Browse » Pendidikan » PDSS 2016

PDSS 2016

Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2016 dimulai pada Senin (18/1), hari ini.

Kepastian ini diperoleh setelah para wakil rektor bidang aka­demik dan kepala humas seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia bertemu di Jakarta, Jumat hingga Sabtu (15-16/1), untuk melakukan rapat perdana pelaksanaan SNM­PTN 2016.

Sehari sebelumnya, para rektor PTN di seluruh Indonesia me­nyaksikan pelaksanaan launching laman resmi SNMPTN 2016 (http://snmptn.ac.id) oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohamad Nasir, di Ja­karta.

 Kepala Humas Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Dr. Il­ham Maulana, Sabtu (16/1) mengatakan, PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan pres­tasi akademik siswa.

Sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus mem­punyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan me­ngisikan data prestasi siswa mereka di PDSS. Sementara siswa yang berhak mengikuti seleksi SNMPTN adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa nasional (NISN), memiliki pres­tasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik, serta terdaftar di PDSS. 

78 PTN

SNMPTN adalah seleksi masuk berdasarkan hasil penelu­suran prestasi akademik calon mahasiswa ketika mereka duduk di bangku SMA. Tahun ini, SNMPTN diikuti 78 PTN di seluruh Indonesia, meningkat dari sebelumnya yang hanya diikuti 65 PTN.  “Pengisian PDSS adalah tahap pertama proses SNMPTN dimulai,” terang Ilham Maulana.

Disebutkannya, sistem yang telah diberlakukan sejak empat tahun lalu ini dilakukan untuk mengintegrasikan pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, di mana sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN. Peran sekolah adalah da­lam pengisian PDSS dengan lengkap dan benar, serta men­dorong dan mendukung siswa dalam proses pendaftaran.

 Kuota mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNM­PTN atau sering disebut jalur undangan ini, dikurangi dari se­belumnya minimal 50 persen menjadi 40 persen. Namun de­mikian, Menristek Dikti Mohammad Nasir memberi kebebasan kepada pihak universitas untuk menyesuaikan persentase kuota mahasiswa baru yang diterima melalui jalur ini di PTN-nya ma­sing-masing.

Tahun lalu, sebanyak 2.350 orang peserta SNMPTN dinya­takan lulus ke Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Namun demikian, hanya 1.964 orang yang dinyatakan berhasil lulus proses verifikasi rapor dan dokumen lainnya yang mereka upload online.

Sejumlah peserta yang telah lulus tersebut bahkan digu­gurkan status mereka sebagai calon mahasiswa karena dianggap bermasalah dengan dokumen mereka.

Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng, sangat ber­harap bahwa ta­hun ini tidak ada lagi dokumen yang ber­ma­­salah dari para peserta SNMPTN, se­hin­gga tidak perlu ada ca­lon mahasiswa ba­ru yang digugurkan kelulu­sannya.

Adapun Jadwal Pengisian PDSS 2016 adalah :

Pendaftaran sekolah di PDSS

Awal

18 Januari 2016

Akhir

20 Februari 2016 jam 23:59 WIB

Periode pengisian dan perbaikan data nilai rapor

Awal

18 Januari 2016

Akhir

20 Februari 2016 jam 23:59 WIB

Periode verifikasi nilai rapor oleh sekolah

Awal

18 Januari 2016

Akhir

20 Februari 2016 jam 23:59 WIB

Periode verifikasi nilai rapor oleh siswa

Awal

18 Januari 2016

Akhir

20 Februari 2016 jam 23:59 WIB

 

sumber : SNMPTN.ac.id & Analisa Online


tgl-post2016-04-11 author-postSumarwan label-postPendidikan
Print BeritaPrint PDFPDF



Ada 0 komentar untuk berita ini
Tinggalkan Komentar

Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.websitekamudong.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 
Apakah Website ini memberikan info yang bagus?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
911568 Total Hits Halaman
265082 Total Pengunjung
392 Hits Hari Ini
100 Pengunjung Hari Ini
3 Pengunjung Online

Komunitas Edukasi

Forum Multimedia Edukasi www.formulasi.or.id