah dan selesai daripadanya dengan niat yang baik dan penuh keikhlasan serta bersih dari ria dan dari sesuatu yang merusakkan pahala. Ayat ini juga mengisyaratkan kepada Nabi supaya berhijrah dari Mekah ke Madinah. Dan ada juga yang menafsirkan: memohon kepada Allah s.w.t. supaya kita memasuki kubur dengan baik dan keluar daripadanya waktu hari-hari berbangkit dengan baik pula. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚Ùلْ جَاء الْØÙŽÙ‚ّ٠وَزَهَقَ الْبَاطÙÙ„Ù
Ø¥Ùنَّ الْبَاطÙÙ„ÙŽ كَانَ زَهÙوقاً
81. Dan katakanlah: â€Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyapâ€. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. |
||
|
ÙˆÙŽÙ†ÙنَزّÙÙ„Ù Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آن٠مَا Ù‡ÙÙˆÙŽ Ø´ÙÙَاء
وَرَØÙ’مَةٌ لّÙÙ„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ وَلاَ يَزÙيد٠الظَّالÙÙ…Ùينَ إَلاَّ خَسَاراً
82. Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§
أَنْعَمْنَا عَلَى الإÙنسَان٠أَعْرَضَ ÙˆÙŽÙ†ÙŽØ£ÙŽÙ‰ Ø¨ÙØ¬ÙŽØ§Ù†ÙبÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ مَسَّه٠الشَّرّ٠كَانَ يَؤÙوساً
83. Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa. |
||
|
Ù‚Ùلْ ÙƒÙلٌّ يَعْمَل٠عَلَى شَاكÙلَتÙÙ‡Ù ÙَرَبّÙÙƒÙمْ أَعْلَم٠بÙمَنْ Ù‡ÙÙˆÙŽ أَهْدَى
سَبÙيلاً
84. Katakanlah: â€Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya [867] masing-masingâ€. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya. [867] Termasuk dalam pengertian â€keadaan†disini ialah tabiat dan pengaruh alam sekitarnya. |
||
|
وَيَسْأَلÙونَكَ عَن٠الرّÙÙˆØÙ Ù‚Ùل٠الرّÙÙˆØÙ Ù…Ùنْ أَمْر٠رَبّÙÙŠ
وَمَا Ø£ÙوتÙيتÙÙ… مّÙÙ† الْعÙلْم٠إÙلاَّ Ù‚ÙŽÙ„Ùيلاً
85. Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: â€Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikitâ€. |
||
|
وَلَئÙÙ† Ø´ÙØ¦Ù’نَا لَنَذْهَبَنَّ
Ø¨ÙØ§Ù„َّذÙÙŠ أَوْØÙŽÙŠÙ’نَا Ø¥Ùلَيْكَ Ø«Ùمَّ لاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ù Ù„ÙŽÙƒÙŽ بÙه٠عَلَيْنَا ÙˆÙŽÙƒÙيلاً
86. Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapatkan seorang pembelapun terhadap Kami, |
||
|
Ø¥Ùلاَّ رَØÙ’مَةً مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙŽ Ø¥Ùنَّ Ùَضْلَه٠كَانَ عَلَيْكَ كَبÙيراً
87. kecuali karena rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya karunia-Nya atasmu adalah besar. |
||
|
Ù‚ÙÙ„
لَّئÙن٠اجْتَمَعَت٠الإÙنس٠وَالْجÙنّ٠عَلَى Ø£ÙŽÙ† يَأْتÙواْ بÙÙ…ÙØ«Ù’ل٠هَـذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آنÙ
لاَ يَأْتÙونَ بÙÙ…ÙØ«Ù’Ù„Ùه٠وَلَوْ كَانَ بَعْضÙÙ‡Ùمْ Ù„ÙØ¨ÙŽØ¹Ù’ض٠ظَهÙيراً
88. Katakanlah: â€Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lainâ€. |
||
|
وَلَقَدْ
صَرَّÙْنَا Ù„Ùلنَّاس٠ÙÙÙŠ هَـذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آن٠مÙÙ† ÙƒÙلّ٠مَثَل٠Ùَأَبَى أَكْثَر٠النَّاسÙ
Ø¥Ùلاَّ ÙƒÙÙÙوراً
89. Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur'an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari (nya). |
||
|
وَقَالÙواْ Ù„ÙŽÙ† Ù†Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†ÙŽ Ù„ÙŽÙƒÙŽ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ تَÙÙ’Ø¬ÙØ±ÙŽ Ù„ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ù…ÙÙ†ÙŽ
الأَرْض٠يَنبÙوعاً
90. Dan mereka berkata: â€Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami, |
||
|
أَوْ تَكÙونَ Ù„ÙŽÙƒÙŽ جَنَّةٌ مّÙÙ† نَّخÙيل٠وَعÙنَبÙ
ÙَتÙÙÙŽØ¬Ù‘ÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ø£ÙŽÙ†Ù’Ù‡ÙŽØ§Ø±ÙŽ Ø®Ùلالَهَا تَÙْجÙيراً
91. atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya, |
||
|
أَوْ ØªÙØ³Ù’Ù‚ÙØ·ÙŽ Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ§Ø¡ كَمَا
زَعَمْتَ عَلَيْنَا ÙƒÙØ³ÙŽÙاً أَوْ تَأْتÙÙŠÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„لّه٠وَالْمَلآئÙكَة٠قَبÙيلاً
92. atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami. |
||
|
أَوْ ÙŠÙŽÙƒÙونَ Ù„ÙŽÙƒÙŽ بَيْتٌ مّÙÙ† Ø²ÙØ®Ù’رÙÙ٠أَوْ تَرْقَى ÙÙÙŠ السَّمَاء ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ† Ù†Ù‘ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†ÙŽ
Ù„ÙØ±ÙÙ‚ÙيّÙÙƒÙŽ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ تÙنَزّÙÙ„ÙŽ عَلَيْنَا ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ø§Ù‹ نَّقْرَؤÙÙ‡Ù Ù‚Ùلْ Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽ Ø±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙŠ هَلْ
ÙƒÙنت٠إَلاَّ بَشَراً رَّسÙولاً
93. Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami bacaâ€. Katakanlah: â€Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?†|
||
|
وَمَا مَنَعَ النَّاسَ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùواْ Ø¥ÙØ°Ù’ جَاءهÙÙ…Ù
Ø§Ù„Ù’Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ Ø¥Ùلاَّ Ø£ÙŽÙ† قَالÙواْ أَبَعَثَ اللّه٠بَشَراً رَّسÙولاً
94. Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: â€Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasuI?†|
||
|
Ù‚ÙÙ„ لَّوْ كَانَ
ÙÙÙŠ الأَرْض٠مَلآئÙكَةٌ يَمْشÙونَ Ù…ÙØ·Ù’مَئÙنّÙينَ لَنَزَّلْنَا عَلَيْهÙÙ…
مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠مَلَكاً رَّسÙولاً
95. Katakanlah: â€Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka seorang malaikat menjadi rasulâ€. |
||
|
Ù‚Ùلْ ÙƒÙŽÙÙŽÙ‰ Ø¨ÙØ§Ù„لّهÙ
Ø´ÙŽÙ‡Ùيداً بَيْنÙÙŠ وَبَيْنَكÙمْ Ø¥Ùنَّه٠كَانَ Ø¨ÙØ¹ÙبَادÙه٠خَبÙيراً بَصÙيراً
96. Katakanlah: â€Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nyaâ€. |
||
|
ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ† يَهْد٠اللّه٠ÙÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ الْمÙهْتَد٠وَمَن ÙŠÙØ¶Ù’Ù„Ùلْ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† ØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَوْلÙيَاء
Ù…ÙÙ† دÙونÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ†ÙŽØÙ’Ø´ÙØ±ÙÙ‡Ùمْ يَوْمَ الْقÙيَامَة٠عَلَى ÙˆÙØ¬ÙوهÙÙ‡Ùمْ عÙمْياً وَبÙكْماً
وَصÙمّاً مَّأْوَاهÙمْ جَهَنَّم٠كÙلَّمَا خَبَتْ Ø²ÙØ¯Ù’نَاهÙمْ سَعÙيراً
97. Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya. |
||
|
ذَلÙÙƒÙŽ جَزَآؤÙÙ‡ÙÙ… Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽÙ‡Ùمْ ÙƒÙŽÙَرÙواْ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙنَا وَقَالÙواْ Ø£ÙŽØ¦ÙØ°ÙŽØ§ ÙƒÙنَّا Ø¹ÙØ¸ÙŽØ§Ù…اً
وَرÙÙَاتاً Ø£ÙŽØ¥Ùنَّا لَمَبْعÙوثÙونَ خَلْقاً جَدÙيداً
98. Itulah balasan bagi mereka, karena sesungguhnya mereka kafir kepada ayat-ayat Kami dan (karena mereka) berkata: â€Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?†|
||
|
أَوَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّ اللّهَ
الَّذÙÙŠ خَلَقَ السَّمَاوَات٠وَالأَرْضَ Ù‚ÙŽØ§Ø¯ÙØ±ÙŒ عَلَى Ø£ÙŽÙ† يَخْلÙÙ‚ÙŽ Ù…ÙØ«Ù’Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ
وَجَعَلَ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَجَلاً لاَّ رَيْبَ ÙÙيه٠Ùَأَبَى الظَّالÙÙ…Ùونَ إَلاَّ ÙƒÙÙÙوراً
99. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan telah menetapkan waktu yang tertentu [868] bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki kecuali kekafiran. [868] Maksudnya: waktu mereka mati atau waktu mereka dibangkitkan. |
||
|
Ù‚ÙÙ„ لَّوْ أَنتÙمْ تَمْلÙÙƒÙونَ خَزَآئÙÙ†ÙŽ رَØÙ’مَة٠رَبّÙÙŠ Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ لَّأَمْسَكْتÙمْ خَشْيَةَ
الإÙÙ†Ùَاق٠وَكَانَ الإنسَان٠قَتÙوراً
100. Katakanlah: â€Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannyaâ€. Dan adalah manusia itu sangat kikir. |
||
|
وَلَقَدْ آتَيْنَا Ù…Ùوسَى ØªÙØ³Ù’عَ
آيَات٠بَيّÙنَات٠Ùَاسْأَلْ بَنÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ Ø¥ÙØ°Ù’ جَاءهÙمْ Ùَقَالَ Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙÙØ±Ù’عَونÙ
Ø¥ÙنّÙÙŠ لَأَظÙنّÙÙƒÙŽ يَا Ù…Ùوسَى مَسْØÙوراً
101. Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mu'jizat yang nyata [869], maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka lalu Fir'aun berkata kepadanya: â€Sesungguhnya aku sangka kamu, hai Musa, seorang yang kena sihirâ€. [869] Mu'jizat yang sembilan itu ialah: tongkat, tangan, belalang, kutu, katak, darah, taupan, laut, dan bukit Thur. |
||
|
قَالَ لَقَدْ عَلÙمْتَ مَا أَنزَلَ
هَـؤÙلاء Ø¥Ùلاَّ Ø±ÙŽØ¨Ù‘Ù Ø§Ù„Ø³Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ§ÙˆÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø£ÙŽØ±Ù’Ø¶Ù Ø¨ÙŽØµÙŽØ¢Ø¦ÙØ±ÙŽ ÙˆÙŽØ¥ÙنّÙÙŠ لَأَظÙنّÙÙƒÙŽ
يَا ÙÙØ±Ù’عَون٠مَثْبÙوراً
102. Musa menjawab: â€Sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan mu'jizat-mu'jizat itu kecuali Tuhan Yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata; dan sesungguhnya aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasaâ€. |
||
|
Ùَأَرَادَ Ø£ÙŽÙ† يَسْتَÙÙØ²Ù‘ÙŽÙ‡ÙÙ… مّÙÙ†ÙŽ الأَرْضÙ
Ùَأَغْرَقْنَاه٠وَمَن مَّعَه٠جَمÙيعاً
103. Kemudian (Fir'aun) hendak mengusir mereka (Musa dan pengikut-pengikutnya) dari bumi (Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia (Fir'aun) serta orang-orang yang bersama-sama dia seluruhnya, |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚Ùلْنَا Ù…ÙÙ† بَعْدÙÙ‡Ù Ù„ÙØ¨ÙŽÙ†ÙÙŠ Ø¥ÙØ³Ù’رَائÙيلَ
اسْكÙÙ†Ùواْ الأَرْضَ ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاء ÙˆÙŽØ¹Ù’Ø¯Ù Ø§Ù„Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù Ø¬ÙØ¦Ù’نَا بÙÙƒÙمْ Ù„ÙŽÙÙÙŠÙØ§Ù‹
104. dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil: â€Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur (dengan musuhmu )â€. |
||
|
ÙˆÙŽØ¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ø£ÙŽÙ†Ø²ÙŽÙ„Ù’Ù†ÙŽØ§Ù‡Ù ÙˆÙŽØ¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚ّ٠نَزَلَ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ Ø¥Ùلاَّ Ù…ÙØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±Ø§Ù‹ وَنَذÙيراً
105. Dan Kami turunkan (Al Qur'an) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Qur'an itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚ÙØ±Ù’آناً ÙÙŽØ±ÙŽÙ‚Ù’Ù†ÙŽØ§Ù‡Ù Ù„ÙØªÙŽÙ‚ْرَأَه٠عَلَى النَّاس٠عَلَى Ù…Ùكْث٠وَنَزَّلْنَاه٠تَنزÙيلاً
106. Dan Al Qur'an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian. |
||
|
Ù‚Ùلْ آمÙÙ†Ùواْ بÙه٠أَوْ لاَ ØªÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùواْ Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ Ø£ÙوتÙواْ الْعÙلْمَ Ù…ÙÙ† قَبْلÙÙ‡Ù Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ ÙŠÙØªÙ’Ù„ÙŽÙ‰
عَلَيْهÙمْ ÙŠÙŽØ®ÙØ±Ù‘Ùونَ Ù„ÙÙ„Ø£ÙŽØ°Ù’Ù‚ÙŽØ§Ù†Ù Ø³ÙØ¬Ù‘َداً
107. Katakanlah: â€Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, |
||
|
ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽ Ø±ÙŽØ¨Ù‘Ùنَا Ø¥ÙÙ† كَانَ
وَعْد٠رَبّÙنَا Ù„ÙŽÙ…ÙŽÙْعÙولاً
108. dan mereka berkata: â€Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhiâ€. |
||
|
ÙˆÙŽÙŠÙŽØ®ÙØ±Ù‘Ùونَ Ù„Ùلأَذْقَان٠يَبْكÙونَ وَيَزÙيدÙÙ‡Ùمْ
Ø®ÙØ´Ùوعاً
109. Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'. |
||
|
{س} Ù‚Ùل٠ادْعÙواْ اللّهَ أَو٠ادْعÙواْ الرَّØÙ’مَـنَ أَيّاً مَّا تَدْعÙواْ
Ùَلَه٠الأَسْمَاء الْØÙسْنَى وَلاَ تَجْهَرْ Ø¨ÙØµÙŽÙ„اَتÙÙƒÙŽ وَلاَ ØªÙØ®ÙŽØ§ÙÙØªÙ’ بÙهَا وَابْتَغÙ
بَيْنَ ذَلÙÙƒÙŽ سَبÙيلاً
110. Katakanlah: â€Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya [870] dan carilah jalan tengah di antara kedua ituâ€. [870] Maksudnya janganlah membaca ayat Al Qur'an dalam shalat terlalu keras atau terlalu perlahan tetapi cukuplah sekedar dapat didengar oleh ma'mum. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚Ùل٠الْØÙŽÙ…ْد٠لÙلّه٠الَّذÙÙŠ لَمْ ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ù’ وَلَداً ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ… ÙŠÙŽÙƒÙÙ†
لَّه٠شَرÙيكٌ ÙÙÙŠ الْمÙلْك٠وَلَمْ ÙŠÙŽÙƒÙÙ† لَّه٠وَلÙيٌّ مّÙÙ†ÙŽ الذّÙلَّ ÙˆÙŽÙƒÙŽØ¨Ù‘ÙØ±Ù’ه٠تَكْبÙيراً
111. Dan katakanlah: â€Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. |
||







